Artikel

Komunikasi Menurut Beberapa Pakar

×

Komunikasi Menurut Beberapa Pakar

Sebarkan artikel ini

Oleh : Iwan Mulyana

Kutipan Buku Ilmu Komunikasi, Deddy Mulyana, M.A., Ph.D., Penerbit PT. Remaja Rosdakarya Bandung, Tahun 2000

@IdisiaOnline
Gulir untuk membaca

Mengapakah Kita Berkomunikasi? Apakah Fungsi Komunikasi bagi Manusia?

Dari perspektif Agama, bahwa Tuhan lah yang telah mengajari manusia berkomunikasi, dengan menggunakan akal dan kemampuannya dengan bahasa yang dianugerahkan-Nya kepada kita.

Dalam surat Ar-Rahman ayat 1-4; “Tuhan Yang Maha Pemurah, yang telah mengajarkan Al-Qur’an. Dia menciptakan manusia, yang mengajarinya pandai berbicara”.

Komunikasi menurut para ahli memiliki beberapa fungsi;

Thomas M. Scheidel mengemukakan bahwa berkomunikasi memiliki tujuan untuk menyatakan dan mendukung identitas diri, membangun kontak sosial dengan orang disekitar kita, dan untuk mempengaruhi orang lain untuk merasa, berpikir, atau berprilaku seperti yang diinginkan.

Tujuan dasar kita berkomunikasi adalah untuk mengendalikan lingkungan fisik dan psikologis kita.

Gordon I Zimmerman merumuskan bahwa Tujuan Komunikasi dapat dibagi menjadi dua kategori besar yaitu;

Pertama, Komunikasi dilakukan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang penting bagi kebutuhan kita (“untuk memberi makan, pakaian kepada diri sendiri, memuaskan kepenasaran terhadap lingkungan dan menikmati hidup”).

Kedua, Komunikasi bertujuan untuk menciptakan dan memupuk hubungan dengan orang lain.

Pernyataan Gordon dapat disimpulkan bahwa Komunikasi memiliki fungsi isi, yang melibatkan pertukaran informasi yang kita perlukan untuk menyelesaikan tugas-tugas dan fungsi hubungan yang melibatkan pertukaran informasi mengenai bagaimana hubungan kita dengan orang lain.

Rudolf F. Verderber, mengemukakan bahwa Komunikasi mempunyai dua fungsi yaitu;

Fungsi Sosial, yakni untuk tujuan kesenangan, menunjukan ikatan dengan orang lain, membangun dan memelihara hubungan.

Fungsi Kedua, untuk pengambilan keputusan, yakni memutuskan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu pada saat tertentu, seperti apa yang akan kita makan pagi hari, apakah kita akan melanjutkan kuliah atau tidak,  dan pernyataan sikap lainnya yang membutuhkan suatu keputusan.

Info Lainnya  Rahasia Keluarga Bahagia Ala Kapten Chk Oman, Mulai dari Meja Makan hingga Komunikasi Terbuka

Sebagian keputusan ini dibuat sendiri, dan sebagiannya lagi dibuat setelah melakukan konsultasi dengan orang lain. Sebagian keputusan bersifat emosional, dan sebagian lagi melalui pertimbangan yang matang.

Bahwa berdasarkan stement Rudolf tersebut, menyatakan bahwa Komunikasi secara prinsip dapat dikatakan suatu cara untuk mengolah pertimbangan sikap dalam mengambil langkah-langkah tegas terhadap pengambilan keputusan baik secara pertimbangan personal maupun setelah melakukan konsultasi dengan orang lain.

Judy C. Pearseon dan Paul E. Nelson, mengemukakan bahwa komunikasi mempunya dua fungsi umum;

Pertama, Komunikasi bertujuan untuk kelangsungan hidup diri-sendiri yang meliputi: keselamatan fisik, meningkatkan kesadaran pribadi, menampilkan diri kita sendiri kepada orang lain, dan mencapai ambisi pribadi.

Kedua, untuk kelangsungan hidup masyarakat, tepatnya untuk memperbaiki hubungan sosial dan mengembangkan keberadaan suatu masyarakat.

William I Gorden, Komunikasi memiliki empat fungsi;

Pertama Fungsi Sosial
Kedua Fungsi Ekspresif
Ketiga Fungsi Ritual
Keempat Fungsi Instrumental

Keempat Fungsi tersebut dipengaruhi oleh dua sikap;
Pertama, Tidak Saling Meniadakan (mutually exclusive)
Kedua, peristiwa terjadinya suatu komunikasi (communication event).

Sommer, Komunikasi dapat dihubungkan dengan penyakit Psikis, tetapi juga kesehatan fisik.

Sommer mengemukakan terdapat hubungan antara sistem saraf pusat dan sistem kekebalan (immunt), menurutnya terjadi via sistem saraf otonomik dan sistem peredaran darah.

Bahwa stres psikologis mempunyai efek yang merugikan fungsi kekebalan, sementara intervensi psikologis, seperti tertawa, relaksasi dan meditasi dan olahraga yang cukup memiliki efek yang positif terhadap fungsi kekebalan.

New England Journal of Medicine melaporkan tahun 1991 bahwa stres psikologis berkaitan dengan peningkatan resiko terkena pilek akut, yang disebab lima virus yang berbeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!