RAGAM

Pilkades Serentak di Kab. Bandung Langkah Awal Kebijakan Bupati Periode Selanjutnya

×

Pilkades Serentak di Kab. Bandung Langkah Awal Kebijakan Bupati Periode Selanjutnya

Sebarkan artikel ini

KAB. BANDUNG, Idisionline.com

Mempersiapkan segala sesuatu di awal tentunya tidak lah salah, jika hasil prediksi di masa pergantian pase kepemimpinan kepala daerah terdapat agenda yang mendasar kepada ketentuan perundang-undangan, bahwa di bulan April 2021 akan dilaksanakan Pemilihan Calon Kepala Desa Serentak Gelombang Pertama Periode Kedua.

@IdisiaOnline
Gulir untuk membaca

Tidak heran jika 49 desa di Kabupaten Bandung yang akan melaksanakan Pilkades Serentak dari awal mempertanyakan kesiapan atas tahapan yang akan dilaksanakan juga kebijakan Kepala Daerah yang harus sigap untuk mendukung terselenggaranya proses demokrasi di tingkat Desa.

Melihat kondisi demikian, Sekretaris Asosiasi Pemerintah Desa Kabupaten Bandung, Hilman Yusup pun akhirnya mengambil langkah inisiatif untuk mempertanyakan atas kesiapan Pemerintah Kab. Bandung dalam menghadapi Pilkades Serentak tahun 2021.

“Apdesi Kab. Bandung inisiatif laksanakan Audensi dengan Komisi A DPRD Kab. Bandung dalam rangka mendorong mempertanyakan Pilkades Serentak tahun 2021”, jelasnya.

Bahwa menurut Hilman, “Audience dilaksanakan sehubungan selama ini pihak Apdesi belum diajak untuk berbicara oleh Pihak Pemerintah Kabupaten Bandung yang nota bene ini tugasnya DPMPD”, imbuh nya.

“Sampai detik itu, Kami tidak pernah diajak bicara oleh pihak DPRD Kab. Bandung mengenai Pilkades Serentak”. Disampaikan Hilman Yusup saat di wawancara di Kantor Apdesi Kab Bandung, Rabu (6/1/2021).

Di tempat terpisah, berhasil ditemui Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser kepada awak media Bupati menyampaikan beberapa statement tentang pengkondisian akan pelaksanaan Pemilihan Calon Kepala Desa Serentak di Kabupaten Bandung.

Menurut Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser bahwa untuk pemilihan calon Kepala Desa di Kabupaten Bandung bulan April 2021 ada beberapa desa yang habis masa baktinya, nanti dilaksanakan Pilkades Serentak, pesta demokrasi di tingkat desa itu sudah biasa dilakukan, terang nya.

Info Lainnya  Tekornya Kas Daerah Kab. Sukabumi Akibat Keteledoran Kinerja Bupati?

Ia berharap, dengan selalu menjaga kondusifitas di masing-masing desanya, mengikuti aturan main persyaratan, termasuk juga visi misi yang harus relevan, yang harus kualitatif, punya program- program unggulan.

“Desa sebagai front terdepan Pemerintah di Kabupaten Bandung di Indonesia dan juga merupakan ujung pusat pembangunan di seluruh Indonesia, kebijakan nasional berujung nanti di desa”. Paparnya.

“Bukan hanya sekedar ingin menjadi kepala Desa, tapi tunjukan niat dan profesionalisme dari para kandidat, kami sangat merespon, atas persiapan dari masing-masing kandidat dan saat ini ada yang sifatnya incumbent ada yang juga new commer, silahkan bersaing yang sehat untuk melakukan pesta demokrasi di desanya masing-masing”. Pesan nya.

Sementara itu, ketika ditanya tentang kesiapan Pemerintah Daerah untuk pelaksanaan Pilkades Serentak, Bupati menerangkan bahwa, “Kajian untuk pelaksanaan Pilkades Serentak baik pola anggaran, pola kesiapan, itu baru wacana, progress nya ya habis jabatan kepala desa ya harus ada pelaksanaan, ada perbedaan masa baktinya berbeda beda, sehingga ada yang dijabat dulu dan ada yang langsung pemilihan”, ungkap Kang DN sapaan akrab Bupati Bandung H. Dadang M. Naser ketika di wawancara, Rabu (6/01/2021) di Lingkungan Kantor Pemda Kab. Bandung.

“Revisi Perbup, disinergikan antara kesiapan Pemerintah Daerah dengan Instruksi Mendagri, kita lihat situasi dan kondisinya. Apa di undur, karena situasi Covid19 yang saat ini makin meningkat, keterpaparannya, mudah mudahan vaksin di bulan empat sudah mulai hadir, jadi catatan penting untuk penyelenggara pemerintahan”. Jelasnya.

“Mudah-mudahan di bulan empat vaksin itu sudah mulai kolosal, masuk keberbagai lembaga, organisasi kemasyarakatan, atau kemasyarakat langsung”. Terang Kang DN.

Sebagaimana disampaikan Bupati Bandung, bawa kondisi saat ini vaksin sedang disiapkan untuk tenaga medis, kemudian TNI Polri, yang telah ikut mengawal, sebagai gugus tugas penanganan Covid 19 diberbagai tingkatan, kemudian kemasyarakat luas, untuk melakukan vaksin.

Info Lainnya  Desa Sumbersari Kecamatan Ciparay Masuk Tiga Besar Pada Lomba 10 Program PKK Dan 5 Jenis Lomba Tingkat Kabupaten Bandung

Kang DN menegaskan, “catatan, meskipun telah dilakukan, sudah divaksin, tetap Protokoler Kesehatan harus ditegakkan”, tegasnya.

Di akhir pembicaraan Kang DN menyampaikan bahwa untuk 49 desa yang akan melaksanakan Pilkades Serentak di bulan April kebijakan nya akan dikomunikasikan di Bupati yang akan datang.

Tavinur S. Ramadhani, Penulis sekaligus Pemerhati, Tokoh Masyarakat Kab. Bandung dari Forum Masyarakat Madani Kab Bandung.

Mengawali agenda tahapan Pilkades Serentak April 2021 semaraak juga di apresiasi oleh salah seorang tokoh masyarakat yang juga sebagai penulis, Tavinur S. Ramadhani merupakan pemerhati dari sebuah Forum Masyarakat Madani Kab Bandung mengungkapkan bahwa Pilkades Serentak kemungkinan akan dilaksanakan di bulan Juli 2021 nanti.

Sedangkan Rencana Pilkades Serentak yang di adakan di Kabupaten Bandung ada 49 desa.

Normatifnya diikuti kemungkinan bisa-bisa diadakan pada bulan Juni atau bulan Juli, untuk mengikuti tahapan.

Tunggu sampai keluar Perbup, baru ambil ancang-ancang, kemungkinan bulan Juli baru bisa diadakan, kalau bulan Juni pas menjelang lebaran.

Ikuti prosedur normatifnya, dikatakan Tavinur S. Ramadhani Forum Masyarakat Madani Kab. Bandung.

Reporter : Edwin Sunarya Editor : Iwan Mulyana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!