BANDUNG. Idisionline.com –
Bandung, Kamis 7januari 2021.
Wacana Kemendikbud untuk mengangkat Honorer menjadi P3K mendapat tanggapan lain dari Asep B Kurnia atau AA.Maung.
Asep sebagai ketua umum LBP2 ( Lembaga Bantuan Pemantau Pendidikan) mengatakan bahwa Mendikbud diharapkan terlebih dahulu menyelesaikan tenaga P3K yang sudah Lulus sebelumnya, dimana sampai saat ini mereka yang sudah lulus penjaringan sebelumnya menjadi P3K masih banyak yang belum mendapatkan kejelasan, justru cenderung tidak menentu, papar Asep.
Hal seperti ini tentunya harus menjadi perhatian bagi Mendikbud sendiri, jangan sampai kebiasaan Pemerintah saat ini hanya memberikan sebuah harapan yang sebatas Program atau peluncuran rencana tetapi untuk kedepannya tidak ada kejelasan. Istilahnya sih kalau saya bilang ” launching dahulu mangkrak kemudian“.
Memang saya melihat ada beberapa yang sudah akan diselesaikan diantaranya di Dinas Pendidikan Jawa Barat sendiri.
Saat saya berbincang dengan Kadisdik Provinsi Jawa Barat baru-baru ini, kurang lebih ada sekitar 700 orang sudah ditandatangani SK nya. tentu hal ini menjadi sebuah khabar yang menggembirakan, dan mudah-mudahan bisa dilakukan di daerah-daerah Kabupaten serta Kota lain yang secara kedinasan berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota, ungkap Asep.
Lanjut Asep, sekarang ini kita semua berdo’a saja bahwa tenaga P3K yang sudah lulus bisa segera mendapatkan SK
Selain itu untuk kedepannya pada pengangkatan tenaga P3K yang baru, diharapkan point-point ini menjadi pertimbangan para pihak yang berwenang, dimana diantaranya:
- Mengutamakan Honorer yang secara batasan umur mereka tidak dapat memiliki lagi peluang untuk mendaftar menjadi ASN yaitu diatas umur 35th.
- Mengutamakan Tenaga Honorer yang sudah memiliki masa kerja yang sudah cukup lama termasuk sisa dari katagori K2 yang tidak lulus saat penjaringan tes CPNS.
AA.Maung mengatakan, mungkin apabila hal itu tadi diperhatikan, Insya Allah sedikit demi sedikit permasalahan Honorer bisa secara bertahap diselesaikan, pungkasnya.
Reporter : Ummy Adjie / Yudika








