Kab Bandung, Idisi Online – Sebanyak 350 personel gabungan TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Bandung diterjunkan dalam kegiatan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga keamanan masyarakat pada malam akhir pekan, Sabtu (8/8/2026).
Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengatakan patroli gabungan tersebut menjadi salah satu upaya mencegah aksi begal dan kejahatan jalanan yang belakangan banyak dikeluhkan masyarakat melalui media sosial.

“Melihat sekarang banyak laporan dari masyarakat, terutama di media sosial, mengenai begal pada malam hari. Salah satunya kita lakukan untuk mencegah itu,” ujar Ali seusai apel KRYD di Soreang.
Menurut Ali, patroli akan diarahkan ke sejumlah titik yang dinilai rawan begal maupun pencurian dengan kekerasan. Selain kejahatan jalanan, petugas juga menyasar lokasi yang berpotensi menjadi tempat peredaran minuman keras dan obat-obatan.
Ia menilai peredaran miras dan obat-obatan perlu mendapat perhatian karena dapat memicu berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk tindak kriminal dan kecelakaan.

“Kita juga harus mencegah tempat-tempat miras dan obat-obatan yang harus kita bersihkan. Dampaknya luar biasa, bisa memicu kriminal, kecelakaan, dan merugikan orang lain,” katanya.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan patroli KRYD melibatkan personel gabungan TNI, Polri dan pemerintah daerah. Setelah apel, pasukan dibagi dalam beberapa rayon untuk melakukan patroli di wilayah Kabupaten Bandung.
Menurut Aldi, patroli diprioritaskan pada dua kawasan, yakni tempat-tempat ramai dan lokasi yang telah dipetakan sebagai titik rawan begal maupun kejahatan lainnya.
“Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, terutama pada malam weekend saat aktivitas masyarakat meningkat,” ujarnya.
Selain patroli, petugas juga akan melakukan penindakan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk peredaran minuman keras yang dinilai dapat menjadi pemicu tindak kriminal.
Aldi mengatakan kegiatan patroli gabungan tersebut akan terus dilakukan bersama stakeholder terkait, khususnya pada malam akhir pekan.
Ia mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan melalui layanan kepolisian 110.
“Kalau melihat ada gangguan kamtibmas atau sekelompok orang yang berpotensi mengganggu keamanan, silakan hubungi 110. Kami akan hadir di lokasi,” katanya.
Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengatakan TNI juga telah menyiapkan jadwal patroli bersama Polresta Bandung dan Satpol PP sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan wilayah.
Menurutnya, patroli gabungan juga menyasar aktivitas anak muda pada malam hari yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban.
“Kami sudah melakukan penindakan terhadap miras, termasuk patroli pada kegiatan anak muda yang menurut saya tidak berguna pada malam hari,” ujarnya.
Samto mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari apabila tidak memiliki kepentingan yang mendesak.
“Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. Kita semua punya komitmen agar keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung tetap terjaga,” katanya.








