GARUT, Garut Kota, Idisi Online – Pemerintah Kabupaten Garut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Penetapan Pengurus Cabang Paguron Pencak Silat Pusaka Riksa Diri (PRD) Pimpinan Cabang Kabupaten Garut Masa Bakti 2026-2030 yang digelar di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, pada Minggu (20/9/2026). Acara tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pelestarian seni budaya tradisional dan prestasi olahraga di daerah.
Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Margiyanto, dalam sambutannya mengungkapkan harapan agar pengembangan seni budaya serta olahraga pencak silat di Kabupaten Garut semakin kuat dengan adanya dukungan dari berbagai paguron yang ada.
Pada kesempatan yang sama, atas nama Pemkab Garut, ia juga mengucapkan selamat Milangkala ke-24 kepada PRD dan berharap hari lahir ini membawa semangat serta ghirah baru untuk terus mengembangkan pencak silat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Margiyanto menekankan pentingnya menjaga warisan budaya yang telah diakui oleh UNESCO ini agar semakin berkembang dan mengharumkan nama Kabupaten Garut di kancah nasional maupun internasional.
“Karena kita juga tau Kabupaten Garut ini telah memiliki tokoh-tokoh besar di dunia pencak silat, tidak hanya di tingkat nasional tapi juga di tingkat internasional. Dan ini juga tentunya menjadi tugas kita semua untuk semakin mengembangkan olahraga pencak silat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Terpilih PRD Pimpinan Cabang Kabupaten Garut, Iwan Ridwan, menuturkan bahwa memasuki usia yang ke-24 tahun, pihaknya akan terus memegang teguh amanah dari pendiri sekaligus guru besar, Abah Toto Baehaki. Pesan utama yang selalu ditanamkan adalah kewajiban untuk menjaga diri, kehormatan diri, kebersamaan, serta solidaritas antar sesama anggota.
Dalam kepengurusan periode 2026-2030 ini, Iwan mengajak seluruh jajaran pengurus untuk fokus menjalankan tiga pilar utama. Di mana, pilar pertama adalah pelestarian tradisi untuk memastikan keaslian filosofis PRD tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
“Yang kedua, prestasi olahraga. Kita harus memperkuat dan mengembangkan pembinaan Paguron kita agar bisa menghasilkan atlet-atlet yang bisa bersaing maupun yang berprestasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pilar ketiga adalah sinergitas, di mana Paguron Pusaka Riksa Diri siap berjalan beriringan dengan pemangku kebijakan di Kabupaten Garut dalam membina generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berakhlakul karimah.
Penetapan Pengurus Cabang Paguron Pencak Silat Pusaka Riksa Diri (PRD) Pimpinan Cabang Kabupaten Garut Masa Bakti 2026-2030 yang digelar di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, pada Minggu (20/9/2026). (Foto: Ilham Kautsar/ Diskominfo Kabupaten Garut)
