Sumedang, idisionline.com – Badan Usaha Milik Desa(BUMDES) Banjarsari, Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang, sejak dibentuk sekitar tahun 2017 sudah mulai menata kegiatan usaha.

Dengan disokong penyertaan modal dari Dana Desa (DD) Banjarsari, kegiatan Bumdes menjalankan sejumlah unit usaha mulai menggeliat dan dirasakan hasil dan manfaatnya oleh masyarakat.

Tumbuh kembang usaha Bumdes terkonfirmasi dari Kepala Desa (Kuwu-Red) Banjarsari, Ucu saat berhasil diwawancarai awak media dilokasi kandang ayam, Kamis (17/09/2026).

Kuwu Ucu yang juga merupakan Ketua Apdesi, DPK Jatinunggal membeberkan perkembangan Bumdes sejak dirinya menjabat.

“Unit usaha yang dikelola Bumdes diantaranya warung, alat es krim, objek wisata dan pemancingan Gala Tama Lele. Hasil nya cukup baik bisa menambah PADes dan dirasakan manfaat nya oleh segenap warga. Dua kali milangkala Desa dibiayai Bumdes, tidaj kurang dari 35 juta tiap gelaran” beber Ucu.

Disinggung nilai penyertaan modal yang pernah diluncurkan ke Bumdes, Kuwu Ucu menjelaskan secara akumulasi.

“Sejak tshun 2022 saya menjabat sudah 4 kali meluncurkan modal Bumdes. Terakhir tahun 2025 untuk program ketapang. Sekurangnya sudah Rp 350 juta modal dikucurkan. Pengurus Bumdes juga berbarengan masa jabatannya dengan kuwu. Sengaja saya pilih kader Bumdes pemuda, meski diselingi kegiatan kuliah” tuturnya.

Sementara itu kegiatan program Ketapang yang digunakan untuk unit usaha ternak Ayam petelur, Kuwu Ucu mengaku turun tangan langsung ngurus ayam untuk menghemat biaya.

“Program ketapang, tenak ayam 1000 ekor, awalnya melibatkan pekerja. Tapi kondisi cuaca dan harga telur menurun sementara pakan naik. Terpaksa saya turun tangan mengerjakan, bahkan kadang menutupi kekurangan biaya pakan. Sudah resiko, program ini harus berkembang dan bergulir dirasa manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat” pungkasnya.

***Her/Red

Info Lainnya  Kang Yosep Sambut Baik Terselenggaranya Seminar Dan Konferensi Wilayah ke3 AMSI Jabar Di Kabupaten Bandung