
KARAWANG – Komitmen TNI AD dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan cinta tanah air terus diperkuat.
Pada Jumat (17/04/2026) pagi, Kodim 0604/Karawang resmi melepas 40 santri pilihan untuk mengikuti kegiatan Kemah Karakter Bangsa dan Religi (KKRI) di Dodikjur Bela Negara Rindam III/Siliwangi, Bandung.
Pelepasan yang berlangsung khidmat di Makodim 0604/Karawang pada pukul 09.00 WIB ini, merupakan bagian dari program besar Kodam III/Siliwangi yang melibatkan total 1.000 peserta dari berbagai wilayah di Jawa Barat dan Banten.
Kegiatan ini bernaung di bawah Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI), sebuah organisasi kepemudaan dan program strategis milik Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.
KKRI dirancang khusus sebagai wadah pembinaan karakter, disiplin, jiwa kepemimpinan, dan bela negara bagi pelajar tingkat SMA/SMK sederajat, termasuk para santri di pondok pesantren.
Melalui KKRI, negara berupaya mencetak “Kadet” yang memiliki ketahanan mental dan fisik yang kuat, serta pemahaman mendalam mengenai ideologi negara.
Keterlibatan santri dalam kancah bela negara ini menegaskan bahwa nilai-nilai nasionalisme bersifat inklusif bagi seluruh elemen pemuda Indonesia.
Mewakili Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Naryanto, Pelda Mulyana menjelaskan bahwa 40 santri yang diberangkatkan merupakan perwakilan dari tiap-tiap Koramil di wilayah Karawang.
Setiap Koramil mengirimkan 3 hingga 4 santri terbaiknya untuk ditempa selama tiga hari, mulai tanggal 17 hingga 19 April 2026.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mendukung program pimpinan pusat dalam rangka membekali generasi muda, khususnya dari kalangan pondok pesantren, dengan wawasan kebangsaan dan kedisiplinan yang kuat,” ujar Pelda Mulyana saat ditemui.
Menurutnya, lingkungan pesantren merupakan basis penting dalam pembangunan karakter bangsa.
Melalui KKRI, diharapkan para santri dapat mengambil hikmah positif untuk kemudian diimplementasikan di lingkungan pesantren, sekolah, hingga keluarga.
Kegiatan ini bukan sekadar kemah biasa, melainkan bagian dari skema pengkaderan jangka panjang.
Pelda Mulyana menambahkan bahwa setelah kegiatan fisik di Bandung selesai, para peserta akan mengikuti tahapan lanjutan untuk mematangkan profil mereka sebagai Kader Bela Negara.
“Sifatnya adalah pengkaderan. Setelah kembali dari Dodikjur, para santri akan menjalani uji psikologi secara online yang diselenggarakan oleh Pusat Psikologi (Puspsi) TNI. Tes ini akan dilaksanakan di sekolah atau ponpes masing-masing,” tambahnya.
Langkah ini diambil untuk memetakan potensi para santri agar ke depannya mereka siap menjadi pemimpin yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki mentalitas baja dan rasa cinta yang mendalam terhadap NKRI.
Dalam pemberangkatan tersebut, para santri didampingi oleh Sertu Aldin dari Staf Teritorial Kodim 0604/Karawang serta perwakilan guru pendamping dari Ponpes Lestari Alam Qur’an, Bapak Favian Jiwani Fakhrudin.
Seluruh peserta diberangkatkan menggunakan fasilitas bus Warga Baru menuju Bandung.
Dengan adanya sinergi melalui program KKRI ini, Kodim 0604/Karawang berharap lahirnya generasi emas Indonesia yang religius, nasionalis, dan siap menjaga kedaulatan bangsa di masa depan. (Red)















