Peristiwa

Tiga Kali Longsor Akibat Limpasan Air Jalan Utama, TPT di Arjasari Jebol – Warga dan Sekolah Minta Bupati Segera Turun Tangan

×

Tiga Kali Longsor Akibat Limpasan Air Jalan Utama, TPT di Arjasari Jebol – Warga dan Sekolah Minta Bupati Segera Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, IO – Tiga kali kejadian longsor akibat limpasan air dari Jalan Utama Arjasari membuat Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kp. Pamucatan, Desa Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung tidak berfungsi optimal. Kerusakan ini dikhawatirkan membahayakan warga dan aktivitas belajar mengajar di TK Baitul Ulum.

Peristiwa terbaru terjadi pada Kamis malam, 16 April 2026, sekitar pukul 20.30 WIB. Dadan Hermansyah, pemilik rumah yang terdampak sekaligus tokoh masyarakat Arjasari yang akrab disapa Dansek, menuturkan bahwa air hujan dari jalan utama Arjasari meluap dan langsung menghantam TPT.

@IdisiaOnline
Gulir untuk membaca

“TPT sudah tiga kali kena longsor karena air dari jalan utama. Sekarang kondisinya sudah tidak kuat menahan tanah. Kalau dibiarkan, khawatir ambruk dan kena rumah warga serta sekolah,” ujar Dadan, Kamis (17/4/2026).

Kekhawatiran serupa disampaikan Kepala Sekolah TK Baitul Ulum, Nita Turtia Shari, S.Pd. Lokasi TK berada di Kp. Pamucatan RT 02/02, Desa Arjasari, dan berdekatan langsung dengan titik longsor.

“Kami minta perhatian serius Bapak Bupati BandungDR.H. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., agar segera memperbaiki TPT ini. Peserta didik kami banyak, kegiatan belajar mengajar aktif setiap hari. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Nita.

Menurut Dadan, sumber air tidak hanya dari satu titik. Limpasan berasal dari dua RW dan mengalir menuju Solokan yang kapasitasnya sudah tidak mampu menampung debit air saat hujan deras. Akibatnya, air meluap ke permukiman dan menggerus tanah di sekitar TPT hingga longsor.

Atas kondisi tersebut, Dadan mendesak pihak terkait, khususnya BPBD Kabupaten Bandung, untuk segera melakukan asesmen dan penanganan darurat. “Mohon BPBD Kabupaten Bandung turun cepat. Perlu perbaikan TPT dan normalisasi saluran Solokan supaya air dari dua RW ini tidak langsung menghantam permukiman,” cetusnya.

Info Lainnya  Wali Kota Bandung, Farhan Minta Semua Pihak Menahan Diri di Kawasan Sukahaji Jaga Kota Bandung Tetap Kondusif

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap Pemerintah Kabupaten Bandung segera menindaklanjuti agar kerusakan tidak meluas, terutama demi keselamatan warga dan ratusan siswa TK Baitul Ulum yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *