
KARAWANG – Nuansa berbeda tampak dalam kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur.
Dipimpin langsung oleh Kepala Kelurahan Plawad, Nabiyil Anzal Diaswara, S.Tr.IP., M.A., kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan yang lebih humanis dan jauh dari kesan formalitas birokrasi.
Bertempat di Masjid Al-Rohmah, Lurah yang akrab disapa Nabil ini hadir didampingi oleh dua pilar pembina kelurahan, yakni Bhabinkamtibmas Aipda Agus Koswara dan Babinsa Sertu Supriyono.
Kehadiran unsur tiga pilar ini bertujuan untuk beribadah bersama sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
Lurah Nabil mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja tidak menyusun jadwal atau rundown acara yang kaku untuk kegiatan Tarling tahun ini.
Langkah ini diambil agar esensi ibadah dan kedekatan antarwarga tetap terjaga tanpa terhalang protokoler yang rumit.
“Alhamdulillah, kami bersama para pembina melaksanakan Tarling di Masjid Al-Rohma. Kami sengaja tidak membuat jadwal keliling yang formal karena Kelurahan Plawad ingin acara ini berjalan mengalir saja. Niat utama kami datang ke masjid adalah murni untuk beribadah bersama warga,” ujar Nabiyil saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).
Usai melaksanakan salat tarawih, rombongan tidak langsung beranjak pulang. Lurah Nabil bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa melanjutkan agenda dengan meninjau sejumlah Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling), khususnya di wilayah RW 07 dan RW 08.
Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap fenomena “perang sarung” dan tawuran remaja yang marak terjadi di beberapa wilayah lain selama bulan Ramadan.
“Kami berkeliling untuk memonitoring situasi. Saat ini banyak laporan di desa atau kelurahan lain mengenai anak-anak yang bermain perang sarung. Padahal, seharusnya di bulan suci ini mereka lebih fokus menguatkan ibadah,” lanjutnya.
Dalam pantauan tersebut, Lurah Nabil memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus RT dan RW setempat yang dinilai sangat sigap dalam menjaga kondusivitas lingkungan.
Menurutnya, kesiapsiagaan warga sangat efektif dalam mencegah potensi tawuran maupun tindak kriminalitas seperti pencurian.
“Alhamdulillah, para Ketua RW dan RT di Plawad sangat sigap mencegah adanya tawuran maupun indikasi lain yang merugikan warga, termasuk mengantisipasi pencurian. Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan untuk menjaga Plawad tetap aman dan nyaman selama Ramadan,” pungkasnya.











