IDISIONLINE – Kota Sukabumi || Ramainya perhelatan organisasi kepemudaan di Kota Sukabumi terlihat cukup berkembang dengan pesat, pertanda minat berorganisasi masyarakat cukup tinggi. Salah satu organisasi yang di bentuk oleh pemerintah adalah Karang Taruna. Karena dalam menjalankan kegiatanya Karang Taruna melaksanakan amanat Permensos No.25 Thn 2019 dan Permendagri No. 18 Thn 2018.
Dalam perbincanganya hari ini Minggu (27/6) ketua Karang Taruna Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto di studio Baraya Widal Podcast, studio hasil kreasi pemuda Tipar (Widal), sebuah studio untuk sarana kreatifitas juga sebagai ajang silaturahmi. Kang Mbul (Tokoh Widal Comonity) sekaligus sebagai pembawa acara pada perbincangan tersebut.
Raden Koesoemo Hutaripto juga salah satu calon yang cukup diperhitungkan dari dua calon ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, yang saat ini Muscabnya ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan. Walaupun desakan dari banyak pihak untuk segera diselenggarakan Muscab. Mengingat masa bakti yang sudah habis dan kekosongan kepemimpinan.
Dalam obrolanya, Kang Mbul mempertanyakan banyak hal terkait kekarang tarunaan, dari perihal program sampai misi dan visi ke depan kepada Raden Koesoemo Hutaripto yang sudah menahkodai Karang Taruna Kota Sukabumi selama 2 tahun ini.
Ketika ditanyakan apa yang sedang dilakukan, kendala, dan impian ke depan sebagai ketua karang taruna untuk kota Sukabumi oleh kang Mbul, Raden menjawab secara detile.
” Kalau kendala pasti ada, yang pasti anggaran. Jadi tidak jarang kalau saya harus merogoh dari kantong sendiri, walaupun ada bantuan anggaran pembinaan dari Pemda, tapi belum mencukupi ” jawab Raden.
Karang Taruna Kota Sukabumi saat ini sudah menjadi Puskesos (Pusat Kesejahteraan Sosial), di tingkat kota bahkan sudah menyediakan Ambulance untuk kepentingan bersama.
” Pro dan kontra itu pasti ada, tapi woles aja.. kita akan buktikan dengan karya nyata yang bermanfaat, yang bisa dirasakan secara positif oleh masyarakat khususnya kota Sukabumi ” ujarnya.
Menurut Raden, dirinya saat ini sedang fokus pada konsolidasi serta pembinaan kepada Karang Taruna tingkat Kelurahan dan Kecamatan. Karena Karang Taruna adalah Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan, bahkan saat ini Karang Taruna Kota Sukabumi telah bersinergi dengan dinas sosial untuk beberapa kegiatan. Raden juga menyampaikan bahwa Karang Taruna bisa dijadikan jembatan bagi pemuda yang ingin mengikuti pelatihan ke dinas terkait.
” Dengan Karang Taruna, saya ingin mengarahkan para pemuda di kota ini untuk lebih mampu berkreatifitas, menyalurkan hobby-nya dan menghasilkan, sesuai motto kita Aditya Karya Mahatfa Yodha ( Cerdas, Kerja, Terhormat, Juang ), artinya saya ingin dengan Karang Taruna ini generasi muda bisa menjadi pemuda yang tangguh, cerdas, mau berkarya secara terhormat ” pungkasnya.
Reporter : Agus Pren









