KAB. BANDUNG, IDISIONLINE,-
Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, SH., MSi., MIPol., resmikan beroperasinya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang Kabupaten Bandung yang baru selesai direnovasi dan dipindahkan ketempat yang baru, Jl. Gading Tutuka Kecamatan Soreang Kab. Bandung. Kamis, (27/1/2021).
Upacara peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pelepasan sepasang burung merpati.
Hadir saat upacara peresmian itu adalah, Sekretaris Daerah (sekda) H. Tisna Umaran, Kadinkes dr. Grace, Direktur RSUD, Kapolresta Bandung, Dandim 0624 dan para tamu undangan lainnya dengan tetap memakai protokol kesehatan.
Wakil Direktur RSUD, Dedi Ruswendi saat di wawancara wartawan mengatakan bahwa “Bangunan gedung RSUD diatas lahan milik Pemerintah Daerah Kab. Bandung seluas 7,3 ha dengan kapasitas : Ruang Rawat Inap Kls 1, 2 dan 3 lengkap dengan AC (Air Conditionir) dan Ruang Super VIP 2 unit, serta lahan parkirnya cukup luas.”
Lebih lanjut, Dedi mengatakan “hari ini hanya peresmian RSUD saja oleh Bupati Bandung, sedang operasionalnya belum, masih menunggu kesiapan dan kelengkapannya, seperti Izin operasional dan tenaga kesehatan, berpindahnya RSUD ini berbeda halnya dengan pindah rumah pemukiman,” kata Dedi.
Bupati Bandung, H. Dadang M Naser, saat peresmian mengatakan, bahwa pembangunan RSUD ini menelan anggaran sebesar 320 miliar berasal dari APBD murni, RSUD ini merupakan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung.
“RSUD ini dibangun 2 kali loncat tahun, syukur alhamdulillah dapat terselesaikan di ujung masa
jabatan yang akan berakhir 17 Februari 2021 mendatang,” kata Dadang.
“Sejak peletakan batu pertama yakni pada bulan Agustus 2019, Dadang mengakui bahwa pembangunan ini melalui perjalanan yang cukup panjang, bahkan sejak dirinya menjabat Bupati periode pertama, wacana untuk membangun RSUD ini sudah ada”, lanjut, Dadang.
RSUD Otto Iskandardinata ini terdiri dari 5 gedung dan disebut- sebut rumah sakit daerah termegah.
Dadang berharap, agar RSUD ini dapat bertaraf internasional, nantinya, sebab lahan untuk membangun lagi masih cukup luas, lahan seluas 7,3 ha baru dibangun 4,3 ha.
Reporter : Hariyadi, SE














