Bandung, IO – Warga Kp. Cijengkol RW 02 dibuat miris. Jalan rabat beton yang baru selesai dibangun sekitar dua bulan lalu kini sudah mengalami kerusakan. Padahal proyek tersebut diharapkan bisa meningkatkan akses dan kenyamanan warga.
H.Oman warga setempat yang mengaku punya pengalaman kerja di konsultan, menyoroti proses pengerjaan saat pengecoran. Menurutnya, saat itu hujan deras mengguyur lokasi.

“Saya sang miris masa pekerjaan jalan yang baru seumur jagung ini sudah rusak lagi. Betul pada saat itu pelaksana pengecoran jalan hujan sangat deras, hal ini juga berdampak pada pekerjaan,” ujar H.Oman saat ditemui di depan rumahnya ko cijengkol RW.02 desa mangunjaya kecamatan arjasari yang jalannya ikut rusak, Rabu 4 Juni 2026.
Ia menambahkan, ada teknik yang seharusnya diterapkan saat kondisi hujan. “Jalan yang selesai dan masih basah harusnya ditutup dulu untuk mencegah kerusakan. Minimal saya tahu hal itu karena pengalaman di konsultan,” cetusnya dengan nada kecewa.
Kerusakan di depan rumah Ohan kini jadi bukti nyata keluhan warga. Banyak warga lain juga mengeluhkan kondisi jalan yang sudah retak dan berlubang meski usianya belum genap 3 bulan.
Kekecewaan ini ia tujukan kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya Dinas PUTR. “Dari fungsi pengawasan dan mutu kualitas jalan tersebut, bisa dipertanggungjawabkan kepada warga Kabupaten Bandung yang taat bayar pajak,” tegas H.Oman
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek dan Dinas PUTR Kab. Bandung belum memberikan keterangan resmi terkait kerusakan dan standar pengerjaan saat hujan deras.
Warga berharap ada evaluasi dan perbaikan segera, agar anggaran pajak yang dibayarkan benar-benar kembali ke masyarakat dalam bentuk infrastruktur yang layak dan tahan lama.
Rep. Edwin







