Sumedang, Idisi Online – Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Tirta Mandiri yang dikelola Desa Jambu Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang kini jadi sorotan publik.
Hal tersebut menyeruak saat awak media lakukan konfirmasi dengan sambangi kantor Desa Jambu, Selasa (21/07/2026).
Didapati Dua orang perangkat Desa yang salah satunya merupakan kasi perencanaan Didin mengaku suami dari Direktur BUMDES, Ai Sri.

Awalnya Didin mengaku sebagai Kasi Umum suami dari Ai Sri Direktur BUMDES.
“Kebetulan pak Kuwu dan perangkat lainnya sedang Minggon di Kecamatan, Saya Kasi umum. Kalau Direktur BUMDES ibu Sri itu istri Saya. Biasanya jam segini lagi antar anak Sekolah” ujar Didin.
Lebih lanjut Didin mengungkapkan bahwa istrinya baru satu tahun menjabat sebagai Direktur dan baru satu kali mendapat penyertaan modal.

“Istri saya diangkat sebagai Direktur BUMDES di tahun lalu. Baru mengelola penyertaan modal senilai 150 juta untuk ketahanan pangan. Usaha peternakan ayam petelur dan penggemukan sapi”ungkapnya.
Ditambahkan Didin dari hasil usaha yang dijalankan BUMDES yang telah menyumbang PADes.
“Dari hasil usaha penggemukan sapi Dua Ekor sudah terjual dan baru dibelanjakan kembali satu ekor. Untuk ayam petelur sebanyak 690 ekor baru menghasilkan telur tiap harinya sekitar 30 Kg” imbuhnya saat mengantar ke peternakan BUMDES.
Sementara itu diketahui berdasarkan data yang dikantongi awak media. Dalam menyalurkan penyertaan modal BUMDES. Desa jambu mengucurkan modal Dana Desa terbilang cukup lumayan besar.
Terhitung sejak Tahun 2019 hingga tahun 2025, nilai penyertaan modal dengan hasil yang masih minim dinilai tak sebanding sehingga jadi sorotan tajam publik.
Sejauh ini hingga berita dilansir, kepala Desa Jambu dan Direktur BUMDES belum memberikan keterangan secara resmi. Dihubungi melalui sambungan seluler suaminya, Ai Sri Direktur BUMDES malah memilih bungkam.
***Her







