TNI

Dansatgas Citarum Harum Tegaskan Pentingnya Integritas Industri, Jangan Korbankan Lingkungan Demi Efisiensi Ekonomi

×

Dansatgas Citarum Harum Tegaskan Pentingnya Integritas Industri, Jangan Korbankan Lingkungan Demi Efisiensi Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Karawang

Karawang, IO – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Citarum Harum, Kolonel Inf Yanto Kusno, melakukan kunjungan kerja ke PT ABC Heinz Indonesia guna meninjau langsung sistem pengelolaan limbah perusahaan.

Dalam kunjungannya, Dansatgas menekankan bahwa pemulihan ekosistem Sungai Citarum memerlukan komitmen jujur dari sektor industri, terutama di tengah tantangan ekonomi saat ini.

@IdisiaOnline
Gulir untuk membaca

Dalam paparannya, Kolonel Inf Yanto Kusno merefleksikan perjalanannya mengawal Citarum sejak masa almarhum Letjen TNI (Purn) Doni Monardo pada 2017.

Ia mencatat bahwa dinamika kebijakan, termasuk penyesuaian anggaran pada tahun 2025 melalui Perpres 01, sempat menjadi tantangan besar bagi operasional di lapangan.

“Kami sempat mengalami situasi di mana anggaran di-nol-kan sejak Februari 2025, namun anggota tetap berdinas demi tanggung jawab kepada negara. Dampaknya, pengawasan sempat mengendur, dan kita melihat ada tren penurunan kualitas air kembali ke level tahun 2018,” ujar Kolonel Yanto.

Dansatgas menyoroti praktik ilegal yang kerap dilakukan oknum pelaku industri untuk menekan biaya operasional.

Ia menggunakan istilah “Spanyol” atau “Separuh Nyolong” untuk menggambarkan tindakan perusahaan yang hanya mengolah sebagian limbahnya melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sementara sisanya dibuang langsung ke sungai.

“Ada perusahaan yang demi menghindari PHK atau efisiensi biaya ratusan juta, mereka memotong proses IPAL hingga 50 persen. Ini adalah pengkhianatan terhadap masa depan. Jangan sampai kita memperbaiki ekonomi dengan cara mengorbankan lingkungan dan generasi mendatang,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan adanya praktik “kucing-kucingan” yang kini semakin vulgar, di mana ditemukan lubang pembuangan (outfall) yang sengaja ditutup beton untuk menghindari pemeriksaan petugas.

Memasuki Maret 2026, Satgas Citarum Harum bersama Sekda Jawa Barat telah menetapkan tiga prioritas utama rencana aksi TNI:

Info Lainnya  Aparat Gabungan TNI Pulihkan Keamanan di Distrik Homeyo

1.Penertiban Industri: Melalui Inspeksi Mendadak (Sidak) langsung ke titik outfall.

2.Penataan Keramba Jaring Apung (KJA).

3.Penanganan Sampah Permukaan: Merespons kondisi sampah di Bandung yang kembali viral di media sosial.

Dalam kunjungannya ke PT ABC Heinz Indonesia, Dansatgas melakukan pemantauan sampel air dan mengecek parameter ambang batas.

Ia menyatakan bahwa Satgas akan bersikap objektif dalam melakukan penilaian.

“Kami datang secara objektif. Jika perusahaan menunjukkan hasil yang bagus, kami akan sampaikan kepada publik dan pihak lain agar menjadi contoh atau benchmark yang patut diikuti. Persaingan industri memang ketat, tapi integritas terhadap lingkungan tidak boleh ditawar,” tutupnya.

Melalui pengawasan ketat dan sidak yang diinstruksikan oleh Pangdam, diharapkan indeks kualitas air Citarum yang sempat menyentuh angka 51 dapat kembali meningkat, demi keberlangsungan hidup anak cucu di masa depan.

Tag:
Penulis: RohendiEditor: Iwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *