KUBU RAYA, Idisi Online – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pontianak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 dengan khidmat melalui serangkaian agenda yang menyentuh aspek penghormatan, sosial, hingga religi. Puncak peringatan ditandai dengan upacara bendera yang digelar di halaman Kantor SAR Pontianak, Sabtu (28/02/2026).
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra yang memimpin langsung upacara tersebut, menegaskan bahwa usia ke-54 merupakan momentum untuk memperkuat posisi Basarnas sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan.
“Tugas ini bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan kemanusiaan yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan profesionalisme. Kami hadir untuk memberikan harapan dan keselamatan bagi masyarakat di tengah kondisi darurat,” ujar Junetra dalam amanatnya.
Sebelum mencapai acara puncak, rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Jumat (27/02/2026).
Seluruh jajaran pegawai melaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Patria, Kalimantan Barat. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk refleksi dan penghormatan atas perjuangan para pahlawan bangsa.
Selain aspek spiritual, Basarnas juga menunjukkan kepedulian nyata melalui aksi donor darah bertajuk ‘Solidaritas dalam Tugas Kemanusiaan’. Menariknya, aksi ini menargetkan angka filosofis yang selaras dengan usia organisasi.
“Kami mengundang seluruh potensi SAR di Kalimantan Barat dan berhasil mengumpulkan kantong darah sesuai angka ulang tahun kita, yakni 54 kantong,” tambah Junetra.
Berbagi di Bulan Ramadan
Bertepatan dengan suasana bulan suci Ramadan, Kantor SAR Pontianak juga menggelar aksi sosial di depan kantor mereka, Jalan Adi Sucipto, Desa Limbung. Pada Jumat sore, sebanyak 200 paket takjil dibagikan secara gratis kepada para pengguna jalan yang melintas.
Aksi ini tidak hanya menjadi simbol puji syukur, tetapi juga sarana edukasi keselamatan. Di sela-sela pembagian takjil, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar waspada saat beraktivitas di perairan, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
Komitmen Sinergi Lintas Sektor
Menutup rangkaian peringatan, I Made Junetra kembali menekankan pentingnya kolaborasi. Menurutnya, luasnya wilayah kerja di Kalimantan Barat menuntut sinergi yang kuat dengan TNI, Polri, BPBD, BMKG, insan pers, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Koordinasi yang solid akan mempercepat respons dan meningkatkan efektivitas penanganan di lapangan,” tegasnya.
Acara diakhiri dengan semangat kebersamaan melalui semboyan khas Basarnas, “Satu jiwa, satu rasa. We are family!” yang diteriakkan dengan penuh antusias oleh seluruh personel.
Rep. Iwan






