
Karawang, Idisionlinem.com – Komitmen tegas Komandan Kodim (Dandim) 0604/Karawang, Letkol Inf Nanda Siswanto, untuk menyikat habis aksi pembegalan mendapat sambutan hangat sekaligus “tantangan” dari masyarakat.
Alih-alih sekadar mengapresiasi, warga dan netizen justru bergerak cepat menyodorkan peta titik rawan baru yang selama ini luput dari perhatian.
Langkah responsif masyarakat ini dipicu oleh keresahan mendalam atas maraknya kriminalitas jalanan yang belakangan viral di media sosial.
Keresahan tersebut nyata dirasakan oleh Jejen, seorang mekanik bengkel di Karawang. Kepada jurnalis, ia menceritakan bagaimana teror begal telah merenggut ketenangan lingkungan tempat tinggalnya.
“Bagus itu (langkah Dandim), biar Karawang lebih aman. Soalnya tetangga saya bulan kemarin baru saja dibegal di daerah Kalimalang, motor Beat-nya hilang,” ungkap Jejen dengan nada prihatin.
Sebagai warga yang sehari-hari mengais rezeki di jalanan, Jejen menaruh harapan besar pada sinergi TNI-Polri.
“Harapannya TNI-Polri terus bersiaga, biar enggak ada lagi begal. Karawang harus bersih dari begal,” tegasnya.
Senada dengan Jejen, Aef, seorang warga asal Bandung yang sedang berada di Karawang, juga mendesak aparat untuk tidak memberi ruang bagi para pelaku kejahatan.
“Saya berharap aparat selalu siap siaga. Kalau bisa mah, basmi terus begal sampai akar-akarnya,” ujar Aef.
Menanggapi situasi kamtibmas yang dinamis ini, Dandim 0604/Karawang, Letkol Inf Nanda Siswanto, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam.
Jajaran Kodim 0604/Karawang siap berkolaborasi penuh dengan Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Karawang guna memulihkan rasa aman warga.
“Tentu kita akan tetap berkolaborasi sama pemerintah daerah maupun kepolisian dalam hal ini,” ujar Letkol Inf Nanda saat menghadiri acara silaturahmi di Rumah Dinas Bupati Karawang.
Sebagai bukti keseriusan, perwira yang baru saja dilantik pada 12 Mei 2026 lalu ini langsung menginstruksikan jajarannya untuk bergerak ke lapangan.
Patroli roda dua kini telah diterjunkan secara intensif di sejumlah wilayah krusial. Wilayah Fokus Patroli Saat Ini, Rengasdengklok, Tirtajaya dan wilayah lainnya.
Langkah taktis ini diambil untuk menyisir lokasi-lokasi sepi dan meminimalisir potensi gangguan keamanan sebelum ruang gerak para pelaku begal semakin meluas.
Dengan adanya masukan “peta rawan” baru dari netizen, diharapkan pola patroli aparat dapat menjadi lebih presisi dan berdampak langsung bagi keamanan warga Karawang.













