Kabupaten Bandung idisionl line.com – Di era digital, “arisan” kini berubah bentuk. Bukan lagi ibu-ibu kumpul kocok nomor. Yang lagi ngetren sekarang *Arisan Geat* atau *Arisan Menurun*. Peminatnya bukan cuma ibu rumah tangga, tapi juga anak muda milenial.
Sistemnya:
Setiap anggota setor uang dengan nominal berbeda-beda. Semakin besar setorannya, semakin cepat giliran cair. Keuntungannya dijanjikan besar, mulai dari Rp5 juta bahkan lebih.
*Tapi faktanya? Banyak yang buntung.*
Salah satu korban berinisial *M* menceritakan ke _idisi online_: Senin 27 Juli 2026 ,saat wartawan mendatangi rumah nya,beliau menceritakan.
Awalnya ditawari teman ikut arisan seminggu sekali. Setoran Rp160.000 x 20 anggota = Rp3,2 juta. Tapi yang diterima cuma Rp2,65 juta. “Jelas rugi,” katanya.
Nggak berhenti di situ, M diiming-imingi ikut lagi yang 3 hari sekali. Seharusnya cair Rp1,6 juta jadi Rp2 jutaan. M sampai ikut 3 nomor.
“Boroboro nerima uangnya. Yang ada gali lubang tutup lubang. Sekarang saya punya hutang hampir Rp19 juta. Padahal saya nggak minjem uang,” pungkasnya.
*Diduga Ada Unsur Penipuan & Intimidasi*
Owner arisan berinisial *S* beralamat di Kampung Balekambang RW 18, Desa Sukamaju, Kec. Majalaya, Kab. Bandung. Saat didatangi wartawan, S tidak ada di rumah.
Korban M menyebut owner sering mengintimidasi anggota. Bahkan ada yang sampai bunuh diri karena terjerat arisan ini.
“Anggota seperti masuk perangkap rentenir. Nggak boleh keluar sebelum lunas semua hutang. Jelas ini jebakan dan ada unsur penipuan,” ujar M.
Beberapa korban lain juga berasal dari Balekambang, Majalaya dan Paseh, Kabupaten Bandung.
*3 Poin Penting Buat Waspada:*
1. *Iming-iming untung besar* = modus. Setoran dipotong besar di awal
2. *Sistem gali lubang tutup lubang* bikin hutang menumpuk
3. *Ada intimidasi* dan tidak bisa keluar sebelum “lunas”
Buat warga Bandung, terutama Majalaya & Paseh, hati-hati ya. Kalau ada tawaran arisan model gini mending pikir 10x dulu.
Pewarta bah akur.
Arisan GEAT (MENURUN) – Alih-alih Untung MALAH BUNTUNG







