
Karawang, Idisionline.com ā Momentum Idul Adha di Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, terasa sangat istimewa dan penuh haru.
Salah satu tokoh masyarakat setempat, Hendra Wijaya, S.Psi., M.Si., terpilih menjadi penerima Bantuan Kemasyarakatan berupa satu ekor sapi kurban berbobot fantastis, yakni 800 kilogram, langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Namun, di balik pemotongan hewan kurban tersebut, ada cerita unik yang sempat membuat jantung berdebar. Hendra mengaku awal mula informasi tersebut datang melalui panggilan telepon dari pihak Sekretariat Negara atas nama Adun Rusmawan.
“Awalnya kami mendapat telepon yang mengucapkan selamat karena terpilih mendapatkan bantuan sapi kurban dari Bapak Presiden. Jujur, di zaman sekarang kami sempat ragu dan mengira ini bukan hal yang serius, jadi sempat kami abaikan,” ujar Hendra saat diwawancarai di lokasi penyembelihan.
Rasa was-was baru mereda setelah Hendra melakukan verifikasi mandiri menggunakan aplikasi pelacak nomor kontak untuk memastikan identitas penelepon, yang ternyata benar merupakan aparatur dari pihak kepresidenan.
Keraguan itu sepenuhnya sirna ketika asosiasi peternak daging mengonfirmasi pengiriman, dan sebuah sapi berukuran jumbo benar-benar diturunkan di wilayah Kelurahan Plawad.
Hendra mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan wilayahnya terpilih.
Namun, ia menduga pemerintah pusat memonitor keaktifan masyarakat Plawad dalam mendukung dan menyuarakan program-program pemerintah melalui media massa maupun media sosial.
“Saya merinding, kaget, sekaligus sangat bangga. Ini murni takdir Allah dan perhatian luar biasa dari Bapak Presiden beserta jajaran menteri kepada warga kami,” ungkapnya dengan nada emosional setelah melihat sapi tersebut kini telah disembelih.
Sebagai bentuk penghormatan dan transparansi, prosesi penyembelihan hewan kurban berukuran besar ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Karawang yang bertindak sebagai juru sembelih.
Anak-anak dan warga sekitar tampak berkumpul menyaksikan momen langka tersebut dengan riang gembira.
Hendra memastikan bahwa distribusi daging sapi seberat hampir satu ton ini akan diprioritaskan untuk lansia (jompo), keluarga prasejahtera di lingkungan RW 01, serta akan dibagikan secara merata kepada masyarakat sekitar.











