Untuk membaca, gulir ke bawah!
Opini Publik

Sektor UMKM Yang Sulit Tumbuh Dikota Sukabumi Perikanan dan Peternakan, Mampukah Pemkot Mengangkat Jadi Program Unggulan ??

×

Sektor UMKM Yang Sulit Tumbuh Dikota Sukabumi Perikanan dan Peternakan, Mampukah Pemkot Mengangkat Jadi Program Unggulan ??

Sebarkan artikel ini

Oleh : Elut Haikal.

Seiring laju pertumbuhan penduduk dan ekonomi serta meningkat nya permintaan kebutuhan sektor ini untuk konsumsi dikota sukabumi sebagai salah satu sumber pokok ketahanan pangan pada Perikanan dan Peternakan dikota dan penunjang gizi untuk warga dari Balita sampai Remaja yang saling berkaitan dengan Stanting pada pertumbuhan anak anank hingga remaja, yang ditopang ketersediaan Air bersih, penataan lingkungan dan sokokan yang bagus , serta sarana dan prasarana seperti draenase, salarun, irigasi, embung, bendung, untuk penunjang perikanan, perternakan dan sawah.

Sehingga hasil dari produksi semua itu menjadi ketahanan pangan, baik dari Kwantitas dan Kwalitas memadai, untuk kebutuhan warga.

Selain dapat di olah oleh UMKM yang jadi makanan saji dan di awetkan guna peningkatan Ekonomi Rakyat dari UMKM, tentu perlu penyediaan sarana dan transfer teknologi serapan untuk perikanan dan peternakan yang sangat dibutuh kan oleh pelaku usaha sektor ini beserta jaringan pemasaran nya, yang siap di pasarkan. ini adalah salah ciri dari kemajuan daerah.
.
Sehingga maju mundur nya kota di daerah Stunting ukurannya untuk generasi yg sehat & kuat yang ditunjang makanan bergizi dengan harga yang terjangkau.

Keterbatasan lahan kota sukabumi Sebenar nya bukan lah masalah Utama, tapi bagaimana pemanfaatan lahan yg sedikit dengan hasil melimpah dan berkualitas pemerintah kota harus hadir dan inten melakukan pembinaan akan perikanan, peternakan yang berdaya saing pada pasaran lokal maupun nasional terlihat tidak adanya peran pemerintah, yang ada bukan jaringan komunitas Peternak, ikan, tetapi komunitas penggemar ikan hias, dan budidaya yang bisa dihitung jari.

Sekarang ini pemkot sukabumi inten melakukan pembinaan kepada pelaku UMKM yang berupa jaringan perdagangan dengen sistem yang canggih untuk partisipasi dalam hasil prodak² makanan dan minuman yang berorentasi pada perdagangan ??

Info Lainnya  Sulap Wajah Tuparev, Bupati Karawang Siapkan Kawasan Kuliner Malam yang Tertata

Akan tetapi unsur dari bahan hasil bumi utama dgn keterbatasan lahan seolah tidak di imbangi dengan keterbatasan hasil panen dari pertanian, perikanan peternakan dan sawah untuk dijadikan sumber bahan UMKM, yang ada bahan baku nya tidak di utamakan dari hulu sampai hilir yang ada bahannya dari luar kota sukabumi.

Apakah dua (2) sektor UMKM ini mimpi yang buruk bagi pemkot atau tantangan untuk dijawab??

Dengan luas kota yg hanya 48, 309 KM yang terbagi lahan sawah, darat/ kebun, perikanan, peternakan, pemukiman, kawasan kota, hutan kota, taman kota perkotaan dll.
Dengan ketersediaan lahan sawah dari yang tinggal ± 2000 Ha dan semakin habis dan menyempit terus.
Dimana kesadaran masyarakat akan lahan yang ada, yang hampir² tidak bisa produktif hasil yang maksimal, dengan ke untungan kecil dari bertani, berternak serta keterbatasan Serapan transfer teknologi pemeliharaan dll yang monoton tidak ada inovasi baru yang menggairahkan..

Sehingga hampir² semua sektor usaha ketahanan Pangan ini tidak bisa memberi harapan lagi untuk pendapatan sehari hari. Biaya produksi yg tinggi harga jual yang rendah, serta alternatif untuk jadi makanan olahan juga minim pengetahuan, teknologi dan pasaran.

Otomatis jalan yang simpel dan termudah adalah dengan jalan menjual lahan tersebut
Kepada pendatang atau Investor untuk alih fungsi, karna tak ada yang bisa diharap kan.
Sehingga warga kota sukabumi bukan menjadi masyarakat yang produktif tapi konsumtif tentu akan ketergantungan bahan pokok dari daerah luar.
Inilah dilema kota Sukabumi dengan keterbatasan Lahan yang terus menyempit tidak ada Regenerasi dan tak ada Inovasi baru.

Yang jelas tidak ada serapan teknologi yang baru untuk sektor itu dengan hasil penjualan yang menguntungkan mereka, semakin hari kita lihat lahan sawah, saluran air, irigasi, embung bendung, untuk mendukung sektor pangan makin tertutup sempit dan terkepung oleh pertambahan pemukim, bahkan berubah fungsi dari kolam , kebun atau sawah menjadi, Gudang, Pabrik, Mall, perkantoran, kos² san, perumahan, kafe, kolam renang, tempat rekreasi, Kampus dll.

Info Lainnya  Gedung Pondok Pesantren Ambruk, Cermin Jaminan Fasilitas Kesehatan Buruk

Peran pemerintah kota harus benar² hadir dan ektra kerja untuk tetap mempertahan kan kondisi lahan yang makin habis sebelum terlambat, serta meningkat kan dan mempertahan kan lahan yang ada tetap terjaga dan hasil produksi dapat meningkat Kuantitas nya dan menguntung kan, mereka dibina hanya hasil nya tak ubah nya sapi perahan yang menikmatinya orang lain yang berantai panjang pemasaran nya. Miris kan.

Ini PR besar untuk pemerintah di satu sisi pemerintah butuh PAD namun jika tidak dibatasi sektor pertanian, perikanan, peternakan mati total tak mampu diharap kan.
Pada dasar nya lahan besar ataupun kecil sama saja jika tidak ada terobosan inovasi transfer teknologi serapan, peternakan, perikanan penanaman, pengolahan, pemeliharaan dgn hasil produksi olahan dan pemasaran, tidak di bantu sektor ini apa yang bisa diharap kan ??

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

artikel 000000121

artikel 000000122

artikel 000000123

artikel 000000124

artikel 000000125

artikel 000000126

artikel 000000127

artikel 000000128

artikel 000000129

artikel 000000130

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

article 0000091

article 0000092

article 0000093

article 0000094

article 0000095

article 0000096

article 0000097

article 0000098

article 0000099

article 0000100

article 0000101

article 0000102

article 0000103

article 0000104

article 0000105

article 0000106

article 0000107

article 0000108

article 0000109

article 0000110

article 0000111

article 0000112

article 0000113

article 0000114

article 0000115

article 0000116

article 0000117

article 0000118

article 0000119

article 0000120

artikel 0000106

artikel 0000107

artikel 0000108

artikel 0000109

artikel 0000110

artikel 0000111

artikel 0000112

artikel 0000113

artikel 0000114

artikel 0000115

artikel 0000116

artikel 0000117

artikel 0000118

artikel 0000119

artikel 0000120

artikel 0000121

artikel 0000122

artikel 0000123

artikel 0000124

artikel 0000125

artikel 0000126

artikel 0000127

artikel 0000128

artikel 0000129

artikel 0000130

artikel 0000131

artikel 0000132

artikel 0000133

artikel 0000134

artikel 0000135

pengadilan 000086

pengadilan 000087

pengadilan 000088

pengadilan 000089

pengadilan 000090

pengadilan 000091

pengadilan 000092

pengadilan 000093

pengadilan 000094

pengadilan 000095

pengadilan 000096

pengadilan 000097

pengadilan 000098

pengadilan 000099

pengadilan 000100

pengadilan 000101

pengadilan 000102

pengadilan 000103

pengadilan 000104

pengadilan 000105

article 3000061

article 3000062

article 3000063

article 3000064

article 3000065

article 3000066

article 3000067

article 3000068

article 3000069

article 3000070

article 3000071

article 3000072

article 3000073

article 3000074

article 3000075

article 3000076

article 3000077

article 3000078

article 3000079

article 3000080

article 3000081

article 3000082

article 3000083

article 3000084

article 3000085

article 3000086

article 3000087

article 3000088

article 3000089

article 3000090

article 3000091

article 3000092

article 3000093

article 3000094

article 3000095

article 3000096

article 3000097

article 3000098

article 3000099

article 3000100

article 3000101

article 3000102

article 3000103

article 3000104

article 3000105

article 3000106

article 3000107

article 3000108

article 3000109

article 3000110

article 3000111

article 3000112

article 3000113

article 3000114

article 3000115

article 3000116

article 3000117

article 3000118

article 3000119

article 3000120

article 2000081

article 2000082

article 2000083

article 2000084

article 2000085

article 2000086

article 2000087

article 2000088

article 2000089

article 2000090

article 2000091

article 2000092

article 2000093

article 2000094

article 2000095

article 2000096

article 2000097

article 2000098

article 2000099

article 2000100

article 2000101

article 2000102

article 2000103

article 2000104

article 2000105

article 2000106

article 2000107

article 2000108

article 2000109

article 2000110

invoice 00055

invoice 00056

invoice 00057

invoice 00058

invoice 00059

invoice 00060

invoice 00061

invoice 00062

invoice 00063

invoice 00064

invoice 00065

invoice 00066

invoice 00067

invoice 00068

invoice 00069

invoice 00070

invoice 00071

invoice 00072

invoice 00073

invoice 00074

invoice 00075

invoice 00076

invoice 00077

invoice 00078

invoice 00079

invoice 00080

invoice 00081

invoice 00082

invoice 00083

invoice 00084

invoice 00085

invoice 00086

article 238000401

article 238000402

article 238000403

article 238000404

article 238000405

article 238000406

article 238000407

article 238000408

article 238000409

article 238000410

article 238000411

article 238000412

article 238000413

article 238000414

article 238000415

article 238000416

article 238000417

article 238000418

article 238000419

article 238000420

article 238000421

article 238000422

article 238000423

article 238000424

article 238000425

article 238000426

article 238000427

article 238000428

article 238000429

article 238000430

article 238000431

article 238000432

article 238000433

article 238000434

article 238000435

article 238000436

article 238000437

article 238000438

article 238000439

article 238000440

article 238000441

article 238000442

article 238000443

article 238000444

article 238000445

article 238000446

article 238000447

article 238000448

article 238000449

article 238000450

article 238000451

article 238000452

article 238000453

article 238000454

article 238000455

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

artikel 0000136

artikel 0000137

artikel 0000138

artikel 0000139

artikel 0000140

artikel 0000141

artikel 0000142

artikel 0000143

artikel 0000144

artikel 0000145

news-1701