Kab Bandung, Idisi Online,- Belum lama ini perwakilan pedagang Pasar Ciparay Kabupaten Bandung mendatangi Sekretariat Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Provinsi Jawa Barat (Jabar) di Kota Bandung dengan maksud para pedagang memohon bantuan oendampingan agar pelaksanaan revitalisasi Pasar Ciparay ditangguhkan sampai dengan tahun 2025 sesuai kesepakatan terdahulu.
Mendengar keluhan dan keresahan para pedagang tersebut, Ketua GNPK-RI Jawa Barat,dengan panggilan akrabnya “Abah Nana” mengaku terketuk hatinya dan langsung membentuk Tim Khusus (Timsus) pendampingan para pedagang pasar ciparay.
Beberapa selang kemudian, beberapa Minggu lalu Jum’at (14/4/2023) pihak GNPK-RI Jawa Barat bersama Timsus berkunjung guna klarifikasi keluhan sekaligus bersilaturahmi ke Pasar Ciparay bertempat di Mesjid lingkungan pasar untuk menemui para pedagang yang sebelumnya telah mengutus perwakilannya datang ke Sekretariat GNPK-RI Jawa Barat.
Kedatangan Timsus GNPK-RI Jawa Barat diterima dan disambut gembira oleh sekitar puluhan bahkan ratusan orang pedagang, Dalam pertemuan tersebut para pedagang menyampaikan keluhan-keluhannya yang selama ini keluhan tersebut tidak mendapat respons dari pihak pihak terkait,padahal pada dasarnya warga pasar hanya meminta revitalisasi pasar dapat ditangguhkan sampai batas waktu yang disepakati yakni tahun 2025 mendatang.
“Kami melihat para pedagang pasar Ciparay harus dibantu dan diperjuangkan, mengingat hanya memohon penangguhan waktu agar para pedagang dapat terlebih dahulu berusaha melakukan pemulihan ekonomi setelah melewati masa pandemi Covid 19 hampir 2,5 tahun yang lalu,” kata Abah Nana.
Pada sisi lain TIMSUS GNPK-RI Jawa Barat telah menemukan sebuah dugaan penyimpangan prosedur dalam proses pelaksanaan revitalisasi tersebut. Menyikapi temuan tersebut, GNPK-RI Jawa Barat tidak akan membiarkannya dan akan segera mengingatkan atau memberikan saran dan pendapat kepada para pihak terkait, mulai dari pihak Desa, Kecamatan, hingga Pemkab Bandung.
TIMSUS juga akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait dengan harapan Pemkab Bandung dan jajarannya dapat memahami kondisi saat ini dan memberikan kebijakan yang bermanfaat bagi warga masyarakat banyak, khususnya pedagang pasar Ciparay. “Kepentingan masyarakat harus dikedepankan dengan memenuhi ketentuan dan peraturan yang berlaku,” pungkasnya.
Reporter Edwin Sunarya








