Pendidikan

Polemik Terkait Soal Ujian Yang Dianggap Sebagian Pihak Tidak Elok ?  Sebagian Pihak Justru Sebaliknya

×

Polemik Terkait Soal Ujian Yang Dianggap Sebagian Pihak Tidak Elok ?  Sebagian Pihak Justru Sebaliknya

Sebarkan artikel ini

Sukabumi, IDISIONLINE || Seperti yang di lansir oleh salah satu media yang menyoroti adanya soal ujian yang menggunakan bahasa-bahasa anatomi tubuh yang memang ada dalam pelajaran di sekolah sejak dahulu, dan salah satu gambar daun ganja dalam soal tersebut di sisi lain pembuat soal secara tidak langsung bertujuan memberikan pesan edukasi pengetahuan tentang bahayanya penyalahgunaan narkoba juga rawanya pelecehan sexual yang sering terjadi saat ini.

Disini jelas berpikiran positif dan tidak berapriori perlu lebih dipahami oleh semua pihak. Karena tidak ada salahnya bila pendidikan yang bersifat antisipasi supaya anak didik tidak terjerumus pada rawanya penyakit masyarakat tentang bahayanya penyalahgunaan narkoba juga pelecehan sexual, dipandang perlu di berikan sedini mungkin.

Persoalan ini terjadi pada soal-soal ujian sekolah dasar kelas v sekolah dasar di Kec. Kadudampit, pada beberapa soal yang diberikan menggunakan kalimat-kalimat verbal seputar anatomi tubuh manusia seperti hal soal alat reproduksi , pelecehan seksual juga salah satu jenis narkoba (gambar daun ganja).

Ketika dilakukan pendalaman, team Idisionline berhasil menemui seorang pengawas wilayah tersebut, pria yang akrab di panggil Amang ini kebetulan sangat memahami terkait mekanisme pembuatan materi soal-soal ujian. Menurutnya bahwa menyusun soal bukanlah pekerjaan gampang setidaknya harus menempuh beberapa tahapan kerja, dikaitkan dengan soal PJOK itu.

“Dilihat dari bahan ajar soal tersebut ada di dalam kurikulum mata pelajaran PJOK kelas V di semester II, sudah tercakup di kompetensi dasar dan pemetaannya, dilihat dari sinkronisasi tiap soal sudah terdapat pada indikator kisi-kisi soal, sehingga kalau dikaitkan dengan teknik dan ruang lingkup penyusunan perangkat penilaian sudah lengkap, namun bahan ajar yang terdapat pada kurikulum khususnya ada kompetensi dasar yang membahas masa puberitas, alat reproduksi, narkoba /NAPZA tentunya akan menjadi dilema yang dihadapi. Di salah satu sisi bahan ajar ini harus tersampaikan kepada peserta didik dalam memahami keilmuan sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari contohnya masa pubertas, alat reproduksi, yang hikmahnya bahwa setiap siswa yang telah mempelajari bahan ajar tersebut bisa bersikap hati-hati, menghindari prilaku pergaulan bebas, perilaku pelecehan seksual atau hal yang berkaitan dengan penyimpangan seksual dan memahami bahaya penyalahgunaan narkoba, napza,” ujarnya.

Info Lainnya  Kontingen O2SN Kota Cimahi Siap Berlaga di Jawa Barat

“Apalagi melalui penjelasan guru pasti ditekankan hal-hal yang baik yang harus ditaa’ati dan hal yang buruk harus dihindari dan dijauhi. kaitannya tentang soal yang membahas tentang hal itu pada mata pelajaran PJOK, secara pembahasan bahan ajar ada bahasan pendidikan jasmani dan bahasan bahan ajar olahraga kesehatannya. Redaksi penulisan soal yang ditulis secara spesifik menggunakan kosakata pendidikan jasmani,dan bahasa kosa kata mata pelajaran biologi sehingga memunculkan tanggapan yang dianggap tabu, tidak senonoh, vulgar, dan lainnya.tentunya orang yang selintas membaca akan menimbulkan dilemma, salah tafsir,” jelasnya.

“Padahal semua itu setelah didalami ada juga nilai baiknya,namun agar dilema soal yang telah berada di tingkat satuan pendidikan tidak berlanjut bermasalah, maka telah dipertimbangkan yang matang, dianalisis kembali tentang bahasa kosakata pendidikan jasmani dan biologi yang dianggap tidak sejalan, dianggap tabu maka soal tersebut yang baru direncanakan untuk dikerjakan siswa pada pelaksanaan PAT, maka soal PJOK Kelas 5 tersebut belum dan tidak dibagikan dan belum dikerjakan oleh siswa apalagi waktu pelaksanaannya disesuaikan dengan kalender pendidikan yaitu akan dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 2021 mendatang,” tambahnya.

Ketika ditanyakan apa tanggapan anda terkait adanya pemberitaan di salah satu media ?

“Menyikapi pemberitaan yang ada pada sebuah media kita mengambil hikmah dari kejadian tersebut, sebaiknya guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah selalu berdiskusi untuk bersama-bersama mencari solusi menganalisis kaidah soal secara professional, humanistik dan kekeluargaan.ketika menemukan masalah, apalagi di masa pandemi dengan pelaksanaan PJJ daring luring tentunya guru dan kepala sekolah dibawah bimbingan pengawas menyusun bahan ajar baik LKPD ataupun lembar soal yang akan dikerjakan secara luring oleh siswa, agar siswa ada kegiatan belajar dan pendidik ada kegiatan bekerja, Walaupun dalam pelaksanaannya tidak dituntut untuk mencapai target kurikulum namun wajar pendidik mengisi kegiatan pembelajaran berpedoman kepada hari efektif yang diterapkan di kalender pendidikan untuk melaksanakan ketuntasan belajar secara berkesinambungan baik tuntas antar semester maupun tuntas antar jenjang kelas”. Ucapnya.

Info Lainnya  SMK Akan Mengadakan UKK di Pertengahan April

“Sehingga adanya soal berbau tabu, tidak senonoh bisa dipahami. Dan keberadaan soal tidak dilanjutkan dikerjakan oleh para siswa,” pungkasnya. ***

Reporter : Agus Pren

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

cuaca 898100136

cuaca 898100137

cuaca 898100138

cuaca 898100139

cuaca 898100140

cuaca 898100141

cuaca 898100142

cuaca 898100143

cuaca 898100144

cuaca 898100145

cuaca 898100146

cuaca 898100147

cuaca 898100148

cuaca 898100149

cuaca 898100150

cuaca 898100151

cuaca 898100152

cuaca 898100153

cuaca 898100154

cuaca 898100155

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

article 999990069

article 999990070

article 999990071

article 999990072

article 999990073

article 999990074

article 999990075

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 710000141

article 710000151

article 710000152

article 710000153

article 710000154

article 710000155

article 710000156

article 710000157

article 710000158

article 710000159

article 710000160

article 710000161

article 710000162

article 710000163

article 710000164

article 710000165

article 710000166

article 710000167

article 710000168

article 710000169

article 710000170

article 710000171

article 710000172

article 710000173

article 710000174

article 710000175

article 710000176

article 710000177

article 710000178

article 710000179

article 710000180

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

cuaca 638000101

cuaca 638000102

cuaca 638000103

cuaca 638000104

cuaca 638000105

budaya 538000031

budaya 538000032

budaya 538000033

budaya 538000034

budaya 538000035

budaya 538000036

budaya 538000037

budaya 538000038

budaya 538000039

budaya 538000040

budaya 538000046

budaya 538000047

budaya 538000048

budaya 538000049

budaya 538000050

budaya 538000051

budaya 538000052

budaya 538000053

budaya 538000054

budaya 538000055

budaya 538000056

budaya 538000057

budaya 538000058

budaya 538000059

budaya 538000060

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

psda 438000066

psda 438000067

psda 438000068

psda 438000069

psda 438000070

psda 438000071

psda 438000072

psda 438000073

psda 438000074

psda 438000075

psda 438000076

psda 438000077

psda 438000078

psda 438000079

psda 438000080

psda 438000081

psda 438000082

psda 438000083

psda 438000084

psda 438000085

psda 438000086

psda 438000087

psda 438000088

psda 438000089

psda 438000090

psda 438000091

psda 438000092

psda 438000093

psda 438000094

psda 438000095

psda 438000096

psda 438000097

psda 438000098

psda 438000099

psda 438000100

psda 438000101

psda 438000102

psda 438000103

psda 438000104

psda 438000105

psda 438000106

psda 438000107

psda 438000108

psda 438000109

psda 438000110

news-1701