Oleh : Elut haikal
Polemik kepemimpinan di Negri ini menunjukan pesimisme kepercayaan mutlak yang berpihak pada kepentingan Rakyat dan pengelolaan Pemerintah yang bersih jujur adil yang membawa pembangunan pada kesejahtraan rakyat akhir akhir ini, ekstabilitas semakin kepudulian pada Rakyat terus menurun drastis,
Krisis kepemimpinan terutama sejak Era Reformasi dari pemimpin Pusat hingga, Daerah para Pejabat nya s/d Kepala Desa, Serta APH & DPR Sebagai Garda terdepan tumpuan masyarakat dalam mengawasi dan mengontrol jalan nya Pemerintahan sesuai hati rakyat, hampir sudah tidak dapat dipercaya dan di andal kan.
Jurang pemisah Antara rakyat dengan Pemimpin, jajaran Birokrasi, terutama DPR dan APH semakin terlihat jarak Pelayanan, Pengayoman, dan penanggulangan nya yang bertumpu pada masalah ke Adilan Sosial dan Hukum akan penanganan Persoalan Prilaku Birokrasi, Oligarki, Teknorasi serta Elit Politik , Para Tokoh yang di anggap rakyat sebagai Biang Keladi kejahatan Korupsi, Kolaborasi Justice Narkoba, Perjudian, penyelundupan, penyerobatan, sengketa Lahan, Intimidasi dll.
Hal ini menunjukan ke tidak adilan dan kepastian Hukum dimasyarakat membuka luka dalam dan permusuhan yang tajam pada kebencian yang klimaks oleh rakyat , sehingga terjadi gerakan Rakyat Spontan menjadi pengadilan Jalanan.
Tentu hal ini apakah semua dipengaruhi oleh model pemimpin yang berorientasi pada gaya Politikus, Birokrasi, Aristokrat, militer, Oligarki ?
Yang sudah dan sedang berjalan. yang masing masing gaya pempimpin dan Para Pejabatnya dipengaruhi untuk mengikuti Karakter & Ciri Pola berpikir nya dari kalangan mana mereka berangkat.
Dari masing masing perbedaan Paradigma karakter dan gaya Pemimpin di Republik saat ini hampir² sudah tidak dipeecaya.
Harapan kini bertumpu pada Pemimpin Gaya Militer dan Gaya Pejuang baik dipusat maupun di daerah Model Pemimpin Gaya militer yang mimiliki daya Juang saat ini sedang dipertaruhkan dimata rakyat serta model pemimpin Pejuang lah yang di butuh kan ditengah tengah masyarakat yang dirapkan bisa menuntas kan persoalan bangsa, terutama masalah ke adlilan dan kepastian tegak nya Hukum yang lagi Krisis kepercayaan, sangat Kritis Hukum sudah tak berarti dimata masyarakat.
Bagaimana memulihkan kepercayaan Rakyat pada Pemimpin yang mampu mengembalikan kehebatan Hukum karna pemimpin sekarang bukan type pemimpin pejuang.
Perbedaan nya Gaya pemimpin Militer yang mimilki daya joang untuk kepentingan Rakyat dan kesejahtraan serta tegak nya hukum ke adilan bahwa Gaya militer mimiliki gaya Komando displin dan Otoriter tegas, namun semi diktator, diharap bisa menuntas kan masalah yang ada, jika tidak mampu mungkin satu² nya model dan Gaya Penjuang murni sebagai tumpuan terakhir rakyat.
Karna model dan Gaya kepemimpinan Pejuang sangat berbeda jauh denga gaya kepemimpinan Paradigma Politikus, Aristokrasi, Birokrasi, Oligarki, Teknokrat yang berpola Eksklusip, lebih mementingkan, Keluarga, Kelompok, Donatur, golongan Politik, kerabat, kolega dipemerintahan bergaya penrintah tangan besi
Lain hal nya dengan type Pemimpin Gaya Pejuang. Lebih mementingkan Rakyat dan daerah/ negara diatas segalanya ketimbang Keluarga kelompok, kerabat dll.
Type pejuang yang memiliki daya juang pada kesejahtraan Rakyat gaya ini lebih Demokratis, Dekat dengan Rakyat, menjadi panutan Rakyat
Type pemimpin Pejuang sering kali tidak hanya memerintah tetapi Mencontoh kan dedikasi dilanpangan, sebuah pendekatan pemimpin yang melayani dan merakyat.
Ciri Karakter Pemimpin Pejuang atau para Penuang :
. Pantang menyerah walaupun keterbatasan Fisik dan Pinansial.Berani menghadapi tantangan.
. Karismatik memiliki pandangan Jauh kedepan, Memotivasi Karakter Rakyat.
. Prinsip mengutama kan kepentingan Negara dan Bangsa di atas kepentingan Pribadi dan Golongan.
.Kolaborasi dan Demokratis, Perpaduan Antara Golonga Tua dan Muda yang sama Visioner., Mumbuka Potensi Rakyat dan Alam mengutamakan gerakan daripada Memrintah dan menghukum nya.
Ciri pemimpinan yang Strategis dan Taktis Meng transpormasional berpokos pada Motivasi, Inspirasi tujuan bersama yang Mulia.
Tentu jika hal ini tidak diberangi oleh karakter dan jiwa² Pembantunya baik dipusat Mentri² dan APH maupun di daerah, lebih banyak Jiwa benalu/ Prasit bangsa yang meronrong Negara harapan muncul nya pemimpin gaya Pejuang jika tidak didukung oleh rakyat sepenuh nya, teruma oleh Colon² DPR maka type dan Gaya ini akan dikerdil kan atau di bunuh Karakter nya oleh Benalu atau Parasit Negara.
Kecuali Seluruh rakyat muak sudah pada titik culminasi terhadap semua ketidak adilan, prilaku semena mena, Hukum yg dikeberi, tidak berpihak pada rakyat.
Maka Gerakan rakyat lah yang harus menjaga dan berjuang bersama menjaga sekuat tenaga agar bebas merdeka dari Parasit perusak Bangsa & Negara.
Type dan Gaya apa saat ini yang dibutuh kan pemimpin oleh Rakyat ?
Apakah rakyat masih rela demi Politik Uang, karna Partai atau isme yang ga karuan memberikan Amanat Negara dipegang oleh yang tidak bertanggung Jawab ?














