Oleh : Elut haikal
Satu peristiwa besar di Mimbar AKBAR Sidang DUNIA di PBB , yang sangat krusial yang mengejutkan diluar Ekspetasi semua anggotanya, terutama Amerika dan Israel dalam Ruang sidang kehormatan Pidato tiap Kepala Negara pada situasi eskalasi yang menyoroti Perang Israel Palestina yg melibat kan Negara² Super Power serta solidalritas pemimpin Jajirah Arab dan berbagai negara di belahan Benua pada perang yang makin meluas, ditengah Teriakan semua Rakyat Dunia yang melibatkan diri Pro Aktif menyuarakan perdamaian atas Penindasan Genosida oleh Israel atas dukungan Utama Amerika Cs,
pada Kondisi yang makin tak menentu,
Tampil nya Negara Indonesia dalam kesempatan pidato di PBB yang langsung oleh Presiden Prabowo, tentu moment itu dipergunakan tepat dengan bail atas seruan lantang menentang prilaku Israel yang menawaran kan komsep Damai satu wliyah dua negara yang berdampingan damai antara Israel dan Palestina, yang harus dihormati dan di akui Dunia akan kedaulatan nya dan diberi hak perlindungan yang sama, hal itu diluar Ekspektasi mereka terutama Amerika dan Israel.
Di buat shok sisi lain kagum atas seruan Presiden kita dalam Perjuangan bangsa Indonesia pada Palestina yang berapi api dengan nada tinggi sambil memapar kan saran dan Gagasan terhadap w palestina – Israel Gencatan senjata dan berdamai yang disambut baik hampir seluruh Anggota PBB, Kecuali Amerika .dan Israel.
Namun ada hal penting dan bersejarah bagi Amerikan adanya dukungan penuh dari seluruh Anggota PPB terutama Negara eropa, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi atas seruan Presiden prabowo
yang hampir tidak ada jeda disikapi oleh presiden Amerika Donald Trump keturunan Yahudi Diaspora dan Eropa yang sama keturunan yahudi yang banyak memiliki peran penting di Pemerintahan eropa, Proses Gencatan sejata ini difasilitasi di mesir terealisasi Kesepakatan Gencatan Senjata menuju perdamaian. Palestina dan Israel
Jelas moment Amerika – Israel yang biasa Congkak karna banyak dukungan dari UEA , Arab Saudi serta EROPA di panggung PBB, saat itu seperti tidak ada ke berpihakan pada Amerika & Israel, mereka seperti tidak memiliki Panggung Politik dengan kekuatan Super Power Militer nya . semua berpaling pada pemaparan Usulan presiden Prabowo
Yang mengaget kan sikap Amerika seolah ikut hanyut pada paparan usulan Presiden Prabowo, yang memuji nya( walau tersirat nada Sindiran dan Sinis ) yang akhir nya ISRAEL Bertekuk Lutut. Sisi lain Inggris yang memperkasai memulangkan Yahudi ke tanah Palestina pasca pengejaran oleh Hitler, tampak diruang PBB, Inggris tidak segarang dan solid dulu, hampir² tak mau dan tanggung jawab, yang asalnya menggiring Yahudi masuk Palestina tahun 1948, dengan sebutan sejarah ke agamaan ‘Tanah yang di janjikan Tuhan pada Israel ” untuk Mendirikan ISRAEL RAYA
Dibalik situasi itu AMERIKA dan ISRAEL seolah menyerah pada ke adaan di sidang PBB, tetapi, apa yang terjadi Pasca Sidang PBB dan Gencatan senjata ?
Amerika dengan cepat merubah Geo Politk Global bersama Israel, menguncang dunia.
Apa hal ini sebagai Pembalasan terhadap semua Anggota PBB, terutama Eropa yang tidak lagi mendukung terhadap Cita² Yahudi mendirikan ISRAEL RAYA, dimana Amerika seperti berjibaku sendiri membela Israel.
secara cepat merubah taktik dan langkah kebijakan yang dianggap Sporadis dan Radikal.
Pertama, wacana Amerika memberi Hak Veto baru kepada Indonesia, Kedua mengusulkan mengangkat Indonesia menjadi Ketua HAM Dunia, tiba² yang mengejutkan malah membekukan Visa kunjungan Ke Amerika kita masuk daftar merah yang akan diblokir, menekan indonesia dalam Pembelian Alussista dan Drone dengan tarif tinggi, menaikan pajak barang indonesia ke Amrika, menekan Indonesia memutuskan hubungan Dengan china, yang membatasi kedaulatan politik Bebas Aktip nya.
Langkah aneh Amerika tiba² keluar dari PBB dan 60 Organisasi² dunia di bawah PBB, Apakah kebijakan ini sebagai Pembalasan terhadap tekanan Amerika – Isreal atau karna Penurunan Ekonomi yang sudah tidak mampu menyumbang ? lantas kebijakan baru nya Membikin PBB tandingan di Davos Swis yang juga bertindak menjadi pelanggar Ham di saat Indonedia ketua Ham Dunia, seperti menguji ketegasan dan keberanian ketua Ham terhadap tindakan Amerika yang melabrak Hukum Internasional dengan sikap Arogansi menculik Kepala Negara Venezuela yang sedang berdaulat masuk pada wilayahnya tanpa batas.
kebijakan.langkah Donalf Trump seperti ingin melumpuhkan penghalang² Utama Israel yaitu Iran dan Yaman di timteng, juga negara lain nya yang di backup Rusia, china cs menentang keras penjajahan dan tindakan Genosida Israel dengan Mencaplok Palestina memakai kekuatan meliter
Apakah Startegi Amerika sedang bermain mata dengan gunakan tangan Arab Saudi yg patuh pada titah nya menghabisi kekuatan Yaman untuk dihancurkan terus di Bom bandir, dapat mengacau kan peta kekuatan penghambat Israel di Timteng yang di buckup Iran, Rusia & China ?
Yang selanjut nya Dengan rencana menyerang Iran Apakah mungkin tujuan melumpuh kan sumber Pasokan Energi terbesar Rusia dan China yang jadi kekuatan Ekonomi, Indusri dan Meliter yang laris manis dipasar Dagang Dunia terputus Yang kini menghancur kan Ekonomi dan Militer Amerika ?
Namun demikian Apakah Rusia, China akan diam tanpa perlawanan ketika iran diserang?
Sumber pasokan minyak terbesar Rusia dan china di sinyalir Amerika adalah Iran dan Venezuela yang menjadi stabil nya kekuatan Ekonomi dan Militer mereka, tentu langkah Amerika menangkap Presiden Venezuela dengan alasan sebagai Negara Carter Norkoba dan teroris sudah tapat ? Yang akan berlanjut Menyerang ke Negera Iran dan negara lain yg tidak mendukung Amerika, bahwa Iran Pelanggar Ham dan kesepakatan Nuklir yang aktip menyerang Israel sehingga menganggap perlu Konfrontasi militer secara langsung menghancur kan kekuatan beserta kilang² minyaknya
Jika sekenario Amerika dan Israel menyerang Iran terjadi,tentu situasi global akan kacau, namun Iran pun, tidak dapat dipandang sebelah mata kekuatannya, efek perang akan meluas pada skala besar yang mengerikan, atau ini hanya peringatan pada Dunia bahwa kekukatan Militer Amerika yang Super Power masih mampu menggucang Dumia melakukan agresi ke bernagai Negara yang berdaulat tanpa legitimasi PBB dan Dukungan sekutu Eropa, untuk mengobrak abrik Dunia tanpa Batas sebagai kekuatan Tunggal.
Dimana Israel saat ini lebih pada isyu perang Agama dengan Dalih pelindung penganut nya yang tertindas dibelahan Dunia.
Apakah dibalik langkah Amerika ada tujuan lain yang diduga akan memutus mata rantai pasokan minyak terbesar ke Rusia dan China ? Atau ada Kompromi Nilai tukar pengusaan pembagian dengan Rusia dimana Venezuela jadi milik penguasaan Amerika dan Ukraena kembali ke pangkuan Rusia ?
Diprediksi Venezuela setelah dikuasai akan di jadikan basis pasokan bahan bakar militer Amerika untuk menyerang Iran dan menghadapi perang Global jangka panjang dengan China, Rusia, eropa dan sekutunya.
Sehingga pasokan Minyak Iran dan Venezuela ke Rusia dan China lumpuh total, selain itu kakuatan militer dan Ekonomi mereka menjadi Rontok.
Indikasinya Begitu cepat Amerika merubah geo Politik militer Dunia, yang juga Ngotot akan merebut dan menduduki Palau Greenland yang berada di Negera Denmark menjadi bagian Amerika yang dinilai Strategis terhadap pertahanan akan ancaman serangan Rusia dan china.
Dengan dalih, bahwa Nato dianggap lemah tidak akan mampu mencegahnya
Yang juga di cemooh Donald Trump Nato sebagai penumpang Gratisan pertahanan Alusista, yang memicu perpecahan ketegangan baru antara Nato dan Amerika.
apakah langkah Amerika ini satu Sinyal pelajaran bagi Eropa yang tidak lagi Setia pada Amerika dan Israel sebagai pembelotan ? tidak mendukung Penuh atas berdirinya Negara Yahudi ISRAEL RAYA, yang mengabai kan cita cita Kehendak Besar Yahudi dalam satu Janji yang di pelopori oleh Benjamin Bengurion sebagai warisan agenda Nenek moyangnya ?
Dengan cita² semua yahudi yang ada Didunia bersatu baik Diaspora atau Zionisme, dalam satu negara Israel Raya, mereka semua yang memegang peran Kendali penuh baik Ekonomi, militer dan pemerintahan di Parlemen di Eropa dan Amerika serta Konglomerat. bisa mengendalikan Dunia dalam satu nama Negara ISRAEL RAYA. dimana Negara² lain Didunia Menjadi Penonton dan Penganut nya.
Wajar jika dukungan militer dgn Anggaran besar yang digelontor kan jor joran oleh Amerika dan pemimpin Eropa keturunan yahudi selama ini, seperti sia sia dan tak ada arti terhadap agenda Israel Pupus.
Sikap Eropa yang berpaling pada seruan Presiden kita dan juga atas desakan rakyat Dunia untuk Gencatan Senjata, yang akhir nya Israel Bungkam seribu basa bersama Amerika tak berkutik dan pasrah Atas seruan Diplomasi presiden kita ?
Yang, banyak menuai pujian, sehingga sempat Terlontar dari statement Donald Trump kepada presiden Prabowo, dalam statemen nya seusai Pidato Prabowo dlm pertemuan tertutup bersama Negara² Arab
Hal lain menjadi catatan penting sambutan PM Israel Nethanyahu dalam kesempatan Pidatonya atas ungkapan konsep presiden Prabowo yaitu 5 Gencatan Senjata dan Damai ” semua negara harus Akui dan Hormati kedaulatan Palestina dan Israel jika berdamai menjadi 2 Negara dalam satu wilyah “, inilah catatan penting Netha Nyahu ” yang mempertimbangkan Gencatan senjata, adanya peluang hubungan Diplomatik dengan semua Negara terutama Indonesia Negara Islam terbesar Dunia.
Tentu masih menjadi pertanyaan pada perubahan Geo politik yang dilakukan Amerika yang Sporadis dan Brutal apakah Gerakan Murni Juru Damai Dunia atau Show of Power kekuatan tunggal yang mengatur Dunia, Tanpa aturan, dan HAM seeta Hukum Internsioal tanpa batas siap berperang dengan kekuatan manapun ?
Apakah Sekenario Amerika dan Israel dalam strategi langkah barunya menjadi pengusa tanpa batas akan menjalan kan rencana nya untuk berperang dengan siapa pun ? jika agenda nya dijalan kan maka dalam waktu dekat semakin terbuka lebar perang Dunia ?
Namun kerguan Ahli kesehatan jiwa Eropa dan Amerika atas kebijakan Pemerintah Amerika bukan karna peran Parlemen nya melain kan Donal Trump lah yang Poistip sakit jiwa.
yang juga selalu di olok² oleh Presiden Rusia Putin yang sering menawarkan akan menjadi penentu Kiamat Kecil ?












