Karawang, Idisionline.com – Pemerintah Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang bergerak cepat menyikapi longsor susulan yang melanda Perumahan Bumi Indah Persada (BIP), Desa Dawuan Barat.
Lokasi tebing yang longsor kini tidak hanya mengganggu akses, tetapi juga menimbulkan ancaman serius dari instalasi kabel listrik perumahan yang terdampak.
Camat Cikampek, Adi Firmansyah S.H., M.M., langsung meninjau lokasi longsor yang diperkirakan mencapai dimensi 8 hingga 10 meter.
Dalam tinjauannya, Camat Adi Firmansyah mengungkap bahwa masalah utama di balik longsor yang sudah terjadi dua kali ini adalah buruknya manajemen air.
Adi menjelaskan bahwa kondisi geologis di lokasi sangat rentan karena tidak adanya saluran pembuangan air yang memadai di bagian atas tebing.
“Memang di atasnya itu ada permasalahan, saluran airnya tidak ada. Begitu ada hujan, air masuk ke jalan, jadi titiknya di sini terjadi longsor dua kali,” tegas Adi Firmansyah.
Ia menambahkan bahwa ancaman terbesar saat ini adalah potensi bahaya listrik yang harus segera diamankan.
Menyikapi urgensi tersebut, Camat Cikampek menginstruksikan penanganan darurat dan solusi jangka panjang yang akan dimulai besok.
“Untuk kegiatan penanganan besok kita akan melaksanakan kerja bakti untuk dipasang tutup bambu sebagai pengaman sementara dan pemasangan U-Ditch,” ungkapnya.
Pemasangan U-Ditch atau saluran air berbentuk U diprioritaskan untuk membuat sistem drainase yang benar.
Hal ini bertujuan untuk mengalirkan air hujan secara terpusat, sehingga tidak lagi menggerus jalanan dan memicu longsor berulang.
Camat mengimbau seluruh warga untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan kerja bakti demi memulihkan keamanan lingkungan Perumahan BIP.
Dalam tinjauan tersebut Camat didampingi Sekretaris Camat (Sekcam)Cikampek, Personel Karawang Tanggap Bencana (KATANA) VKatana), Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Dawuan Barat.












