HUKUM & KRIMINAL

Diduga Penjual Sekoteng Ditusuk Hingga Terkapar Dan Tewas

×

Diduga Penjual Sekoteng Ditusuk Hingga Terkapar Dan Tewas

Sebarkan artikel ini

IDISIONLINE – Kab. Sukabumi ||  Di tengah berlangsungnya PPKM Darurat yang sedang diberlakukan di berbagai wilayah di negri ini, sangatlah wajar bila pro dan kontra itu terjadi, namun sepahit apapun itu, semua ini harus dilaksanakan demi terwujudnya upaya kebijakan pemerintah dalam rangka memutus penyebaran wabah virus corona yang semakin meroket angka kasus harian saat ini. Pada pelaksanaan PPKM Darurat inipun pastinya menimbulkan banyak persoalan yang terjadi di tengah lingkungan masyarakat, tentunya yang  berkaitan dengan urusan isi perut.

Seperti yang terjadi malam ini Sabtu (17/7) pada pukul 18:30 WIB di jalan raya Cibatu-Cisaat- Kab. Sukabumi, tepatnya di sebrang pasar induk Cibatu,  seorang yang diduga penjual Sekoteng ditusuk diduga oleh “B” dengan samurai hingga tewas.

@IdisiaOnline
Gulir untuk membaca

Dari informasi yang dapat dihimpun idisionline.com, korban bernama Jaeni (45) yang beralamat tinggal di daerah Citengkor – Cisaat.
Kronologis kejadian sesuai  rilis yang dibuat oleh Koramil 0607-09/Cisaat, korban bersama saksi Aidah (40) sedang akan berjualan membawa gerobak didalam Gang, tiba tiba berpapasan dengan diduga pelaku yang menggunakan sepeda motor, sehingga terjadi selisih paham, sehingga diduga merasa tidak enak dan langsung pergi meninggalkan lokasi, setelah itu diduga pelaku kembali menuju korban dengan membawa senjata tajam jenis samurai dan langsung menusuk kearah perut korban, dan langsung terkapar selanjutnya korban di bawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.

Saat ini jenazah korban masih di Autopsi di RS. Syamsudin SH. Sementara diduga pelaku “B” sedang dalam pencarian pihak kepolisian, dan kejadian ini sedang didalami oleh Pihak Polsek Cisaat – Kab. Sukabumi. ***

Reporter : Agus Pren

Info Lainnya  Kadiv Humas Polri :  Video Demonstrasi Berujung Rusuh Pada Hari Sabtu (24/7/2021), Itu Hoax

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!