HUKUM & KRIMINALLingkunganPOLRI

Antisipasi Judi Online, Humas Polda Jabar bersama LSM Kampus Desa Bisa Manajemen Gelar Sosialisasi PPKM

×

Antisipasi Judi Online, Humas Polda Jabar bersama LSM Kampus Desa Bisa Manajemen Gelar Sosialisasi PPKM

Sebarkan artikel ini

Kab. Bandung, idisionline.com,-

Rabu tanggal 24 Februari 2021 pukul 10.00 sd 12.17 Wib bertempat di Gedung Graha KBMT Dana Akhirat Desa Arjasari Kec. Arjasari Kab. Bandung, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Command Centre Media Sosial Humas Polda Jabar dan Pemantapan Penanganan Covid-19 PPKM di Desa-desa.

@IdisiaOnline
Gulir untuk membaca

Kegiatan Sosialisasi Command Centre Media Sosial Humas Polda Jabar dan Pemantapan Penanganan Covid-19 PPKM tersebut digelar atas kerjasama dengan Panitia Penyelenggara Pembina LSM Kampus Desa Bisa Management Budi Yuniarsa.

Hadir dalam kegiatan lk 100 orang, diantaranya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago M.Si sebagai Narasumber, Mantan Sastra/Budaya Unpad DR. Gugun Gunardi (Narasumber), Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, SIK., Kapolsek Pameungpeuk AKP Ivan Taufiq, SH., Pasandi Kodim 0624/Kab.Bandung, Letda Inf Suryana, Pembina LSM Kampus Desa Bisa Management, Budi Yuniarsa, Perwakilan Kejati Prov. Jabar, Hj. DR. Umi Maksum SH, MH., Muspika Kec. Arjasari dan Kec. Pameungpeuk, Para Kades dan BPD se Kec. Arjasari dan Kec. Pameungpeuk, juga tamu lainnya.

Melalui sambutannya Pembina LSM Kampus Desa Bisa Management, Budi Yuniarsa mengungkapkan, bahwa acara ini terlaksana atas partisipasi masyarakat ditambah dengan adanya keinginan dari Polri untuk dapat lebih dekat lagi dengan masyarakat.

“Kita mengajak Polri khususnya Humas Polda Jabar untuk memberikan wawasan kepada masyarakat dan diharapkan dapat berintetaksi langsung”, jelasnya.

“Command Centre Media Sosial Humas Polda Jabar merupakan Media Sosial yang dapat membantu masyarakat dan aparat desa yang ingin berhubungan/berinteraksi/konsultasi langsung dengan Polri dalam segala bidang dan Masyarakat juga bisa melihat bagaimana Polri bisa membimbing masyarakat”, tambahnya.

Budi mengajak, “Kita juga dapat mengecek kebenaran Informasi yang beredar di Medsos. Sehingga mari kita manfaatkan potensi yang ada di Polri ini. Mohon dukungannya, karena kegiatan seperti ini akan kita teruskan ke daerah lainnya”.

Info Lainnya  Koramil 01/Boyolali Gelar Patroli Malam Bersama Linmas dan Warga di Tegal Rejo

Usai sambutan acara dilanjutkan dengan Pencanangan Command Centre Media Sosial Humas Polda Jabar oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago MSi.

Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago M.Si mengatakan, Kami sengaja untuk datang kemari, karena acara ini menyangkut bidang kami terkait masalah multimedia yang berada di masyarakat.

“Saya mengapresiasi aparat keamanan di Kab. Bandung yaitu Polresta Bandung dan Kodim 0624/Kab. Bandung yang selalu bersinergi dengan Muspida Kab. Bandung. Kami akan menyampaikan bahwa kami pihak Polri melalui Command Centre Media Sosial Humas Polda Jabar selalu bekerja selama 24 jam lewat Multimedia untuk memberikan rasa aman dan tentram terhadap masyarakat”, paparnya.

“Sekarang ini eranya digitalisasi, kejahatan tidak selalu secara konvensional seperti pembunuhan dan lainnya akan tetapi yang paling mengkhawatirkan adalah kejahatan melalui Medsos. Apabila ada berita hoak kami akan langsung mencari dengan menggunakan teknologi yang kami miliki dan akan kami pantau serta Crosscek kebenarannya dan apabila berita tersebut bohong maka kami akan meluruskannya dan akan kami sebar langsung kepada masyarakat. Medsos sangat bermanfaat untuk kita semua dalam segala bidang, akan tetapi ada sisi Positif dan Negatifnya, sehingga kita harus bijak dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial”, jelas Kabid Humas Polda Jabar.

“Kami akan ada program “Duta Desa Humas” yaitu masyarakat dapat secara langsung berkonsultasi dan melaporkan apabila ada permasalahan di Desanya terkait Aparat Desa ataupun masalah lainnya. Dengan Media ini kita juga dapat menekan penyebaran Covid-19 karena masyarakat di Tingkat RT RW akan lebih memahami keadaan di wilayahnya, sehingga dapat segera ditangani. Apabila ada warganya yang dinyatakan Positif Covid-19 Jangan dijadikan sebagai Aib, akan tetapi kita harus mensuportnya. Untuk menekan penyebaran Covid-19 kita harus melaksanakan kegiatan dengan sungguh-sungguh di Posko PPKM tingkat Desa, RT dan RW”, pesan Kabid Humas mengajak warga masyarakat untuk memahami keadaan.

Info Lainnya  Program Lapor Pak Kapolres Di Desa Sukanegara Soreang

Pada kesempatan yang sama Mantan Sastra/Budaya Unpad DR. Gugun Gunardi memberikan paparannya,
ia menyampaikanTema yang akan saya sampaikan yaitu “Mari bermedsos secara bijak dan bertanggungjawab”.

“Medsos adalah sebagai sarana agar kita dapat berhubungan dengan orang lainnya, sehingga dapat memudahkan bagi kita untuk besilaturahmi dan disamping itu  juga dapat memudahkan untuk membully orang lain”, paparnya.

“Agar kita dapat bermedsos secara bertanggungjawab maka kita harus melakukan langkah yaitu Perhatikan isi dan nada status, Perhatikan Kualitas interaksi percakapan setelah berkicau, Perhatikan dan batasi Waktu berselancar di Medsos, Perhatikan Alasan menggunakan Medsos, Gunakan Medsos sebagai media laporan, Gunakan bahasa yang baik dan sopan agar tidak ada yang tersinggung”, paparnya lagi.

“Gunakan Medsos untuk bersosialisasi bukan untuk memupuk Rasa benci. Hati-hati Bermedsos apabila sudah berkaitan dan berurusan dengan Hukum maka akan berimbas kepada kita sendiri. Apabila ada penemuan penyalahgunaan anggaran desa ataupun permasalahan lainnya yang menyangkut Pejabat Desa ataupun Pejabat lainnya maka kita jangan mengedarkannya langsung di Medsos karena itu semua akan berbalik/boomerang kepada kita. Akan tetapi lakukan langkah yang benar yaitu dengan melaporkan kepada pihak Polri berikut bukti-buktinya agar dapat diproses secara hukum. Mohon agar tidak bermain-main dengan RI1 dan RI2 ataupun Mantan RI1 dan RI2 karena mereka adalah Lambang Negara.

Usai acara Kades Arjasari, Rosiman berharap supaya, baik TNI maupun POLRI menutup perjudian online, karena akan merusak tatanan generasi yang akan datang, tegas Uwa Eros sapaan akrab Kepala Desa Arjasari Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung kepada awak media.

Kendatipun sudah dilakukan upaya penindakan tetapi rentan saja terjadi secara terselubung dan harus terus berupaya supaya ditutup, diungkapkan Wa Eros.

Info Lainnya  Penyemprotan Fogging Disinspektan di Mekarmukti Untuk Menetralisir Covid 2019

Satu-satunya jalan yaitu, bagaimana menutup situs-situs itu, memang ada beberapa warga kami yang telah ditangkap, tapi tetap itu Online, bagaimana situs-situs judi online tersebut ditutup, tegas Kades.

Termasuk kupon putih, seperti situs-situs Singapur, Sydney dan sebagainya.

Kalau pemerintah betul-betul serius memberantas perjudian, kalau ada keberanian dari Kementerian Informasi, terang Uwa Eros.

Di akhir wawancara Kades Arjasari berpesan, “minimalisir berita-berita hoak, jauhi perjudian online, karena berbahaya, merusak tatanan masyarakat kedepan”.***

Reporter : Edwin S

Editor : Imul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!