Untuk membaca, gulir ke bawah!
Opini Publik

Demo Bejilid-Jilid Wakikota Sukubumi Ayep Zaki dan Boby Maulana , Adakah Faktor Faktor Pemicunya ?

×

Demo Bejilid-Jilid Wakikota Sukubumi Ayep Zaki dan Boby Maulana , Adakah Faktor Faktor Pemicunya ?

Sebarkan artikel ini
Poto Ilustrasi

Oleh : Elut Haikal

Baru kali ini di Era Reformasi terjadi Demo di Kota Sukabumi berjilid jilid sebut saja fenomena Demo oleh Mahasiswa, Ormas, Lsm, Padepokan hingga RT/RW. dibawah kepala daerah Ayep Zaki dan Boby Maulana ,
jika kita telaah Apa Faktor pemicunya ?

gulir untuk membaca
Idisi Online

Sekilas kita tengok balik ke belakang, tentang kepala daerah Kota sukabumi Era Reformasi yang di pilih langsung oleh Rakyat, pertama dipimpin oleh Almarhum Walikota Muslich Abdul Syukur dari latar PNS, mantan Pejabat Senior yang terjun ke politik adalah sosok Figur dan Tokoh yang dihormati saat itu, kedekatan dengan Semua Kalangan mampu memimpin 2 periode.

Dari cara dan gaya mengelola Pemerintahan, dan menata Kotanya serta menumbuhkan Ekonomi , dari basic Profesi yang dimilikinya , dalam mengambil kebijakan satu sama lain akan berbeda dengan basic Politikus Pengusaha dan mantan Pejabat cara mengelola Pemerintah dan APBD, mantan PSN akan lebih memahami dalam menentukan arah kebijakan pembangunan dan peningkatan Pelayanan Warganya serta meningkat kan Ekonomi dari sumber potensi daerahnya, namun belum tentu juga berhasil memajukan semua sektor

Kota Sukabumi saat pertama kali di Era Reformasi di pimpin oleh Muslih Abdul Syukur, bukan berarti berjalan mulus tanpa kendala, dan gejolak sosial namun nyaris tidak terjadi Demo besar berjilid jilid

Lantas bagaiman estafet Kepala Daerah dari Alm. Muslih A.S kepada Walikota Muraz – Fahmi. Yang juga pentolan mantan PNS
Diawal ke pemimpinan nya terbilang kondusif tanpa riak dan gejolak dari Elemen masyarakat atas Kebijakan nya. normal hingga 3 tahun berjalan.mulai Terjadi gejolak sosial bermula dari adanya Kebijakan Rencana Revitalisasi Pasar Pelita yang sudah kumuh untuk diremajakan bernuansa Pasar Modern.

diduga terjadi keteledoran pemilihan Investor yang tidak bertanggung jawab mengakibat kan Mangkraknya pelaksanaan pembangunan Pasar hingga 4 tahun, hal ini menjadi pemicu awal Kegaduhan Sosial dan politik sehingga terjadi Demo Demo namun tidak berjilid jilid , Demo pun Fokus pada satu persoalan kerugian warga Pasar.
Secara moral dan politis berimbas fatal pada Walikota.saat itu. Hal lainnya diluar itu dalam pemerintah berjalan normal.

Persoalan mangkraknya pasar berlanjut pada Walikota berikut nya pasca walikota Muraz, yaitu Walikota Fahmi Andri mantan wakil menjadi kepala daerah. Tentu turut menanggung beban bersama, gejolak sosial tetap ada namun tanpa demo besar lambat laun tensi menurun.

Perjalanan Walikota Fahmi – Andri H dalam menjalankan roda pemerintahan dan menata kota dalam mengelola kebijakan nya masih menjadi sorotan utama Pasar Pelita.
Yang berimbas pada kebijakan lain nya yang banyak menyoal kebijakan nya, atas Isyu Peran dominasi Partai dan Kroninya menjadi pemicu kecemburuan akan Kue Pembangunan timbul kesenjangan dan persaingan Kalangan PNS,/ASN yang di dominasi kroni² nya.

Info Lainnya  Apakah Soal Sampah Di Daerah Tuntas dengan Pelpres Baru? Tanpa kendala ? Negara ini Jargon Mumetnya Regulasi Aturan

Dengan dugaan dalam mengambil kebijakan lebih manut pada titah Partai, namun demikian kepemimpinan Fahmi, dalam menyikapi kritikan dan gejolak dilakukan persuasif penuh komunikatif berjalan sewajar nya
Sikap pada Timsesnya tetap menjadikan bagian dalam menentukan arah kebijakan pembangunan, semua Tim dihargai terlibat dalam bagian percepatan Pembangunan.
Kepemimpinan Fahmi saat itu, tidak terjadi demo besar besaran, Riak dan gejolak tetap ada.

Dalam mengelola Pemerintah dan menata kota cukup terbuka dan welcome pada semua elemen masyarakat untuk berdialog Hatta bukan bagian Timsesnya, diayomi dan dilayani dengan baik serta merealisasikan Aspirasi warga
peran politis dan kepentingan kelompok dari rival politik dalam gejolak sosial saat itu tentu ada Andil namun semua masih dalam koridor normal, hasil nyata dalam Pembangunan nya hingga saat ini dapat dirasakan penuh nuansa baru tata kota Sukabumi oleh Walikota Muraz dan Fahmi.

Lain halnya dengan Estafet kepemimpinan Pasca Fahmi kepada Walikota Ayep Zaki – Boby M, Terjadi fenomena Demo yang berjilid dari awal menjalankan roda pemerintahan hingga saat ini Kenapa ?

hal ini terjadi ada faktor² pemicu nya ? Dugaan bisa dari cara dan gaya sepak terjang Ayep Zaki dari sejak kampanye sudah menjadi sorotan banyak menuai kontroversi , Dengan gaya yang beda, cara menabur program janji manis, hambur kan Sembako dan bantuan saat kampanye menjadi sorotan tajam.dari rival² politiknya, diluar dugaan cara mobilisasi Money Politik dangan cara bai’at dan sumpah setia, menuai Aksi protes hingga Demo.

Ayap Zaki dan Boby M adalah calon yang tidak diperhitungkan oleh kalangan elit politik, elit partai dan para bobotoh timses, tidak tercatat dalam hitungan lawan berat dalam kalkulasi politik mereka..
Ayep Zaki dan Boby wajah baru dalam kancah politik pilkada, namun gebrakan program Janji janji manisnya menarik minat pemilih kaum tua dan muda,dipandang wajah baru yang penuh harapan dalan memimpin kedepan.

Entah apa yang terbesit dalam benak berpikir saat kampanye hingga bertabur Janji manis, seolah surga yang akan nyata, dengan bekal Sumpah setia dan Bai’at , Janji Dana Abadi Sumpah Serapah jika terpilih akan jujur tidak berkhianat, Sumpah dilaknat jika khianat dalam menjalan kan Roda Pemerintahan, mungkin kah saat itu dilakukannya demi Tahta, Martabat upaya meraih jadi orang no 1, hingga semua dilakoni ? Atau sumpah demi Rakyat dan Kota Sukabumi ?! Sumpah yang terpatri dihati masy untuk ujud kan janji ?

Info Lainnya  Ada Insentif Untuk Masyarakat Adat Terkait Penjagaan Perubahan Iklim

Kondisi berkata lain Janji yang sangat di nanti DANA ABADI 10 juta / tahun, insentif RT /RW, ditingkat kan ,peningkatan UMKM dll, Realisasi janji belum terbukti, ditagih janji yang Terpatri Dana Abadi. Lantas adakah komitmen janji manis lain pada Timses, Elit Politik pengusung dan pendukung ? untuk posisi duduk lingkarannya, terucap sebelum meraih kemenangan dalam kampanye ??

Hal ini diera reformasi bukan rahasia lagi biasa terjadi semodel balas jasa, bagi2 kueh APBD, jika tidak akan timbul kekecewaan, yang memicu cikal bakal kegaduhan demo.
Atau saat itu telah terjadi Transaksi jual beli pada Timses dan Partai kontrak putus mau menang atah kalah seusai kampanye bubar jalan, selebihnya kemenangan yang diraih tahta Walikota menjadi miliknya?, sehingga terealisasi Timses tidak tampak di pusaran pemerintahan yang ada Dominasi kroni orang dekat Walikota ?

Sudah terbentuk kah ? susunan Stuktur timses yang akan membantu kinerja Walikota saat itu tetap hanya dijadikan Pigura saja.?
Indikasi baru seumur jagung menjalankan Roda Pemerintah kota sukabumi muncul kebijakan baru yang menimbulkan gejolak sosial politik, meluncur kan Program WAKAF diluar program janji yang tidak tertuang dalam RPJMD RPJMP. Dll ? Kebijakan yang dipandang hanya kepentingan Pribadi dan kelompok nya ?

Ini menyita perhatian kontroversi terutama oleh Rival politik yang kalah, ditambah kebijakan penempatan dari Staf Ahli yang merangkap jabatan Dawas ( dewan pengawas) RSUD dan Ajudan orang terdekat walikota yang belum dikenal, memicu riak adanya demo mahasiswa, langkah kebijakan kontroversi lainya muncul Rumor negatip kebijakan pemotongan TUKIN untuk WAKAF , melalui Yasasan FKDB Milik Keluarga Walikota yang asal nya duduk sebagai Ketua Yayasan juga Dirut Perusahaan Alpindo Mitra Bajs saat itu, saat ini diganti oleh saudaranya.yang terus memicu Demo dan Demo oleh kalangan mahasiswa

Gejolak makin timbul dimasyarakat dan mahasiswa berbagai spekulasi pertanyaan akan bagaimana pengelolaan Hasil Wakaf akan seperti Apa transparansi laporan Pemasukan dan Pengeluarannya ?
Sejauh mana Peran Pemkot terlibat dalam mengelola uang Wakaf ? kekhawatiran kenapa tidak dikelola BUMD atau badan Organisasi Islam yg ada di bawah pemerintah seperti Baznas dll ? Menjadi topik utama

Semua teka teki masyarakat bukan tampa alasan ditujukan pada Walikota Ayep Zaki yang mantan Ketua yayasan FKDB dIisukan FKDB terafiliasi dengan dengan salah satu Aliran Penganut Sesat aliran keagamaan
Tentu dugaan negatif masyarakat lebih tajam hawatir akan penyalah gunaan, yang salah arah & salah penyaluran.hasli Wakaf

Sorotan lainya dari Timses Partai dan Timses inti relawan tidak ada di pusaran pemerintah mungkin ini terjadi karna Walikota menganggap semua sudah dibeli dalam transaksi pilkada ?? semua Dominasi orang terdekat Walikota menjadi Jargon Demo yang Rangkap Jabatan dan mendapat gaji Doble.

Info Lainnya  Puluhan Ormas Manggala Garuda Putih Melakukan Aksi Demo di Depan Kantor Perhutani Jabar

Pemicu lain nya setiap kritikan & masukan serta Aspirasi warga di pandang tidak penting, yang penting kerja mencapai target PAD, Pelayanan masyarakat maximal di tiap SKPD., Tata kelola dan laporan Administrasi ke uangan baik, capaian PAD meningkat, dan mendapat penilaian & penghargaan Pusat.?

Tentu semua hasil kinerja bukan hanya akan dinikmati walikota, kebanggan Jajaran Pemkot
Tetapi harus menyentuh hajat hidup Rakyat pada pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja perbaikan infrastruktur, dan mewujudkan janji² yang krusial dapat terealisasi,meningkatkan sektor bisnis terus tumbuh, terbuka Investasi
hal ini harus dirasakan oleh warga, tidak bertolak belakang dengan capaian kinerja pemkot untuk target penghargaan dari pusat menjadi ukuran keberhasilan kepala daerah.

Sementara Aspirasi Warga dan keluhan terabai kan padahal kritik dan saran serta Aspirasi Warga adalah bagian pelayanan Walikota secara langsung terserap dan terakomodir yang jadi Prioritas. yang dapat dirasakan dari kinerja Walikota. Karna walikota bapak semua warga nya tanpa kecuali.

Sorotan lain pada orang² ter dekat Walikota dengan perubahan kebijakannya pada Anggaran pembangunan di tiap kelurahan tidak luput dari isyu, yang asalnya dikerjakan warga dan lurah secara Swakelola menjadi proyek Kontraktual, yang jadi rumor diduga dikerjakan pihak Kontraktor yang dikuasai orang dekat walikota tentu kegaduhan akan terus timbul yang baru.

lebih Seru lagi isyunya terbalik Justru di Dinas PUTR yang mengelola Anggaran Besar kegiatan Belanja Infrastruktur yang biasa kontraktual menjadi Swakelola, yang dikerjakan oleh Dinas, secara aturan itu tidak menyalahi, tetapi efek ekonomi terganggu yang biasa dikerjakan Kontraktor banyak menyerap tenaga kerja harian tumbuh kan ekonomi, kini tak bergerak,

Selain Faktor pemicu Diatas sepintas terlintas adakah peran pemicu lainya selain warga Rt/Rw Dugaan lain dari dalam sendiri, Peran External para tokoh, elit politik, rival² pilkada dan timsesnya, Pelaku Usaha, hingga mahasiswa, Lsm, , menjadi bagian peran pemicu Demo dari awal pemerintahan Ayep Zaki hingga saat ini berjilid jilid Dan yang akan datang terus berdemo ??

Apakah semua peristiwa ini menjadi Potret Instrospeksi bagi walikota yang harus dijawab kontan atau perlahan pada perubahan dan perbaikan dengan apa yang menjadi kritik dan aspirasi warga artinya walikota tidak asik kerja sendiri, asik melayani keluarga sendiri, asik dengan kroni sendiri, ? Serta asik di habitat sendiri, tentu Kesampingkan Ego menjadi no5.

Lantas apa saja Capaian kinerja Walikota Ayep Boby selama hampir 2 tahun ini ? Part II.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000371

article 0000372

article 0000373

article 0000374

article 0000375

article 0000376

article 0000377

article 0000378

article 0000379

article 0000380

article 0000381

article 0000382

article 0000383

article 0000384

article 0000385

article 0000386

article 0000387

article 0000388

article 0000389

article 0000390

article 0000391

article 0000392

article 0000393

article 0000394

article 0000395

article 0000396

article 0000397

article 0000398

article 0000399

article 0000400

article 0000401

article 0000402

article 0000403

article 0000404

article 0000405

article 0000406

article 0000407

article 0000408

article 0000409

article 0000410

article 0000411

article 0000412

article 0000413

article 0000414

article 0000415

article 0000416

article 0000417

article 0000418

article 0000419

article 0000420

article 0000421

article 0000422

article 0000423

article 0000424

article 0000425

article 0000426

article 0000427

article 0000428

article 0000429

article 0000430

article 0000431

article 0000432

article 0000433

article 0000434

article 0000435

article 0000436

article 0000437

article 0000438

article 0000439

article 0000440

article 10000401

article 10000402

article 10000403

article 10000404

article 10000405

article 10000406

article 10000407

article 10000408

article 10000409

article 10000410

article 10000411

article 10000412

article 10000413

article 10000414

article 10000415

article 10000416

article 10000417

article 10000418

article 10000419

article 10000420

article 10000421

article 10000422

article 10000423

article 10000424

article 10000425

article 10000426

article 10000427

article 10000428

article 10000429

article 10000430

article 10000431

article 10000432

article 10000433

article 10000434

article 10000435

article 2990541

article 2990542

article 2990543

article 2990544

article 2990545

article 2990546

article 2990547

article 2990548

article 2990549

article 2990550

article 2990551

article 2990552

article 2990553

article 2990554

article 2990555

article 2990556

article 2990557

article 2990558

article 2990559

article 2990560

article 2990561

article 2990562

article 2990563

article 2990564

article 2990565

article 2990566

article 2990567

article 2990568

article 2990569

article 2990570

article 2990571

article 2990572

article 2990573

article 2990574

article 2990575

article 2990576

article 2990577

article 2990578

article 2990579

article 2990580

article 2990581

article 2990582

article 2990583

article 2990584

article 2990585

article 2990586

article 2990587

article 2990588

article 2990589

article 2990590

article 2990591

article 2990592

article 2990593

article 2990594

article 2990595

article 2990596

article 2990597

article 2990598

article 2990599

article 2990600

article 2990601

article 2990602

article 2990603

article 2990604

article 2990605

article 2990606

article 2990607

article 2990608

article 2990609

article 2990610

article 2000381

article 2000382

article 2000383

article 2000384

article 2000385

article 2000386

article 2000387

article 2000388

article 2000389

article 2000390

article 2000391

article 2000392

article 2000393

article 2000394

article 2000395

article 2000396

article 2000397

article 2000398

article 2000399

article 2000400

article 2000401

article 2000402

article 2000403

article 2000404

article 2000405

article 2000406

article 2000407

article 2000408

article 2000409

article 2000410

article 2000411

article 2000412

article 2000413

article 2000414

article 2000415

article 2000416

article 2000417

article 2000418

article 2000419

article 2000420

article 2000421

article 2000422

article 2000423

article 2000424

article 2000425

article 2000426

article 2000427

article 2000428

article 2000429

article 2000430

article 2000431

article 2000432

article 2000433

article 2000434

article 2000435

article 2000436

article 2000437

article 2000438

article 2000439

article 2000440

article 2000441

article 2000442

article 2000443

article 2000444

article 2000445

article 2000446

article 2000447

article 2000448

article 2000449

article 2000450

article 7700216

article 7700217

article 7700218

article 7700219

article 7700220

article 7700221

article 7700222

article 7700223

article 7700224

article 7700225

article 7700226

article 7700227

article 7700228

article 7700229

article 7700230

article 7700231

article 7700232

article 7700233

article 7700234

article 7700235

article 7700236

article 7700237

article 7700238

article 7700239

article 7700240

article 7700241

article 7700242

article 7700243

article 7700244

article 7700245

article 7700246

article 7700247

article 7700248

article 7700249

article 7700250

article 7700251

article 7700252

article 7700253

article 7700254

article 7700255

article 7700256

article 7700257

article 7700258

article 7700259

article 7700260

article 7700261

article 7700262

article 7700263

article 7700264

article 7700265

article 7700266

article 7700267

article 7700268

article 7700269

article 7700270

article 7700271

article 7700272

article 7700273

article 7700274

article 7700275

article 7700276

article 7700277

article 7700278

article 7700279

article 7700280

article 7700281

article 7700282

article 7700283

article 7700284

article 7700285

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

article 238000461

article 238000462

article 238000463

article 238000464

article 238000465

article 238000466

article 238000467

article 238000468

article 238000469

article 238000470

article 238000471

article 238000472

article 238000473

article 238000474

article 238000475

article 238000476

article 238000477

article 238000478

article 238000479

article 238000480

article 238000481

article 238000482

article 238000483

article 238000484

article 238000485

article 238000486

article 238000487

article 238000488

article 238000489

article 238000490

article 238000491

article 238000492

article 238000493

article 238000494

article 238000495

article 838000588

article 838000589

article 838000590

article 838000591

article 838000592

article 838000593

article 838000594

article 838000595

article 838000596

article 838000597

article 838000598

article 838000599

article 838000600

article 838000601

article 838000602

article 838000603

article 838000604

article 838000605

article 838000606

article 838000607

article 838000608

article 838000609

article 838000610

article 838000611

article 838000612

article 838000613

article 838000614

article 838000615

article 838000616

article 838000617

article 838000618

article 838000619

article 838000620

article 838000621

article 838000622

article 838000623

article 838000624

article 838000625

article 838000626

article 838000627

article 838000628

article 838000629

article 838000630

article 838000631

article 838000632

article 838000633

article 838000634

article 838000635

article 838000636

article 838000637

article 838000638

article 838000639

article 838000640

article 838000641

article 838000642

article 838000643

article 838000644

article 838000645

article 838000646

article 838000647

article 838000648

article 838000649

article 838000650

article 838000651

article 838000652

article 838000653

article 838000654

article 838000655

article 838000656

article 838000657

article 9998000586

article 9998000587

article 9998000589

article 9998000590

article 9998000591

article 9998000592

article 9998000593

article 9998000594

article 9998000595

article 9998000596

article 9998000597

article 9998000598

article 9998000599

article 9998000600

article 9998000601

article 9998000602

article 9998000603

article 9998000604

article 9998000605

article 9998000606

article 9998000607

article 9998000608

article 9998000609

article 9998000610

article 9998000611

article 9998000612

article 9998000613

article 9998000614

article 9998000615

article 9998000616

article 9998000617

article 9998000618

article 9998000619

article 9998000620

news-1701