
KARAWANG,Idisionline.com – Dinamika pemilihan Ketua Rukun Warga (RW) di Lingkungan Karang Tengah, RW 03, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, memasuki babak krusial.
Sejak dibuka pada 14 Mei lalu hingga hari terakhir pendaftaran yang jatuh pada hari ini, Minggu (17/5) tengah malam nanti, panitia mencatat belum ada satu pun kandidat yang mendaftarkan diri.
Kondisi sepi peminat ini memicu perhatian tersendiri bagi jajaran panitia yang tergabung dalam Tim 9.
Ketua Panitia Pemilihan RW 03, Tomi Kurniawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi secara masif sejak awal dilantik demi menjaring figur pemimpin di lingkungan tersebut.
“Semenjak dilantik, kami dari panitia langsung bergerak aktif bersosialisasi kepada warga. Kami berkoordinasi intensif melalui pengurus RT yang ada di Lingkungan Karang Tengah, mulai dari RT 011, RT 012, RT 013, hingga RT 014,” ujar Tomi saat memberikan keterangan resmi, Minggu (17/5/2026).
Panitia menegaskan tidak akan ada kelonggaran waktu bagi para bakal calon yang terlambat.
Jika hingga pukul 24.00 WIB malam ini tidak ada satu pun warga yang menyerahkan berkas pendaftaran, panitia siap mengambil langkah tegas sesuai regulasi.
“Jika sampai batas akhir penutupan nanti malam tetap tidak ada calon yang mendaftar, maka tidak ada perpanjangan waktu untuk pendaftaran ulang. Proses langsung dilanjutkan oleh Ketua RW yang saat ini tengah menjabat (incumbent),” kata Tomi menegaskan.
Meski saat ini masih nihil pendaftar, panitia tetap bersiap menghadapi segala skenario, termasuk jika ada kandidat yang melakukan pendaftaran di menit-menit terakhir (injury time).
Dari sisi kesiapan logistik dan data pemilih, Tim 9 telah merampungkan pemutakhiran data berbasis kartu keluarga.
Tercatat, ada potensi 270 Kepala Keluarga (KK) dari 4 RT yang mengantongi hak pilih. Berbeda dengan pemilu legislatif, dalam Pilkes RW ini disepakati sistem keterwakilan.
“Satu KK mempunyai hak pilih satu suara atau sistem perwakilan,” jelas Tomi.
Untuk menopang pesta demokrasi ini, panitia telah menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp 8 juta.
Guna meringankan beban operasional, pihak Kelurahan Plawad turut memberikan dukungan berupa subsidi instansi.
“Ada subsidi dari kelurahan, terutama untuk pengadaan kertas suara. Sisa kebutuhan anggaran akan dibebankan kepada para kandidat dengan biaya Rp 3 juta per calon, dengan catatan apabila terjadi pemilihan atau ada minimal dua calon yang mendaftar,” tuturnya.
Menutup keterangannya, Tomi Kurniawan menitipkan pesan mendalam kepada seluruh warga Karang Tengah.
Ia berharap, ada atau tidaknya kontestasi terbuka nanti malam, kerukunan antarwarga harus tetap menjadi prioritas utama.
“Apabila nanti terjadi pemilihan karena ada dua calon yang mendaftar, harapan kami dari panitia adalah warga tetap menjaga kondusivitas lingkungan dan selalu menjaga hubungan baik,” imbaunya.
Bagi Tomi, ajang pemilihan ini bukan sekadar panggung persaingan politik lokal, melainkan sebuah panggilan jiwa untuk berbakti kepada masyarakat.
“Pada intinya, pemilihan ketua RW ini bukan hanya memilih salah satu yang terbaik. Tetapi lebih ke arah siapa yang benar-benar siap untuk mengabdi, siap untuk membangun, serta tulus melayani masyarakat yang ada di RW 03. Kita ingin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” pungkas Tomi.
Seluruh proses tahapan pencatatan DPT hingga logistik dikawal oleh jajaran Tim 9 Panitia Pemilihan, Tomi Kurniawan (Ketua), Wandi S, Gugum Gumilar, Aang, Ajis, Ahmad Fauzi, Fandi, Helmi Julian dan Sanjay.





