Untuk membaca, gulir ke bawah!
GenerasiOrganisasiPemerintah

Diskusi dan Silaturahmi Ramadhan Pemuda, Kang DS Sebut Pemuda Sebagai Agen Perubahan

×

Diskusi dan Silaturahmi Ramadhan Pemuda, Kang DS Sebut Pemuda Sebagai Agen Perubahan

Sebarkan artikel ini

KAB. BANDUNG, Idisi Online – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan bahwa pemuda adalah sebagai agen perubahan. Jadi pemuda baik dari KNPI maupun Karang Taruna tidak punya inovasi dan tidak punya keinginan untuk berubah, itu bukan pemuda yang kreatif.

“Tetapi yang namanya pemuda ada tersirat dan punya pemikiran ingin berubah. Ingin melakukan perubahan dan ingin melakukan langkah-langkah inovasi demi kemajuan bangsa dan negara,” kata Dadang Supriatna saat sambutan pada acara Diskusi dan Silaturahmi Ramadhan Pemuda bersama Bupati Bandung di Gedung Mohamad Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Senin (17/3/2025) sore.

Kegiatan ini dilaksanakan Karang Taruna Kabupaten Bandung dan DPD KNPI Kabupaten Bandung. Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung Rifki Fauzi, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung Yuli Yuliana, jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Sosial dan para pihak lainnya turut hadir.

Bupati Dadang menegaskan bahwa KNPI sebagai kawah candradimuka. Beda halnya dengan Karang Taruna, karena Karang Taruna Lahir dalam rangka membantu pemerintah bergerak dibidang sosial.

“Wajib dan harus, terlepas siapapun bupatinya Karang Taruna wajib solid dan fokus serta facun pada bupati,” katanya.

Berbeda dengan KNPI, disebutkan Bupati Bedas, berhimpun berkumpul dan disatukan untuk memberikan pemikiran-pemikiran untuk membedah dan memberikan informasi-informasi apa yang harus dilakukan terhadap bangsa dan negara.

“Maka KNPI sebagai kawah candradimuka. KNPI tidak pernah membahas sesuatu, KNPI tidak membahas isu-isu, itu bukan KNPI.  Contoh, Kabupaten Bandung banjir terus, KNPI harus membuat dan membedah persoalan itu,” katanya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna sempat melontarkan pertanyaan, bahwa kenapa banjir tidak selesai, longsor di mana-mana dan kemacetan masih terjadi? “KNPI membuat kajian hal itu. Apakah membuat kajiannya seminggu sekali atau dua Minggu sekali,” ucapnya.

Ia mengungkapkan bahwa jalan-jalan yang ada di Kabupaten Bandung ini, bukan semuanya kewenangan dan tanggung jawab Kabupaten Bandung saja. Ada tanggung jawab provinsi dan tanggung jawab jalan nasional.

Kang DS mengatakan Karang Taruna organisasi sosial yang dibentuk khusus untuk membantu pemerintah daerah.

“Maka siapapun bupati-nya, Karang Taruna harus facun,” ujarnya.

Bupati Bandung berharap kepada KNPi dan Karang Taruna untuk memberikan masukan-masukan, mumpung saat ini sedang dilakukan pembahasan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

“Kami sangat mendukung untuk kepentingan generasi milenial atau Gen Z. Apa yang menjadi masukan dari hasil diskusi ini disampaikan ke Bapperida Kabupaten Bandung untuk diakomodir sebagai rekomendasi dari OKP,” ujarnya.

Ia juga turut menyoroti penanganan banjir di Kabupaten Bandung yang sudah sebulan ini belum tuntas.  Sementara tanggap darurat sudah dibuatkan.

“Bagaimana untuk mengurangi lokasi atau lahan banjir. Sungai sudah jebol, jembatan sudah harus ditinggikan. Dalam penanganan banjir, saya tidak butuh kata-kata tapi realita,” ungkapnya

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini minta ke Karang Taruna dan KNPI untuk pengawalan dalam penanganan bencana banjir di Kabupaten Bandung.

Terkait dengan program 100 hari kerja Bupati Bandung, katanya, pihaknya ingin membuktikan kawasan Cidawolong Kecamatan Majalaya tidak banjir lagi. Masalah banjir di Majalaya, termasuk  di Dayeuhkolot, Sapan Kecamatan Bojongsoang ingin segera diselesaikan.

“Kita harus turun tangan langsung. APBD tidak cukup. Kita harus pentahelix. KNPI dan Karang Taruna tolong bantu. Apalagi Karang Taruna bergerak dalam bidang sosial. Kedepan dibutuhkan rumah singgah untuk penanganan banjir,” katanya.

Kang DS juga berharap kepada KNPI dan Karang Taruna memberikan masukan dan informasi untuk periode kedua atau Bedas Jilid 2, terkait dengan 57 rencana aksi yang dilaksanakan kedepan dalam program 100 hari kerja Bupati Bandung.

“Saya mohon bantuan dan kerjasamanya. Semoga lima tahun kedepan tanpa ada hambatan,” harapnya.

Kang DS sepakat dengan apa yang dikatakan Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung, bahwa Karang Taruna dan KNPI jangan jadi penonton. Tapi sebagai subyek pembangunan.

Saat ini Presiden Prabowo menggelorakan semangat pembuatan Koperasi Desa Merah Putih, yang tentunya membutuhkan sumber daya yang profesional.

“Ketua dan pengurus koperasi yang memiliki kemampuan untuk mengurus dan mengelola koperasi untuk kemajuan bangsa dan negara. Koperasi harus diurus oleh orang-orang yang memiliki kemampuan. Peluang ini harus diambil oleh Karang Taruna dan KNPI, orang yang siap mengurus dan melaksanakan program tersebut. Siapkan orangnya yang memiliki kemampuan dibidang koperasi,” tuturnya.

Di hadapan para muda, Kang DS mengatakan bahwa pihaknya akan menciptakan 10.000 wirausaha muda dan lapangan kerja. Apakah mau kerja ke Jepang, mau jadi wirausaha, karyawan pabrik, mike up artis atau lainnya.

“Saya minta bantuan ke teman-teman OKP jangan mengganggu investasi. Karena mengganggu investasi berarti tidak ada pembangunan. Tapi yang saya butuhkan, restoran dan hotel mana yang belum bayar pajak untuk dibantu menyadarkannya, supaya bayar pajak. Saya target tiga tahun kedepan, jalan kabupaten akan mulus. Insya Allah, terutama di bidang kepemudaan akan menciptakan pemuda enterpreneur. Mulai hari ini, pada program 100 hari kerja ini harus  bisa tercapai,” katanya.***

Info Lainnya  Teken MoU PSEL Sarimukti, Kang DS: Kabupaten Bandung Menuju Zero Waste

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

artikel 000000121

artikel 000000122

artikel 000000123

artikel 000000124

artikel 000000125

artikel 000000126

artikel 000000127

artikel 000000128

artikel 000000129

artikel 000000130

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

article 0000091

article 0000092

article 0000093

article 0000094

article 0000095

article 0000096

article 0000097

article 0000098

article 0000099

article 0000100

article 0000101

article 0000102

article 0000103

article 0000104

article 0000105

article 0000106

article 0000107

article 0000108

article 0000109

article 0000110

article 0000111

article 0000112

article 0000113

article 0000114

article 0000115

article 0000116

article 0000117

article 0000118

article 0000119

article 0000120

artikel 0000106

artikel 0000107

artikel 0000108

artikel 0000109

artikel 0000110

artikel 0000111

artikel 0000112

artikel 0000113

artikel 0000114

artikel 0000115

artikel 0000116

artikel 0000117

artikel 0000118

artikel 0000119

artikel 0000120

artikel 0000121

artikel 0000122

artikel 0000123

artikel 0000124

artikel 0000125

artikel 0000126

artikel 0000127

artikel 0000128

artikel 0000129

artikel 0000130

artikel 0000131

artikel 0000132

artikel 0000133

artikel 0000134

artikel 0000135

pengadilan 000086

pengadilan 000087

pengadilan 000088

pengadilan 000089

pengadilan 000090

pengadilan 000091

pengadilan 000092

pengadilan 000093

pengadilan 000094

pengadilan 000095

pengadilan 000096

pengadilan 000097

pengadilan 000098

pengadilan 000099

pengadilan 000100

pengadilan 000101

pengadilan 000102

pengadilan 000103

pengadilan 000104

pengadilan 000105

article 3000061

article 3000062

article 3000063

article 3000064

article 3000065

article 3000066

article 3000067

article 3000068

article 3000069

article 3000070

article 3000071

article 3000072

article 3000073

article 3000074

article 3000075

article 3000076

article 3000077

article 3000078

article 3000079

article 3000080

article 3000081

article 3000082

article 3000083

article 3000084

article 3000085

article 3000086

article 3000087

article 3000088

article 3000089

article 3000090

article 3000091

article 3000092

article 3000093

article 3000094

article 3000095

article 3000096

article 3000097

article 3000098

article 3000099

article 3000100

article 3000101

article 3000102

article 3000103

article 3000104

article 3000105

article 3000106

article 3000107

article 3000108

article 3000109

article 3000110

article 3000111

article 3000112

article 3000113

article 3000114

article 3000115

article 3000116

article 3000117

article 3000118

article 3000119

article 3000120

article 2000081

article 2000082

article 2000083

article 2000084

article 2000085

article 2000086

article 2000087

article 2000088

article 2000089

article 2000090

article 2000091

article 2000092

article 2000093

article 2000094

article 2000095

article 2000096

article 2000097

article 2000098

article 2000099

article 2000100

article 2000101

article 2000102

article 2000103

article 2000104

article 2000105

article 2000106

article 2000107

article 2000108

article 2000109

article 2000110

invoice 00055

invoice 00056

invoice 00057

invoice 00058

invoice 00059

invoice 00060

invoice 00061

invoice 00062

invoice 00063

invoice 00064

invoice 00065

invoice 00066

invoice 00067

invoice 00068

invoice 00069

invoice 00070

invoice 00071

invoice 00072

invoice 00073

invoice 00074

invoice 00075

invoice 00076

invoice 00077

invoice 00078

invoice 00079

invoice 00080

invoice 00081

invoice 00082

invoice 00083

invoice 00084

invoice 00085

invoice 00086

article 238000401

article 238000402

article 238000403

article 238000404

article 238000405

article 238000406

article 238000407

article 238000408

article 238000409

article 238000410

article 238000411

article 238000412

article 238000413

article 238000414

article 238000415

article 238000416

article 238000417

article 238000418

article 238000419

article 238000420

article 238000421

article 238000422

article 238000423

article 238000424

article 238000425

article 238000426

article 238000427

article 238000428

article 238000429

article 238000430

article 238000431

article 238000432

article 238000433

article 238000434

article 238000435

article 238000436

article 238000437

article 238000438

article 238000439

article 238000440

article 238000441

article 238000442

article 238000443

article 238000444

article 238000445

article 238000446

article 238000447

article 238000448

article 238000449

article 238000450

article 238000451

article 238000452

article 238000453

article 238000454

article 238000455

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

artikel 0000136

artikel 0000137

artikel 0000138

artikel 0000139

artikel 0000140

artikel 0000141

artikel 0000142

artikel 0000143

artikel 0000144

artikel 0000145

news-1701