Kab. Bandung|| Idisionline.com
Pemerintah Desa Rancakasumba Kecamatan Solokanjeruk bersama puskesos madani menyalurkan bantuan beras ppkm yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Penyaluran beras ppkm tersebut dilaksanakan di gor Rancakasumba, Kamis( 29/7/2021).
Disela sela kegiatan, Kepala Desa Rancakasumba Sukandar Kankan mengatakan kepada awak media bahwa warga masyarakat Desa Rancakasumba yang mendapatkan bantuan beras ppkm sebanyak 1291 orang / kpm.
“Warga yang mendapatkan bantuan tersebut merupakan warga yang mendapatkan program bantuan sosial tunai ( bst ) dan warga yang mendapatkan program keluarga harapan (pkh)” Jelas Kankan.
Lebih lanjut Sukandar Kankan, menjelaskan bahwa dalam teknik penyaluran bantuan beras ppkm dilaksanakan secara bergilir yaitu untuk kpm dari warga RW 01 sampai RW 04 dilaksanakan pada pukul 9 pagi sampai pukul 13. Sedangkan untuk kpm dari RW 05 sampai RW 08 dilaksanakan pada pukul 13 sampai dengan selesai.
Untuk KPM dari RW 09 sampai RW 13, penyaluran beras ppkm akan dilaksanakan pada besok hari( Jumat,30/7/2021) yang akan dimulai pukul 09. Tambahnya
Hal tersebut dilakukan agar warga / kpm tidak berkerumun, serta sebagai penerapan dari protokol kesehatan. Ungkap Kades Rancakasumba.
Tidak itu saja lanjut Sukandar Kankan, para kpm penerima bantuan beras ppkm sebelum memasuki gor Desa Rancaksumba terlebih dahulu diharuskan untuk mencuci tangan pakain sabun ( ctps ) di tempat yang telah disediakan, kemudian di cek suhu tubuh dan pemberian masker oleh jajaran pemdes, jajaran puskesos dan gugus tugas covid 19.
” Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona di Desa Rancakasumba ” Ujar Kankan.
Semoga dengan adanya bantuan beras ppkm tersebut dapat membantu beban masyarakat di saat ppkm seperti sekarang ini. Harapnya.
Diakhir pembicaraan Kades Rancaksasumba mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Rancakasumba untuk disiplin protokol kesehatan dengan menerapkan 6 M yaitu memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas , mencuci tangan pakai sabun dan melaksanakan vaksinasi. Pungkasnya*** Taryana





