Regional

Menkominfo Ajak Masyarakat Untuk Tidak Sebarkan Konten Teror Bom Yang Terjadi Di Makasar

×

Menkominfo Ajak Masyarakat Untuk Tidak Sebarkan Konten Teror Bom Yang Terjadi Di Makasar

Sebarkan artikel ini

IDISIONLINE.COM | Sudah saatnya bangsa ini menyatukan persepsi. Satu lagu, satu irama dan satu tujuan menuju bangsa yang damai, menjadikan kebinekaan ini sebuah kekuatan bersama untuk melawan orang-orang yang menginginkan perpecahan. Dalam hal ini media digital semestinya bisa di jadikan sebuah sarana pemersatu, bukan di jadikan alat untuk saling menjatuhkan satu sama lain yang berdampak pada berbagai kekacauan di berbagai daerah di negeri ini. 
Media digital juga seyogyanya tidak di pakai untuk membesar-besarkan sebuah persoalan yang terjadi, apalagi bila persoalan itu sudah di tangani oleh pihak yang berwewenang.

Maka pada hari ini (28/3), seperti yang di lansir berita ANTARA, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Jhonny G. Plate mengajak masyarkat untuk tak memberi kesempatan lewat penyebaran konten teror di ruang digital terkait aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.

@IdisiaOnline
Gulir untuk membaca

Ia meminta masyarakat tidak menyebarkan baik foto maupun video terkait korban aksi terorisme itu agar tidak menciptakan kepanikan atau pun ketakutan di lingkungan sekitar dan menciptakan ketenangan.

“Saya meminta masyarakat tidak ikut posting atau menyebarluaskan konten foto, gambar, atau video korban aksi terorisme di media apapun. Dengan menyebarkan itu akan memberikan peluang bagi pelaku teror untuk mencapai tujuannya yakni menyebarkan ketakutan di kalangan masyarakat,” tegas Jhonny dalam keterangan persnya, 

Ia mengajak masyarakat untuk membuat konten positif agar bisa saling memberi dukungan di tengah pengusutan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Konten- konten positif itu diharapkan dapat memberi dukungan dan menguatkan setiap individu atas kasus yang memukul hati itu.

Jhonny pun mengajak masyarakat melakukan pengaduan jika menemukan konten yang menyiarkan aksi teror yang menelan 10 orang korban itu.

Info Lainnya  Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin Sampaikan Ucapan Selamat atas Wisuda Purnabakti Kepala Pengadilan Tinggi Bandung

“Sembari memberikan waktu kepada Kepolisian RI untuk menangani kasus ini. Mari jaga ruang digital kita, jika ada konten yang tak layak, mari melakukan komplain ke penyedia platform agar Facebook, Twitter, Instagram, Youtube dan sebagainya agar segera menurunkan konten tak layak itu,” ajak Johnny.

Seperti diketahui pada Minggu siang telah terjadi ledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan sekitar pukul 11.28 WITA.

Ledakan tersebut berasal dari bom bunuh diri dan menyebabkan 20 orang menjadi korban dalam kejadian itu termasuk pelaku yang meledakan bom. ***

Reporter : Agus Pren

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!