Idisi Online || Kab Bandung
Dengan mengusung tema: “Dengan Orientasi Kepalangmerahan, Kita tingkatkan peran PMI Kecamatan dalam pelaksanaan tugas Kemanusiaan di Kabupaten Bandung”,
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung menggelar Orientasi Kepalangmerahan kepada Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Bandung, bertempat di Vila Simpay Kimfa Desa Ciapus Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung. Kamis 8/12/22.
Hadir dalam acara, Ketua PMI Kabupaten Bandung dr.H. Achmad Kustijadi, M.Epid, Camat Banjaran Drs. H. Ika Nugraha, Jajaran Pengurus PMI Kabupaten Bandung dan Para Pengurus PMI Kecamatan.
Dalam laporanya, Ketua penyelenggara Orientasi yang juga Wakil Ketua PMI Kabupaten Bandung Bidang Organisasi dan Hukum, H. Asep Deni Ramdani, S.Ip., Amd., Menyampaikan bahwa kegiatan orientasi bagi para pengurus Kecamatan diselenggarakan secara Roadshow ditiap wilayah, yang sebelumnya sudah dilaksanakan di beberapa wilayah.

Dan pada hari ini adalah tempat terakhir untuk 7 kecamatan, antara lain Kecamatan Banjaran, Kertasari, Ciparay, Pameungpeuk, Cimaung, Pangalengan dan Kecamatan Cimenyan, berjumlah masing masing dari tiap Kecamatan sebanyak 5 atau 7 Orang.
Adapun materi yang diberikan pada saat ini adalah ;
1. Sejarah Kepalangmerahan, Sejarah PMI, 7 Prinsip Dasar dan Visi Misi PMI.
2. UU No. 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, PP No.7 dan AD/ART PMI.
Ungkapnya.
Sementara Ketua PMI kabupaten Bandung, dr.H. Achmad Kustijadi dalam sambutanya menyampaikan apresiasinya kepada panitia dan pemerintahan setempat yang sudah mensupport terselenggaranya Orientasi ini.
PMI yang selama ini identik dengan donor, tentunya masyarakat harus dibukakan juga bahwa PMI yang sekarang sudahqq berkembang lagi dengan kegiatan kesukarelawanan dalam Kebencanaan dan ketanggap daruratan. Katanya.
PMI kita, sudah melakukan berbagai kiprahnya dalam kebencanaan. Seperti halnya bencana Cianjur yang sekarang. Imbuhnya.
Achmad Sutijadi juga menambahkan bahwa PMI Kabupaten Bandung sudah memberikan berbagai Pendidikan dan pelatihan untuk Korp Sukarelawan (KSR), Tenaga Sukarela (TSR) tentang Ketanggap daruratan.
Semoga dengan suport dari pihak Pemerintahan Kecamatan bisa menambah daya dukung kegiatan PMI, untuk sama- sama memberikan kontribusi kemanusiaan yang real yang benar benar membutuhkan kita. Ungkapnya.
Sebagai bahan informasi, untuk tingkat kabupaten ada 2 sumber anggaran untuk memback-up kegiatan kita katanya. Yaitu;
1. Dari Bulan Dana PMI dari masyarakat. Yang sudah sepengetahuan dan ijin bupati melalui dinas perijinan.
Mengumpulkan dana masyarakat sebagai pendorong dan sumber kegiatan di tingkat Kabupaten, dengan target Rp 1.5 M. Semoga terlampaui.
2. Mendapat hibah dana dari Pemerintahan Kabupaten Bandung sebesar 300 sampai 600 juta Rupiah. Kita alokasikan untuk operasional pelatihan dan Pendidikan.
PMI kedepan harus jadi harapan, bisa memberikan kiprah kegawat daruratan sebagai solusi bantuan Kebencanaan. Bisa memberikan klinik dan mafaat sebesar besarnya bagi Masyarakat. Pungkasnya.
Sementara Camat Banjaran Drs.H. Ika Nugraha, dalam sambutanya menyampaikan Apresiasi kepada PMI kabupaten Bandung yang sudah bisa menyelenggarakan pelatihan dan orientasi ini, Semoga pengurus dan sukarelawan mendapat pengetahuan tentang kepalangmerahan secara utuh dan memahaminya.
Lebih lanjut Ika Nugraha memaparkan bahwa Potensi Bencana di setiap wilayah pastilah ada. Katanya. Seperti bencana Banjir, Kebakaran, Angin Puting Beliung dan lain lain.
Waktunya ada yang bisa terduga dan ada juga yang tidak terduga. Karenanya PMI dituntut ketanggapanya dalam kedaruratan tersebut.
Akhirnya kami mengucapkan selamat mengikuti Orientasi kepalangmerahan semoga bermanfaat untuk kita semua. Pungkasnya.
Reporter : Didin S








