BeritaRagam

Buntut Temuan Limbah di Sukaluyu, Satgas Citarum Harum dan DLH “Geruduk” PT China Glaze Indonesia

×

Buntut Temuan Limbah di Sukaluyu, Satgas Citarum Harum dan DLH “Geruduk” PT China Glaze Indonesia

Sebarkan artikel ini
Istimewa

KARAWANG, IO – Satgas Citarum Harum Sektor 10 bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang mendatangi manajemen PT China Glaze Indonesia, menyusul temuan puluhan ton karung diduga limbah industri di lahan pengurugan wilayah Desa Sukaluyu, Telukjambe Timur.

Pertemuan tersebut berlangsung cukup tegang. Pihak otoritas lingkungan menyoroti volume material yang ditemukan di lapangan, yang dianggap tidak mungkin merupakan sebuah ketidaksengajaan.

@IdisiaOnline
Gulir untuk membaca

Dalam peninjauan tersebut, pihak DLH secara langsung menunjukkan bukti fisik berupa material yang ditemukan terkubur di area pengurugan.

Petugas menekankan bahwa jika pihak perusahaan mengklaim material tersebut sebagai sampah domestik, maka terdapat kekeliruan besar dalam klasifikasinya.

“Kalau benda ini dianggap domestik, pasti ada yang salah. Ini namanya limbah domestik yang tercampur. Bukan lagi soal khilaf, tapi ada konsekuensi hukum yang harus dihadapi,” tegas Pelda Roni Heryana Bamin Sektor 10.

Volume material yang mencapai puluhan karung atau diperkirakan berbobot tonase besar, menjadi poin utama sorotan.

Petugas menilai argumen kelalaian sulit diterima mengingat skala pembuangan yang masif.

“Kalau satu atau dua karung kecil mungkin wajar disebut khilaf. Tapi ini puluhan karung ber-ton-ton. Ini mengarah pada faktor kesengajaan,” tambah pihak Satgas.

Kekhawatiran utama petugas adalah posisi lahan pembuangan yang berada di bawah aliran Perum Jasa Tirta (PJT) dan tepat di atas anak sungai.

Jika hujan turun, material tersebut dipastikan akan hanyut dan mencemari aliran air di bawahnya.

Pihak Satgas menegaskan bahwa masyarakat tidak akan melihat siapa pihak kedua atau pengelola pengurugan, melainkan nama perusahaan yang tertera jelas pada kemasan limbah tersebut.

Perusahaan diminta bertanggung jawab penuh atas dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Info Lainnya  Berdayakan Masyarakat, Kodim 0604/Karawang Optimalkan Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Bebek Peking

“Mau tidak mau, yang mencuat adalah nama perusahaan. Ada komitmen yang harus ditempuh sesuai aturan LH. Kami akan kejar pertanggungjawabannya,” tegas Pelda Roni.

Meski telah didatangi langsung oleh otoritas terkait, pihak manajemen PT China Glaze Indonesia tampak enggan memberikan keterangan rinci kepada awak media.

Perwakilan perusahaan menyatakan belum mendapat mandat dari atasan untuk memberikan pernyataan resmi.

“Saya belum berani memberikan tanggapan kalau belum ada persetujuan dari manajemen. Nanti urusannya akan langsung di kantor LH,” ujar salah satu staf perusahaan yang menemui petugas.

Saat ini, kasus tersebut tengah dalam penanganan serius Dinas Lingkungan Hidup Karawang. Sesuai prosedur, perusahaan terancam sanksi administratif hingga pidana lingkungan jika hasil uji laboratorium membuktikan adanya pelanggaran berat dalam pengelolaan limbah produksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!