Garut, idisionline.com – Perusahan jasa yang bergerak dibidang pengiriman barang/Ekspedisi J&T Exspres dinilai ceroboh dalam menjalankan bisnisnya.
Pasalnya sejumlah dokumen penting yang dikirim oleh salah seorang pelanggan, warga Kadungora Garut melalui Gerai J&T Desa Talagari, jalan Kadungora-Bandung, dikembalikan kepada pelanggan dalam kondisi rusak
Tidak hanya rusak, menurut keterangan Adeng Parlan yang mewakili pelanggan, menyebut bahwa dalam paket itu ada 2 dokumen asli yang rusak dan hilang.
“Dokumen yang dikirim berupa data pribadi, dikembalikan pihak J&T dalam kondisi rusak. Bahkan ada dukumen asli berupa Ijazah yang hilang” ungkap Adeng, Minggu (19/04).

Lebih lanjut Adeng mengatakan akan meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban kepada pihak J&T.
“Kami akan meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban atas dokumen asli yang rusak berupa pakelaring kerja dan ijazah asli yang tidak ada”tegasnya.
Berhasil ditemui di gerai J&T kampung lunjuk Desa Talagasari, Kadungora, Adam selaku penanggungjawab gerai tersebut membenarkan adanya kejadian itu.
“Memang benar kerusakan dokumen yang kami kirim terjadi kerusakan,kami kembalikan untuk di return karena kami kira dokume fotocopy tidak ada yang asli” jelas Adam.
Padahal dalam paket dokumen yang telah rusak itu pun ternyata ada dokumen asli diantaranya surat pakelaring kerja. Sementara ijazah asli tidak ditemukan.
Kendati Adam mengakui bahwa dalam SOP perusahan tidak di ijinkan menerima paket dokumen asli.
“Sebetulnya pihak perusahan sudah mengatur tidak menerima titipan paket dokumen dalam bentuk asli, itu salah satu kelalaian tim kami pak. Kami coba akan cek kembali dokumen yang hilang dan yang rusak. Akan kami akan tanggung jawab untuk mengganti” tandasnya.
Sejauh ini belum ada kepastian bentuk pertanggungjawaban yang akan dilakukan pihak J&T dalam mengganti dokumen yang hilang atau rusak. Pihak J&T melalui Adam meminta batas waktu hingga hari Rabu pekan depan.
***Her








