Kab.Bandung – Idisionline.com
Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ibun menggelar kegiatan tes wawancara bagi calon anggota Panitia Pemilihan Sementara (PPS) untuk pemilihan umum legislatif, pemilihan presiden dan wakil persiden serta pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Ruang Rapat Kecamatan Ibun, Rabu (18/1/2023).
Disela-sela kegiatan, Ketua PPK Ibun, Ate Tadjudin mengatakan, dihari Rabu tanggal 18 Januari 2023, PPK Ibun bisa melaksanakan kegiatan tes wawancara bagi para calon anggota pps yang berjumlah 87 orang, untuk pemilihan legislatif, pemilihan presiden dan wakil presiden serta pilkada serentak tahun 2024.
Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, kondusif, sukses tanpa ekses sampai nanti terbentuknya pps, sampai dilantiknya pps. Ujar Ate Tadjudin.
Dikatakannya, “banyak asumsi bahwa yang meloloskan pps itu adalah ppk, padahal kan secara aturan tidak seperti itu. Yang meloloskan tetap KPU”.

Kan ini, ppk hanya dikasih tugas untuk mewawancara dan memberikan penilaian. Ungkap Ate.
Lebih lanjut ketua PPK Ibun mengungkapkan , peserta yang mengikuti tes wawancara pada hari ini jumlahnya 87 orang, sebelumya mereka telah melaksanakan tes tertulis yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.
Nantinya setiap pps membutuhkan 6 orang, 3 orang langsung dilantik dan 3 orang lagi sebagai pengganti antar waktu. Tambahnya
Sementara itu kepala sekertariat ppk Ibun Asep Toto Tugandi SE, berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menghasilkan anggota pps yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan, selain itu bersikap netral.
Memang selama ini mereka (Calon PPS) bersikap netral. Ujarnya.
Semoga dalam kegiatan ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses tanpa ekses. Pungkas Asep Toto Tugandi, SE.
Disela sela monitoring, Staf SDM Panwascam Ibun, Pauzi mengatakan, “kegiatan tahapan pelaksanaan ini sesuai dengan anjuran dari kpu. Untuk penerimaan pps di Kecamatan Ibun berjalan dengan sesuai yang diintruksikan KPU”.
Dikatakannya pihak panwascam Ibun juga ikut monitoring kegiatan ini yang dimulai dari stap panwascam, ketua panwascam dan ketiga komisioner ikut monitoring. Pungkasnya*** Taryana




