
Karawang, Idisionline.com– Ribuan Pengurus dan anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Karawang bersiap mencatatkan sejarah.
Sebanyak 2.050 peserta yang diakomodasi menggunakan 41 armada bus bertolak menuju Jakarta untuk memadati puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang digelar di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (12/7/2026).
Perhelatan akbar bertema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” yang dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB ini, akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Secara keseluruhan, perayaan nasional ini diperkirakan akan memobilisasi sekitar 16.500 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.
Mobilisasi masif dari Kabupaten Karawang ini merupakan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang, H. Dindin Rachmadhy, menegaskan bahwa pengerahan massa ini merupakan bentuk keseriusan Karawang dalam menyukseskan agenda nasional sekaligus momentum kebangkitan koperasi lokal dan mendukung progam Karawang Maju.
“Pemberangkatan 2.050 orang dengan 41 bus ini merupakan bentuk komitmen dan arahan langsung dari kami di Dinas Koperasi. Kami ingin memastikan Karawang hadir secara maksimal dan membawa KDKMP ini bisa berjalan sukses di tingkat nasional,” ujar H. Dindin saat dilokasi pemberangkatan.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Koperasi bersinergi erat dengan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Karawang yang bertindak aktif sebagai pembina dan fasilitator.
Ketua Dekopinda Karawang, Drs. H. Asep Junaedi, M.Pd., membenarkan bahwa pergerakan ini didasarkan pada instruksi resmi.
“Alhamdulillah, bersinergi dengan Dinas Koperasi dan sesuai dengan permintaan dari provinsi, hari ini kita mengirimkan peserta sebanyak 2.050 orang menggunakan 41 bus,” tambah Asep Junaedi.
Kehadiran ribuan anggota KDKMP asal Karawang di Jakarta bukan sekadar partisipasi seremonial. Momentum Harkopnas ke-79 ini sekaligus menandai tonggak sejarah baru operasional awal KDKMP di tingkat nasional.
Selaras dengan hal tersebut, H. Dindin Rachmadhy lewat kebijakannya menetapkan target performa yang ketat bagi koperasi di tingkat akar rumput.
Dinas Koperasi menetapkan bulan Agustus depan sebagai tenggat waktu penting bagi setiap KDKMP untuk mulai mengaktifkan roda bisnis mereka secara konkret.
“Sesuai dengan arahan Kepala Dinas juga, di bulan Agustus ini harus bisa minimal satu unit usaha sudah berjalan dari setiap KDKMP,” jelas Asep.
Tantangan ini menjadi fokus utama pembinaan saat ini. Berdasarkan data evaluasi, dari total KDKMP yang telah terbentuk di desa dan kelurahan se-Kabupaten Karawang, baru tercatat 65 KDKMP yang unit usahanya telah berjalan aktif.
Guna mempercepat target pemenuhan di bulan Agustus, jajaran manajer beserta pegawai koperasi kini gencar membangun kolaborasi strategis dengan berbagai pihak ketiga dan provider.
Revitalisasi dan penguatan koperasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan ini dinilai menjadi instrumen kunci dalam mendorong pemerataan ekonomi, sekaligus menjawab instruksi dari pemerintah pusat.
“Harapan ke depan, sesuai dengan instruksi Bapak Presiden, melalui pembentukan KDKMP tingkat desa dan kelurahan ini, Kabupaten Karawang bisa lebih sejahtera. Kesejahteraan itu diwujudkan melalui kegiatan perekonomian yang nanti digerakkan langsung koperasi di desa dan kelurahan,” pungkas Asep optimistis.
Selain pidato arahan dari Presiden Prabowo Subianto, puncak perayaan Harkopnas ke-79 di Indonesia Arena juga diisi dengan sejumlah peluncuran program penguatan koperasi yang diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi nasional secara berkelanjutan.













