Tasikmalaya, Idisi Online – Sabtu (4/7/2026). Desa Cintajaya, Kec. Tanjungjaya menjadi salah satu desa di Kabupaten Tasikmalaya yang berhasil menerapkan program pertanian modern atau smart farming melalui anggaran Ketahanan Pangan Tahun 2025. Program ini bahkan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Hal itu disampaikan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Cintajaya, Trisna Maulana, S.P., saat ditemui awak media di lokasi.

“Anggaran Ketahanan Pangan Desa Cintajaya 2025 bersumber dari Dana Desa sebesar 20%. Kami merealisasikannya dalam bentuk pertanian di dalam green house dengan komoditi unggulan melon dan tanaman hortikultura lainnya,” ujar Trisna.
Anggaran Rp206 Juta
Menurut Trisna, total anggaran yang dialokasikan untuk program ini sebesar Rp206.000.000.
Pembangunan green house dipilih agar pertanian bisa dilakukan tanpa harus memiliki lahan yang luas. Metode ini juga diharapkan menarik minat generasi milenial untuk terjun ke sektor pertanian.
Dampak bagi Masyarakat
Adanya program ini dinilai membawa dampak besar bagi masyarakat desa. Di antaranya kemandirian pangan desa, penguatan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan aksesibilitas dan pemanfaatan pangan.
“Dari sisi pemerintah desa, program ini juga menjadi bahan pemetaan potensi sumber daya alam dan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Kami berharap ini bisa menjadi role model usaha pertanian yang lahir dari hasil musyawarah desa,” jelasnya.
Dengan konsep pertanian modern ini, Desa Cintajaya diharapkan dapat menjadi contoh penerapan pertanian berbasis teknologi di Kabupaten Tasikmalaya.
Reporter: Iwan K., S.T.
![]()







