Padang Lawas,idisionline.com-Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu Sumatera Utara , menyoroti dugaan maraknya praktik prostitusi terselubung yang beroperasi di sejumlah café di wilayah Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara.Sabtu, (14/3/26) .
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu Sumatera Utara akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) di jalan Sisingamangaraja, Medan amplas, Kota Medan, pada tanggal 18 maret 26 akan datang, untuk menyampaikan secara langsung aspirasi serta tuntutan kepada aparat penegak hukum agar segera mengambil tindakan tegas terhadap persoalan tersebut, yang di koordinatori oleh Mulkam Hasibuan,
Sebagai bentuk kepedulian terhadap penegakan hukum serta keresahan masyarakat.
Persoalan ini menjadi perhatian serius karena dinilai telah meresahkan masyarakat serta berpotensi merusak moral generasi muda dan mencederai nilai-nilai agama serta norma sosial yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat di daerah tersebut.
Berdasarkan informasi serta temuan yang diperoleh dari masyarakat sekitar, aktivitas yang diduga sebagai praktik prostitusi terselubung tersebut disebut telah berlangsung cukup lama dan bahkan terkesan semakin terbuka, khususnya pada malam hari di beberapa café yang berada di wilayah Simangambat.
Salah satu lokasi yang sering disebut masyarakat sebagai tempat yang diduga menjadi pusat aktivitas tersebut adalah *Cafe Fuza* di Kecamatan Simangambat, serta beberapa café lain yang berada di sepanjang wilayah Simangambat hingga Padang Bolak yang diduga memiliki aktivitas serupa.
Fenomena ini dinilai tidak hanya menimbulkan keresahan sosial di tengah masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak moral generasi muda serta mencederai nilai-nilai religius dan norma sosial yang berlaku di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Padang Lawas Utara.
Yang lebih memprihatinkan, hingga saat ini masyarakat menilai belum terlihat adanya langkah penindakan hukum yang tegas terhadap aktivitas yang diduga melanggar hukum tersebut. Kondisi ini menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat terkait lemahnya pengawasan terhadap aktivitas yang berlangsung di wilayah tersebut.
Atas dasar itu, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu Sumatera Utara mendesak Kapolda Sumatera Utara untuk segera mengambil langkah tegas dengan memerintahkan penyelidikan dan investigasi menyeluruh terhadap dugaan praktik prostitusi terselubung yang beroperasi di wilayah Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara.
Aliansi juga meminta agar aparat penegak hukum segera melakukan razia serta penertiban terhadap tempat-tempat usaha yang diduga menjadi lokasi berlangsungnya praktik prostitusi terselubung tersebut.
Selain itu, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu Sumatera Utara secara tegas mendesak Kapolda Sumatera Utara untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja aparat kepolisian di wilayah hukum setempat, khususnya Kapolsek Padang Bolak dan Kapolsubsektor Simangambat, terkait lemahnya pengawasan terhadap aktivitas yang dinilai meresahkan masyarakat tersebut.
Apabila terbukti adanya kelalaian maupun pembiaran terhadap aktivitas yang bertentangan dengan hukum tersebut, maka Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu Sumatera Utara mendesak Kapolda Sumatera Utara untuk segera mencopot Kapolsek Padang Bolak dan Kapolsubsektor Simangambat dari jabatannya sebagai bentuk ketegasan institusi dalam menegakkan disiplin serta profesionalitas aparat penegak hukum.
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu Sumatera Utara menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, transparan, dan tanpa tebang pilih, demi menjaga ketertiban umum serta melindungi moralitas kehidupan masyarakat di wilayah Sumatera Utara.







