Berita

Penagihan Utang Oleh Petugas MEKAR Disorot, Masyarakat Minta Aparat Tertibkan Dugaan Intimidasi

×

Penagihan Utang Oleh Petugas MEKAR Disorot, Masyarakat Minta Aparat Tertibkan Dugaan Intimidasi

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar, idisionline.com – Insiden dugaan mengintimidasi saat penagihan utang terjadi di wilayah Jalan Pendidikan, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Sabtu (28/2/2026). 

Sekelompok orang yang mengaku dari program Pinjaman MEKAR milik PT Permodalan Nasional Madani (PNM) disebut mendatangi rumah seorang debitur berinisial ES. Kedatangan tersebut berlangsung dua kali dalam sehari, yakni sekitar pukul 13.30 WIB dan kembali pada pukul 21.00 WIB, dengan jumlah massa yang disebut mencapai 10 orang pada siang hari dan 14 orang pada malam hari.

Menurut keterangan ES selaku debitur, dirinya memiliki pinjaman sebesar Rp10 juta dengan skema cicilan Rp267.000 setiap dua minggu sekali dan telah berjalan sebanyak 22 kali pembayaran. Namun karena kondisi ekonomi yang sedang sulit, ES mengaku menunggak sebanyak dua kali angsuran. “Karena perekonomian sedang tidak baik-baik saja, saya sudah menunggak dua kali,” ujarnya.

ES juga mengaku telah memohon keringanan kepada pihak MEKAR pada Jumat sebelumnya agar cicilan dapat diturunkan menjadi Rp50 ribu sementara waktu. Namun, permohonan tersebut disebut tidak mendapat tanggapan. Alih-alih mendapat solusi restrukturisasi atau penjadwalan ulang, ia justru didatangi rombongan yang diduga melakukan tekanan verbal.

Warga sekitar menyebut kedatangan belasan orang tersebut diwarnai ucapan bernada keras, makian, dan dugaan intimidasi yang membuat lingkungan sekitar resah. Bahkan pada malam hari, suasana disebut semakin tegang hingga para tetangga yang merasa terganggu akhirnya menghubungi pihak Polsek Siantar Martoba. Mengetahui aparat kepolisian akan datang, rombongan tersebut kemudian membubarkan diri sebelum petugas tiba.

Secara regulasi, penagihan oleh lembaga pembiayaan wajib mematuhi ketentuan perlindungan konsumen jasa keuangan yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam ketentuan OJK, proses penagihan dilarang dilakukan dengan cara intimidatif, mengandung ancaman, mempermalukan debitur, maupun melibatkan pihak yang tidak berkepentingan. Penagihan juga harus dilakukan secara beretika dan proporsional, bukan dengan tekanan massa.

Info Lainnya  BRI Gelar Property Expo di Suzuya Merdeka Mall Pematangsiantar, 20-22 Juni 2025.

Selain itu, tindakan memaki, mengancam, atau melakukan tekanan secara beramai-ramai dapat berpotensi melanggar ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), termasuk pasal terkait perbuatan tidak menyenangkan, penghinaan, maupun pengancaman. Secara prinsip hukum, persoalan utang-piutang merupakan ranah perdata yang penyelesaiannya harus mengedepankan mekanisme hukum dan musyawarah, bukan tekanan psikologis.

Tokoh pemuda setempat, Larsen Simatupang, menyesalkan kejadian tersebut dan meminta para pemangku kepentingan segera turun tangan. “Tentu ada alasan mengapa telat, tapi setidaknya ada kelonggaran diberikan dan jangan main ancaman begini yang membuat para tetangga terganggu,” ujarnya. Ia berharap ada mediasi yang adil antara debitur dan pihak pembiayaan agar tidak menimbulkan keresahan sosial di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak MEKAR yang berkantor di Perumahan Karina, Jalan Pesantren, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tindakan tersebut. Masyarakat pun mendesak aparat kepolisian untuk menertibkan praktik penagihan yang diduga melanggar hukum dan meresahkan warga, serta memastikan setiap proses penagihan berjalan sesuai aturan dan menjunjung tinggi hak-hak konsumen.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kapolsek Siantar Martoba, AKP Martua Manik, SH, memberikan keterangan bahwa pihaknya telah menerima informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan keributan saat proses penagihan di wilayah Kelurahan Sumber Jaya. Namun hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi dan pihak-pihak yang terlibat.

“Kita belum mengetahui secara utuh apa yang sebenarnya terjadi karena pihak yang mengaku dari MEKAR belum kita temui. Memberikan tanggapan hanya dari satu pihak tentu bisa menimbulkan kekeliruan,” ujar Kapolsek.

Ia menegaskan, kepolisian mengimbau agar setiap persoalan, termasuk masalah utang-piutang, diselesaikan dengan cara yang baik dan sesuai aturan hukum yang berlaku. Apabila tidak tercapai kesepakatan, maka langkah hukum dapat ditempuh melalui mekanisme yang sah, bukan dengan tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum.

Info Lainnya  Kejaksaan Tebing Tinggi Dinilai Lamban Dalam Penanganan Dumas Dugaan Korupsi

Kapolsek juga menyatakan bahwa pihaknya siap memfasilitasi mediasi apabila kedua belah pihak bersedia hadir di Mapolsek. “Apabila pihak yang mengaku dari MEKAR kembali mendatangi lokasi atau objek, kami siap hadir untuk melakukan mediasi agar persoalan ini tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas,” tegasnya.

Lebih lanjut, AKP Martua Manik mengingatkan bahwa setiap aktivitas penagihan harus tetap mengedepankan etika, tidak melakukan intimidasi, serta tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pihak kepolisian, lanjutnya, akan bertindak apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum yang mengarah pada tindak pidana.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan situasi di lingkungan Jalan Pendidikan, Kelurahan Sumber Jaya, kembali kondusif, serta seluruh pihak dapat menyelesaikan persoalan secara bijak dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

content-ciaa-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

slot mahjong

118000586

118000587

118000588

118000589

118000590

118000591

118000592

118000593

118000594

118000595

118000596

118000597

118000598

118000599

118000600

118000601

118000602

118000603

118000604

118000605

118000606

118000607

118000608

118000609

118000610

118000611

118000612

118000613

118000614

118000615

118000616

118000617

118000618

118000619

118000620

118000621

118000622

118000623

118000624

118000625

118000626

118000627

118000628

118000629

118000630

118000631

118000632

118000633

118000634

118000635

118000636

118000637

118000638

118000639

118000640

118000641

118000642

118000643

118000644

118000645

118000646

118000647

118000648

118000649

118000650

118000651

118000652

118000653

118000654

118000655

118000656

118000657

118000658

118000659

118000660

128000651

128000652

128000653

128000654

128000655

128000656

128000657

128000658

128000659

128000660

128000661

128000662

128000663

128000664

128000665

128000666

128000667

128000668

128000669

128000670

128000671

128000672

128000673

128000674

128000675

128000676

128000677

128000678

128000679

128000680

128000681

128000682

128000683

128000684

128000685

128000686

128000687

128000688

128000689

128000690

128000691

128000692

128000693

128000694

128000695

128000696

128000697

128000698

128000699

128000700

128000701

128000702

128000703

128000704

128000705

128000706

128000707

128000708

128000709

128000710

128000711

128000712

128000713

128000714

128000715

128000716

128000717

128000718

128000719

128000720

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

138000426

138000427

138000428

138000429

138000430

208000326

208000327

208000328

208000329

208000330

208000331

208000332

208000333

208000334

208000335

208000336

208000337

208000338

208000339

208000340

208000341

208000342

208000343

208000344

208000345

208000346

208000347

208000348

208000349

208000350

208000351

208000352

208000353

208000354

208000355

208000356

208000357

208000358

208000359

208000360

208000361

208000362

208000363

208000364

208000365

208000366

208000367

208000368

208000369

208000370

208000371

208000372

208000373

208000374

208000375

208000376

208000377

208000378

208000379

208000380

208000381

208000382

208000383

208000384

208000385

208000386

208000387

208000388

208000389

208000390

208000391

208000392

208000393

208000394

208000395

208000396

208000397

208000398

208000399

208000400

content-ciaa-1701