KARAWANG – Sekitar 2.600 jiwa warga Desa Cibuaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, terdampak banjir yang melanda empat dusun sejak Senin pagi (12/1/2026).
Banjir yang dipicu oleh tingginya curah hujan dan luapan air dari Kali Alam ini merendam 320 unit rumah dengan ketinggian air mencapai 0 hingga 50 cm.
Tim gabungan dari Muspika Cibuaya dan Babinsa telah diterjunkan ke lokasi untuk memantau situasi dan memetakan dampak.
Menurut laporan yang diterima, dampak terparah terjadi di Dusun Cibuaya IV, di mana 120 rumah terendam.
Secara total, 800 Kepala Keluarga (KK) di Desa Cibuaya harus menghadapi gangguan aktivitas, terutama bagi mereka yang berprofesi sebagai pedagang.
Danramil 0405/Pedes, Kapten Chk Oman Adiana Saputra, S.H., memastikan bahwa meskipun ratusan rumah terendam, hingga sore hari ini tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi.
“Alhamdulillah, situasi mulai berangsur surut, dan kondisi terpantau aman serta kondusif,” ujar Kapten Oman.
Namun, ia menegaskan bahwa warga saat ini sangat membutuhkan logistik darurat, terutama mi instan dan air mineral, mengingat aktivitas harian mereka terganggu.
Lebih lanjut, Kapten Oman menekankan pentingnya langkah pencegahan agar bencana serupa tidak terulang.
“Kami mendesak agar segera dilaksanakan Normalisasi Kali Alam dan pembersihan total sampah yang menjadi penyebab utama penyumbatan di saluran-saluan air. Ini adalah solusi krusial untuk melindungi masyarakat Cibuaya ke depannya,” pungkasnya.












