Berita

Owner SPBU 14.202.154 Kota Bayu Tebingtinggi Menindas Karyawan Dengan Upah Yang Tidak Manusiawi

×

Owner SPBU 14.202.154 Kota Bayu Tebingtinggi Menindas Karyawan Dengan Upah Yang Tidak Manusiawi

Sebarkan artikel ini

Tebingtinggi, idisionline.com – Sungguh ironi disaat pemerintah melalui anggota DPR-RI sudah merumuskan undang-undang standarisasi kelayakan upah bagi para pekerja untuk setiap daerah, namun bagi beberapa owner (pemilik usaha) tidak mentaati peraturan tersebut.

Adapun salah satu lokasi pemilik usaha yang berhasil di investigasi awak media yaitu Sofian owner SPBU 14.202.154 yang beralamat di Jln. Jend. Gatot Subroto Kel. Pabatu Kotabayu Tebingtinggi, Minggu (23/11/2025).

Sejak SPBU 14.202.154 Kotabayu Pabatu di akuisisi Sofian, upah yang diberikan kepada karyawan operator selain manager / pengawas, salerinya setiap hari sebesar Rp. 25.000,-/hari selama 8 jam kerja dan diberikan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan pada sebahagian karyawan saja.

Menyikapi temuan ini, Pihak Dinas Ketenagakerjaan Kota Tebingtinggi kecolongan begitu juga Pihak Pertamina Regional1 Sumbagut akibat ulah penindasan upah dari Sofian owner SPBU 14.202.154 Kotabayu.

Akibat minimnya upah yang diterima karyawan operator SPBU, mereka melakukan penjualan minyak via drigen dengan mendapat fee Rp. 5000,-/drigen dari pedagang keliling maupun eceran meski itu dilarang oleh Pertamina.

“Mau gimana lagi pak, kami terpaksa melakukan penjualan minyak drigen karena gaji kami hanya Rp. 25.000,-/hari dan itu sangat tidak cukup untuk kebutuhan hidup kami. Jangankan yang sudah berkeluarga, yang lajang saja tidak cukup, ” ucap salah operator yang enggan menyebutkan namanya dan saat ini sudah mengundurkan diri.

Praktek jual beli minyak via drigen ini sudah berlangsung lama dan diketahui oleh manager/pengawas juga owner karena semua kegiatan semua operator terpantau oleh kamera CCTV SPBU yang monitornya diruang kerja manager dan dilihat rekamannya oleh owner minimal per 15 hari disaat datang berkunjung, ujarnya.

Berdasarkan temuan ini, Sofian selaku Pengusaha yang memberikan upah di bawah upah minimum dapat dikenai sanksi oleh Pemerintah dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 4 tahun, serta denda paling sedikit Rp100 juta dan paling banyak Rp400 juta. Sanksi ini diatur dalam Pasal 185 ayat (1) UU Ketenagakerjaan yang diubah melalui Pasal 81 angka 63 UU Cipta Kerja, karena pelanggaran tersebut dilarang oleh Pasal 90 ayat (1) UU Ketenagakerjaan.

Info Lainnya  Puluhan Wartawan Adukan Akun TikTok ke Polda Jabar, Diduga Intimidasi dan Batasi Kerja Jurnalistik

Selain itu, Sofian selaku owner SPBU dan Dewi selaku Manager SPBU dapat dikenakan Pasal 55 KUHPidana “Turut serta karena mengetahui adanya penjualan minyak drigen tanpa melarang” dan Pasal 55 UU Migas No. 22 Tahun 2001 yang isinya “Mengatur pidana bagi penyalahgunaan BBM bersubsidi dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.”

Dengan kejadian ini diharapkan Pertamina Regional 1 Sumbagut segera memberi sangsi tegas kepada Sofian selaku pemilik SPBU 14.202.154 Jln. Jend. Gatot Subroto Kel. Pabatu Kotabayu Tebingtinggi atas kecurangan penyaluran BBM bersubsidi diduga sengaja dibiarkan bertahun-tahun agar operatornya mendapat tambahan gaji dari fee penjualan BBM via drigen seperti Dani salah satu operator SPBU pemilik 26 Barcode BBM Aspal yang saat ini tervonis 3 tahun subsider 3 bulan penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

118000526

118000527

118000528

118000529

118000530

118000531

118000532

118000533

118000534

118000535

118000536

118000537

118000538

118000539

118000540

118000541

118000542

118000543

118000544

118000545

118000546

118000547

118000548

118000549

118000550

118000551

118000552

118000553

118000554

118000555

118000556

118000557

118000558

118000559

118000560

118000561

118000562

118000563

118000564

118000565

118000566

118000567

118000568

118000569

118000570

118000571

118000572

118000573

118000574

118000575

118000576

118000577

118000578

118000579

118000580

118000581

118000582

118000583

118000584

118000585

128000591

128000592

128000593

128000594

128000595

128000596

128000597

128000598

128000599

128000600

128000601

128000602

128000603

128000604

128000605

128000606

128000607

128000608

128000609

128000610

128000611

128000612

128000613

128000614

128000615

128000616

128000617

128000618

128000619

128000620

128000621

128000622

128000623

128000624

128000625

128000626

128000627

128000628

128000629

128000630

128000631

128000632

128000633

128000634

128000635

128000636

128000637

128000638

128000639

128000640

128000641

128000642

128000643

128000644

128000645

128000646

128000647

128000648

128000649

128000650

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

208000264

208000265

208000266

208000267

208000268

208000269

208000270

208000271

208000272

208000273

208000274

208000275

208000276

208000277

208000278

208000279

208000280

208000281

208000282

208000283

208000284

208000285

208000286

208000287

208000288

208000289

208000290

208000291

208000292

208000293

208000294

208000295

208000296

208000297

208000298

208000299

208000300

208000301

208000302

208000303

208000304

208000305

208000306

208000307

208000308

208000309

208000310

208000311

208000312

208000313

208000314

208000315

208000316

208000317

208000318

208000319

208000320

208000321

208000322

208000323

208000324

208000325

news-1701