Untuk membaca, gulir ke bawah!
Opini Publik

Luka Yang Terabaikan,  Pasar Pelita Dulu Icon Kota Sukabumi, Pusat Ekonomi, Sumber PAD, Kini Mati Suri Nasib ??!

×

Luka Yang Terabaikan,  Pasar Pelita Dulu Icon Kota Sukabumi, Pusat Ekonomi, Sumber PAD, Kini Mati Suri Nasib ??!

Sebarkan artikel ini

Oleh : Elut Haikal

Kita  flashback sejenak mengingat kembali keramaian dan kejayaan Icon Pasar Kota Sukabumi akan seperti apa kedepan ??
Lantas bagaimana yang dulu tumbuh pesat di Era tahun 70 – 80 – 90 hingga puncaknya Tahun 2016  yang menjadi Sumber Ekonomi warga Kota dan Kabupaten, dari mulai  pedagang Perorangan, Hone Industri, UMKM hinga Prodak Industri dan Hasil Pertanian menjadi sumber putaran ekonomi Masyarakat Ko/kab Sukabumi Khusus nya dan prodak industri, Pertanian  menjadi pangsa pasar bagi pelaku bisnis Jawa barat dan DKI.

gulir untuk membaca
Idisi Online

Menjadi sumber incaran tempat belanja Grosiran bagi peredaran barang dan Konsumsi di daerah dan desa² yang menjadi andalan kelengkapan kebutuhan warga Kota terlebih Kabupaten dan sekitar nya, dari tahun demi tahun di areal Pasar Pelita terus meningkat menjadi  pusat perputaran Uang yang cukup besar dan terus maju, seiring pertambahan penduduk ko/kab tumbuh nya Investasi industri di kabupaten menjadikan pasar pelita bukan semakin sepi,  Pedagang malah semakin bertambah pedagang baru dan lama tetap bertahan diperkirakan dulu 1200, kios, Los dan eceran pada tahun 2000 hingga tahun 2017 menjadi 2300 pedagang setelah di Estimasi dari pendataan hingga meluber ke jalan raya disekitar Pasar Pelita.

Hal itu  dilakukan dari pendataan akan adanya rencana Revitalisasi Pasar Pelita menjadi Pasar Modern, walau  bangunan pasar yang ada saat itu selain sudah Tua tapi masih Kuat untuk sepuluh Tahun kedepan saat di Telaah daya tahan pasar pada tahun ±2012/2014 ketika dilalukan uji kelayakan bangunan pasar oleh walikota Almr Bpk Muslih yang diperkirakan  masih bisa dipake 10 – 15 tahun.

Namun pasar dalam kondisi  kurang Higenis dan bersih serta kumuh dan kusam tak terawat Sehingga muncul lah wacana Revitalisasi menjadi Pasar Modern  antara tahun 2014 – 2015, yang terealisasi 2016, model Pasar yang lebih Modern dari wacana Semula,  dengan biaya hampir mencapai ± 600 M, pantas saja diatas pasar ditambah  Hotel dan Gedung Bioskop Cinema dll.pasar yang cukup mewah dalam rencana dan sudah ditetap kan Pemenang pelaksana Investor melalui Lelang atau Contes.PT AKA

Namun dalam perjalanan miris investor atas nama PT AKA ternyata sedang bermimpi dengan angan²  ingin mewujudkan mimpinya dapat
Membangun Pasar Pelita tanpa Modal Full dengan Anggaran Biaya ± 600 M anehnya pemerintah saat itu ikut terbawa Halusinasi ??

Info Lainnya  Kenapa Pula Penyaluran Pasar Murah Tidak Melibatkan BUMDES dan Koperasi Merah Putih

Dengan resiko karna Finansial tidak mumpuni cuma modal awak Rintisan dan berharap dari modal Uang Muka Pedagang, berujung jadi modal Nekat. Hingga pembangunan  mengalami keterlambatan dan mangkrak tak bertanggung jawab dari tahun 2016 sampai pertengahan 2018.
Terjadi lelang ulang yang ke II dgn Investor yang baru utk dilanjut kan  pada 2019 awal menetap kan pemenang PT Potunindo untuk melanjut kan pembangunan Pasar dengan pemangkasan biaya menjadi ± 160 – 180 M.dari 600 M

Dengan Syarat dalam Ketentuan pemenang harus bersedia pada modal Awal yang akan di Hold di BRI dan BJB, dan harus menunjukan  Keuangan di rekening memiliki 40% utk dialih ke bank yang telah ditentukan BRI dan BJB sebagai Syarat untuk Modal pelaksanaan Pembagunan Awal 30% dan Jaminan Pelaksanaan 10%. dari total Biaya  180 M
Pada persentasi akhir dari masing² investor di dapan Kepala Daerah, Ketua DPRD, Dandim Kapolres, Kejari dan Panita Lelang  sebelum ditetap kan pemenang, Peserta lelang hasil seleksi tersisa tiga (3) diantara nya PT Copitol Epconi, PT Portunindo dan PT Dumid disepakati biaya penawaran pembangunan berkisar total 160 – 180 M.
Dengan Fasilitad Parkir dilantai Atas juga ada Foodcourt dan Mesjid, serta sarana lain nya seperti Sefty Fair, CCTV, Lift dll.

Dengan penawaran Harga jual saat itu antara  18 Juta / meter – 22 Jt.
Dengan syarat Pemenang Mengganti kerugian Uang Muka Pedagang akibat PT AKA Total Rl 8 M  disepakati. Yang realisasi nya jadi 12 M inj benar benar lucu

Namun lagi lagi apa yang terjadi dengan Pemenang PT Portu Nindo dalam pelaksanaan Pembangunan Pasar  ternyata tidak jauh berbeda dengan PT AKA  11 : 12 modal Entertaiment dan Lobi lobi ke Penguasa yang berujung sama Modal Nekat Berani Mandiri.
Bahwa kesiapan Uang yang Harus di Hold di BRI dan BJB untuk modal awal pembangun 30% dari jumlah total 180 M ternyata tidak dimiliki dalam bentuk Uang Tunai yang ada di Rekening sesuai yang disepakati, Tapi PT Potunindo  masih dalam bentuk Asset Berupa Bangunan, hampir hampir terjadi cerber Mangkrak ke II. Jelas ini kesalahan Patal

Info Lainnya  Dedi Mulyadi Lakukan Abuse Of Power

Entah kenapa  pemerintah saat itu tidak mengambil kebijakan cepat dalam keputusan tegas setelah tau bahwa PT Portunindo  sama tidak berdaya seperti PT AKA untuk di putuskan tidak dilanjutkan PKS  dan putus Kontrak demi keselamatan Warga pasar ??!

Mungkin dinilai biaya pembangunan tidak terlalu besar seperti yang Awal, masih bisa terbantu oleh  subkon pelaksana diduga yang akan jadi Tumbal, tetapi tetap tidak mampu mencapai Masa kerja   antara 8 – 10 bulan  selesai, dalam rencana tambahan juga akan dibuat jembatan penyebrangan dari Stasion Kereta menuju pasar pelita itu bagian rencana kepala daerah saat itu, namun entah jadi tertuang dalam PKS atau tidak ?

Keterlambatan dalam pembangunan PT Portu Ninddo mencapai 3 – tahun  PT AKA 3 tahun, jelas salah satu penyebab kejenuhan pedagang yang mulai menurun Drastis pendapatan, lemah  perekonomian , banar benar  menjadi Dilema tidak karuan  tidak menentu, rasa Frustasi, modal yang terus menipis, uang muka yang sudah hilang di awal jadi beban hutang.

Sementara Penampungan  yang kurang nyaman, berdesakan akhir nya banyak yang gulung tikar, pelanggan Hilang, penurunan penjualan, terjadi musibah kebakaran berulang ulang, di penampungan, berimbas pada pasokan Prodak Mamin, Home Industri, Perorangan, UMKM, prodak Industri yang ikut terimbas.

Dalam keadaan lelah terpuruk dan putus asa pasar Pelita baru bisa menampung pedagang pada tahun pertengahan 2022/ 2023 dengan keadaan belum seutuh nya selesai 100% , para pedagang sebagai konsumen dalam ke adaan banyak yang terpuruk, ditambah Penderitaan baru Harga jual Kios Los yang tinggi, makin mencekik mencapai 30 – 40 jt. / M, tentu ini akibat yang ikut bermain meminta jatah harga kios oleh berbagai elemen Masy, utuk ikut memasar kan dengan tidak memperhitung kan kondisi pedagang yang sudah lama terpuruk, terkantung katung tak menentu, disini sikap pemerintah ataupun DPRD, terkesan malah dengan  di buka nya pemasaran akan menjadi Petro Dollar ??

Sehingga baik pemerintah dan DPRD harusnya menjaga harga semula atau kenaikan yang Ekstrim, tapi  tetap dipertahan kan atau kalau pun ada kenaikan tidak asal naik minimal dari hargs 18 juta naik 5jt bukan 12 juta , yang 22 jt  jadi 28 jt, ini terlalu harga jadi tinggi 30 – 45 jt /m sangat prihatin melihat nya.
Baiknya pemerintah menata ulang PKS dengan Sistem BOT bersama PT dan Bank yg asalnya 30 tahun tambah jadi 50 tahun agar Investor tidak rugi, harga tidak melambung, pedagang cicilan ringan jangka waktu tambah 7 tahun, mungkin semua akan merasa tidak ada yang dirugikan dan tidak memberat kan apalagi ada kebijakan pemerintah mensubsidi harga Kios, los akan lebih membantu atau ada pinjaman lunak dari pemerintah sebentuk rasa prihatin dan tanggung jawab atas kelalaian nya sehingga pedagang pulih.kembali

Info Lainnya  Pajak dan Sistem Kapitalisme Gagal Mensejahterakan Rakyat

Saat ini jelas kios , ruko dan los pasar tidak mencapai target penjualan pedagang sudah kelimpungan cari modal, pedagang semakin menurun, pembeli sudah enggan untuk datang ke pasar seperti dulu, karna ± hampir 6 – 7 tahun cukup lama tidak tutup,  baru dibuka untuk Umum, dengan harga jual yang tinggi tentu kekhawatiran Konsumen dengan harga² kios yang tinggi konsumen dijadikan sasaran  menaikan harga, namun menurun nya daya beli dan ekonomi membuat pasar bukan semakin ramai malah makin hari pedagang yang ada menyusut ditempat baru , pedagang baru tidak tumbuh seperti dulu persaingan  pasar Online semakin sulit & keadaan pengunjung tak ada peningkatan..

Harapan mereka saat ini ada pemecahan oleh Pemerintah Yang baru dibawah ke peminpinan Ayep Zaki dan Boby Maulana ada harapan  dengan bantuan Gubenur KDM bisa memberikan gairah kembali pasar Pelita ?? menjadi Pusat Ekonomi dan sumber PAD seperti dulu ??
Harga kios, los dgn Uang Muka yang tinggi akan menjadi sandungan Abadi dalam pemasaran.

jika di kalkulasi Berapa Harga Biaya pekerjaan Pembangunan Pasar saat itu /m hingga selesai dgn harga kenaikan barang matrial saat itu 5 jt sd 8 jt /m  ?, yang disesuai kan kenaikan harga jual 8 – 10 juta / m dgn segala Fasilitasnya dari harga penawaran awal 18 – 22 jt /m menjadi 25 s/d 29 juta / M dimana rugi nya PT ??
Keterlambatan Pembangunan jelas resiko kesalahan Investor akibat modal Pas pasan, sehingga tidak dibeban kan pada pedagang ?
Masih kah ada langkah  jitu dari pemerintah sekarang ?.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000371

article 0000372

article 0000373

article 0000374

article 0000375

article 0000376

article 0000377

article 0000378

article 0000379

article 0000380

article 0000381

article 0000382

article 0000383

article 0000384

article 0000385

article 0000386

article 0000387

article 0000388

article 0000389

article 0000390

article 0000391

article 0000392

article 0000393

article 0000394

article 0000395

article 0000396

article 0000397

article 0000398

article 0000399

article 0000400

article 0000401

article 0000402

article 0000403

article 0000404

article 0000405

article 0000406

article 0000407

article 0000408

article 0000409

article 0000410

article 0000411

article 0000412

article 0000413

article 0000414

article 0000415

article 0000416

article 0000417

article 0000418

article 0000419

article 0000420

article 0000421

article 0000422

article 0000423

article 0000424

article 0000425

article 0000426

article 0000427

article 0000428

article 0000429

article 0000430

article 0000431

article 0000432

article 0000433

article 0000434

article 0000435

article 0000436

article 0000437

article 0000438

article 0000439

article 0000440

article 10000401

article 10000402

article 10000403

article 10000404

article 10000405

article 10000406

article 10000407

article 10000408

article 10000409

article 10000410

article 10000411

article 10000412

article 10000413

article 10000414

article 10000415

article 10000416

article 10000417

article 10000418

article 10000419

article 10000420

article 10000421

article 10000422

article 10000423

article 10000424

article 10000425

article 10000426

article 10000427

article 10000428

article 10000429

article 10000430

article 10000431

article 10000432

article 10000433

article 10000434

article 10000435

article 2990541

article 2990542

article 2990543

article 2990544

article 2990545

article 2990546

article 2990547

article 2990548

article 2990549

article 2990550

article 2990551

article 2990552

article 2990553

article 2990554

article 2990555

article 2990556

article 2990557

article 2990558

article 2990559

article 2990560

article 2990561

article 2990562

article 2990563

article 2990564

article 2990565

article 2990566

article 2990567

article 2990568

article 2990569

article 2990570

article 2990571

article 2990572

article 2990573

article 2990574

article 2990575

article 2990576

article 2990577

article 2990578

article 2990579

article 2990580

article 2990581

article 2990582

article 2990583

article 2990584

article 2990585

article 2990586

article 2990587

article 2990588

article 2990589

article 2990590

article 2990591

article 2990592

article 2990593

article 2990594

article 2990595

article 2990596

article 2990597

article 2990598

article 2990599

article 2990600

article 2990601

article 2990602

article 2990603

article 2990604

article 2990605

article 2990606

article 2990607

article 2990608

article 2990609

article 2990610

article 2000381

article 2000382

article 2000383

article 2000384

article 2000385

article 2000386

article 2000387

article 2000388

article 2000389

article 2000390

article 2000391

article 2000392

article 2000393

article 2000394

article 2000395

article 2000396

article 2000397

article 2000398

article 2000399

article 2000400

article 2000401

article 2000402

article 2000403

article 2000404

article 2000405

article 2000406

article 2000407

article 2000408

article 2000409

article 2000410

article 2000411

article 2000412

article 2000413

article 2000414

article 2000415

article 2000416

article 2000417

article 2000418

article 2000419

article 2000420

article 2000421

article 2000422

article 2000423

article 2000424

article 2000425

article 2000426

article 2000427

article 2000428

article 2000429

article 2000430

article 2000431

article 2000432

article 2000433

article 2000434

article 2000435

article 2000436

article 2000437

article 2000438

article 2000439

article 2000440

article 2000441

article 2000442

article 2000443

article 2000444

article 2000445

article 2000446

article 2000447

article 2000448

article 2000449

article 2000450

article 7700216

article 7700217

article 7700218

article 7700219

article 7700220

article 7700221

article 7700222

article 7700223

article 7700224

article 7700225

article 7700226

article 7700227

article 7700228

article 7700229

article 7700230

article 7700231

article 7700232

article 7700233

article 7700234

article 7700235

article 7700236

article 7700237

article 7700238

article 7700239

article 7700240

article 7700241

article 7700242

article 7700243

article 7700244

article 7700245

article 7700246

article 7700247

article 7700248

article 7700249

article 7700250

article 7700251

article 7700252

article 7700253

article 7700254

article 7700255

article 7700256

article 7700257

article 7700258

article 7700259

article 7700260

article 7700261

article 7700262

article 7700263

article 7700264

article 7700265

article 7700266

article 7700267

article 7700268

article 7700269

article 7700270

article 7700271

article 7700272

article 7700273

article 7700274

article 7700275

article 7700276

article 7700277

article 7700278

article 7700279

article 7700280

article 7700281

article 7700282

article 7700283

article 7700284

article 7700285

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

article 238000461

article 238000462

article 238000463

article 238000464

article 238000465

article 238000466

article 238000467

article 238000468

article 238000469

article 238000470

article 238000471

article 238000472

article 238000473

article 238000474

article 238000475

article 238000476

article 238000477

article 238000478

article 238000479

article 238000480

article 238000481

article 238000482

article 238000483

article 238000484

article 238000485

article 238000486

article 238000487

article 238000488

article 238000489

article 238000490

article 238000491

article 238000492

article 238000493

article 238000494

article 238000495

article 838000588

article 838000589

article 838000590

article 838000591

article 838000592

article 838000593

article 838000594

article 838000595

article 838000596

article 838000597

article 838000598

article 838000599

article 838000600

article 838000601

article 838000602

article 838000603

article 838000604

article 838000605

article 838000606

article 838000607

article 838000608

article 838000609

article 838000610

article 838000611

article 838000612

article 838000613

article 838000614

article 838000615

article 838000616

article 838000617

article 838000618

article 838000619

article 838000620

article 838000621

article 838000622

article 838000623

article 838000624

article 838000625

article 838000626

article 838000627

article 838000628

article 838000629

article 838000630

article 838000631

article 838000632

article 838000633

article 838000634

article 838000635

article 838000636

article 838000637

article 838000638

article 838000639

article 838000640

article 838000641

article 838000642

article 838000643

article 838000644

article 838000645

article 838000646

article 838000647

article 838000648

article 838000649

article 838000650

article 838000651

article 838000652

article 838000653

article 838000654

article 838000655

article 838000656

article 838000657

article 9998000586

article 9998000587

article 9998000589

article 9998000590

article 9998000591

article 9998000592

article 9998000593

article 9998000594

article 9998000595

article 9998000596

article 9998000597

article 9998000598

article 9998000599

article 9998000600

article 9998000601

article 9998000602

article 9998000603

article 9998000604

article 9998000605

article 9998000606

article 9998000607

article 9998000608

article 9998000609

article 9998000610

article 9998000611

article 9998000612

article 9998000613

article 9998000614

article 9998000615

article 9998000616

article 9998000617

article 9998000618

article 9998000619

article 9998000620

news-1701