RAGAM

Pengurus KB FKPPI Banjaran Siap Dukung Tim Satgas Covid untuk Menindak Pelanggaran Prokes di Masyarakat

×

Pengurus KB FKPPI Banjaran Siap Dukung Tim Satgas Covid untuk Menindak Pelanggaran Prokes di Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Idisi Online || Kab Bandung

Perkembangan kewaspadaan di masyarakat terutama keterkaitannya dengan pandemi Covid-19 di wilayah Desa Banjaran Kulon yang berada di pusat Kota Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung, bahwa sesuai data yang disampaikan oleh UPT Puskesmas Banjaran, menyatakan bahwa disinyalir adanya peningkatan gejala yang dapat menimbulkan bertambahnya kasus warga masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19.

@IdisiaOnline
Gulir untuk membaca

Terutama atas dampak kegiatan-kegiatan yang dapat mengundang kerumunan, seperti halnya kerumunan masal di tempat-tempat strategis di wilayah Desa Banjaran Kulon seperti di Terminal Banjaran, Pasar Tumpah, Alun-alun Banjaran.

Tempat-tempat tersebut merupakan tempat strategis yang di pakai untuk kegiatan ekonomi masyarakat, berdagang dan berjualan juga hilir mudiknya lalu lintas kendaraan.

Adapun pemberlakuan PPKM berskala mikro yang telah diterapkan sebagaimana ketentuan normatif yang dijalankan oleh Pemerintahan Setempat kurang begitu berhasil, dengan adanya peningkatan Kewaspadaan yang disinyalir wilayah Desa Banjaran Kulon ini masuk Zona Oranye, sebagaimana yang telah diinformasikan melalui Tim Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan Banjaran beberapa hari lalu Selasa (15/6) di Kantor Kecamatan Banjaran dibahas dalam rapat koordinasi antara tim Satgas Covid Kecamatan dengan Tim Satgas Covid tingkat Desa dengan menghadirkan petugas kesehatan dari Puskesmas Banjaran.

Pagi ini, Jum’at (18/6/2021) Ketua Rayon 10.08.08 KB FKPPI Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung, H. Tatang Kurnia yang akrab disapa Kang Abut, ia juga sekaligus Pemerhati Lingkungan dengan visi misinya yang dikenal PEPELING Penggerak Pemerhati Lingkungan, intensif setiap hari Jum’at pagi selalu melaksanakan Bakti Sosial untuk kegiatan Jum’at Bersih, membersihkan dan memelihara seputar areal Alun-alun Banjaran.

Menyimak juga tentang perkembangan dampak Pandemi Covid-19 di Banjaran, ia konsen untuk berinisiatif menyampaikan ajakan ajakannya terutama untuk kegiatan yang bermanfaat, apalagi untuk mengantisipasi dampak Covid, agar lingkungan Kota Banjaran tetap terjaga.

Info Lainnya  Atas Dorongan Warga Masyarakatnya, Edi Tito Sanggup Lanjutkan Kepemimpinan

Melihat hampir setiap hari Minggu Alun-alun Banjaran selalu dipakai untuk kegiatan rekreasi warga masyarakat Banjaran baik yang melakukan aktivitas olah raga, senam ibu-ibu, juga gerak jalan, sehingga dengan banyaknya warga yang berkerumun mengundang juga para pedagang dari luar Banjaran. Ujar Kang Abut.

Sebagai bagian dari Steakholder yang ada di Banjaran melalui organisasi kemasyarakatan yang di pimpinnya, Kang Abut tidak dapat bekerja hanya dengan mentaati saja dari Protokoler Kesehatan yang harus dijalankan oleh masyarakat, dan melaksanakan kebiasaan untuk memakai masker dan lainnya. Ia meminta uluran tangan dan ketegasan dari Aparat Pemerintahan yang dalam hal ini sebagai Tim Satgas Covid mau turun untuk menindak terhadap pelanggaran yang terjadi, seperti halnya kerumunan yang setiap Minggu sukar dikendalikan.

Banyak pedagang yang bukan asal Desa Banjaran, dari hasil penjajakan dan laporan yang didapatkan, malah pedagang itu datangnya dari luar Banjaran, terang Kang Abut.

Di akhir pembicaraan Kang Abut mengatakan, “bahwa pihak Pengurus Rayon KB FKPPI Kecamatan Banjaran Siap mendukung jika dari Tim Satgas Covid Kecamatan siap untuk turun dan menindak pelanggaran yang terjadi, sehingga dapat meminimalisir dampak Pandemi Corona Virus Desease 2019”, Pungkas nya.

Berhasil dijumpai Serma Zaenal Abidin BATUUD Koramil 2409 Banjaran kepada awak media mengatakan, bahwa Covid makin meningkat, penyebab-penyebabnya itu kan kurangnya kebersihan, mengabaikan Protokoler Kesehatan, tidak pakai masker, untuk memutuskan mata rantai Covid kemarin sudah dirumuskan dengan Muspika, terang Serma Zaenal.

“Kami dari Pihak Koramil sudah menugaskan para Babinsa untuk melaksanakan kegiatan penyembuhan kepada masyarakat, digencarkan mengadakan penyemprotan, pasang baliho-baliho tentang kawasan wajib mengenakan masker, dan mengingatkan untuk membatasi kegiatan berkerumun, jaga jarak, dan segera lakukan isolasi mandiri jika merasa kurang sehat,” imbuh Serma Zaenal Abidin mengakhiri wawancara.

Info Lainnya  Forkopimcam Paseh Terus Lakukan Sosialisasi PPKM

Reporter : Dadang HKS

Editor : Imulyana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!