Idisi Online || Kab. Bandung,-
SMP Negeri 1 Pangalengan mengundang para Kepala Sekolah Dasar yang ada di Pangalengan Kabupaten Bandung untuk menerima Sosialisasi PPDB tahun akademik 2021/2022, Rabu (16/6/2021) bertempat di SMPN 1 Pangalengan Jl. Pasir Mulya Desa Margamulya Kecamatan Pangalengan.
Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru tahun akademik 2021/2022 dimaksudkan agar kriteria untuk tekhnis penerimaan peserta didik diketahui baik oleh pihak sekolah asal siswa siswinya juga masyarakat.
Sebagaimana disampaikan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pangalengan, Hj. Leli Susilawati, S.Pd., M.MPd kepada tim awak media. Ia menuturkan bahwa, mengingat pengalaman tahun lalu ada diantara yang tidak tau jalur-jalur untuk masuk menjadi peserta didik baru.
“Banyak para operator yang tidak tau jalur-jalur masuk, ada juga yang memang males melalui jalur prestasi untuk meng-upload nilai, lebih banyak ke zonasi, sehingga tahun ini kita melakukan pembenahan terutama untuk kepala sekolah, para operator, mampu mengawal anak-anak nya, jalur mana yang cocok buat mereka, yang membuat mereka aman”, terang nya.
“Kuota 352 untuk 11 Rombel terbagi kedalam empat jalur, 50 % untuk ikut Zonasi sebanyak 176 siswa, 5 % untuk perpindahan tugas, 15 % untuk afirmasi yang memiliki kartu sekolah, jalur prestasi, kemudian dalam kondisi covid mereka yang terdata melalui Puskesos, dapat melampirkan datanya, tutur Hj. Leli.
Dengan adanya peserta yang minta pertolongan, terutama mendatangi Kepala Desa, pihak SMPN 1 Pangalengan dalam melaksanakan sosialisasi PPDB mengundang Kepala Desa Margamulya dan Camat Pangalengan, juga mengundang Kepala Sekolah dari 30 Sekolah Dasar dengan menghadirkan para operator.
“Dengan kehadiran kepala desa dan kecamatan, diharapkan nanti bisa membantu untuk menyampaikan keempat jalur yang dapat ditempuh untuk anak-anak yang akan masuk, terutama ke Ibu-ibu PKK, biar mereka faham”, terangnya.
Semua Lulusan SD di Pangalengan Bisa Sekolah.
Selain itu Hj. Leli menjelaskan bahwa, “di wilayah Pangalengan apa bila di lihat lulusan dengan daya tampung, lebih banyak daya tampung, artinya semua lulusan Sekolah Dasar di Pangalengan tidak mungkin tidak tertampung semuanya bisa sekolah”, paparnya.
Reporter : Imulyana








