PEMERINTAH

Satu Demi Satu Para Oknum Kades Di Kab. Sukabumi Tumbang Dengan Dugaan Makan Uang Rakyat

×

Satu Demi Satu Para Oknum Kades Di Kab. Sukabumi Tumbang Dengan Dugaan Makan Uang Rakyat

Sebarkan artikel ini

Tanpa di OBOK-OBOK oleh Media dan LSM para oknum Kadespun bertumbangan oleh ulahnya sendiri. Kali ini oknum Kades Tenjolaya di Prodiokan.

Kab. Sukabumi – IDISIONLINE.COM,-

@IdisiaOnline
Gulir untuk membaca

Mungkin ini salah satu kehawatiran yang di lakukan oleh segerombolan oknum Apdesi dalam video viral yang menyatakan untuk “melawan terhadap seluruh Media dan LSM, karena menurut mereka adalah tukang obok-obok”.

Kini terbukti satu per satu kepala desa tumbang oleh kehawatiranya sendiri. Di beberapa daerah sudah terhembus kabar tidak sedap dengan adanya kejadian-kejadian yang berbau penyimpangan dana bantuan oleh kepala desa.

Rabu (10/3/2021 ) pukul 11.30 WIB di Aula Desa Tenjolaya Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi telah berlangsung giat mediasi terkait masalah penundaan masalah Bansos BLT DD Tahap 4, 5 dan 6 selama sekitar 3 Bulan, kegiatan dihadiri oleh lk 40 orang.

Yang di hadiri oleh Wawan Gondawan, Camat Cicurug, Parlan, Kapolsek Cicurug, Roydison, Mewakili Danramil 0713/Cicurug, Anton, Kasi Trantib Cicurug, Dedi Sutandi, Sekdes Tenjolaya dan Perangkat Desa Tenjolaya.

Dalam sambutanya dengan geram Parlan, Kapolsek Cicurug, “Tipikor sudah otw untuk menjemput yang bersangkutan, dalam hal ini kami mohon maaf atas nama pemerintah tingkat Kecamatan karena kurangnya pengawasan. Bukan kurang pengawasan tapi ngeyel dan ini kasusnya bukan ini saja, melainkan ada kasus lain yang lebih besar lagi di luar desa menyangkut orang lain. Mudah-mudahan kedepan ada solusi yang baik, ini kesalahan pertama dan terakhir jangan sampai terulang kembali. Jadi kalau sudah terlihat miring laporkan ke Kapolsek nanti langsung ditanggapi, rakyat jelata yang butuh bantuan untuk beli beras ternyata tidak dipakai untuk itu”, ucapnya dengan ekspresi kesal.

“Tolong disampaikan ke masyarakat ini sudah proses hukum” tambahnya.
Mediasi ini di lakukan  karena adanya keterlambatan realisasi Bansos BLT DD Tahap 4, 5 dan 6 selama 3 Bulan. Keluarga Penerima Manfaat Desa Tenjolaya sebanyak 166 orang x Rp.300.000,-/bulan. Saat ini A.B.A, Kades Tenjolaya sudah di tahan di Mapolsek Cicurug oleh pihak Kepolisian untuk di proses lebih lanjut.

Info Lainnya  Penggiat Pariwisata Indonesia Kunjungi Pasir Pogor Mekarwangi

Reporter : Agus Pren

error: Content is protected !!