Garut, idisionline.com – Menindak lanjuti pemberitaan terkait tata kelola PKBM Zahirudin yang dilansir edisi Sabtu (28/09/2029). Kepala lembaga PKBM tersebut yang diketahui bernama Mulyani belum bisa ditemui untuk diminta penjelasannya.
Upaya awak media menemui Mulyani dengan sambangi tempat belajar PKBM dan kediamannya, tak buahkan hasil. Mulyani tidak ada ditempat. Pengakuan dirinya sedang rapat.
Sementara itu di lokasi yang disebut tempat belajar PKBM Zahirudin nampak lengang. Terdapat dua gedung bangunan serbaguna Desa dan ruang belajar PAUD.
Tidak juga nampak adanya aktivitas Kegiatan Belajar Warga Belajar PKBM yang semestinya aktif diwaktu tersebut.
Berhasil terhubung melalui sambungan selulernya, Mulyani mengaku masih rapat dan masih ada agenda lainnya. Tidak bisa temui awak media.
“Saya masih rapat dan masih ada agenda lain yang belum tentu selesainnya jam berap. Gini saja, itu informasi dalam pemberitaan kapan dan dari mana. Saya sudah klarifikasi masalah itu, saya banyak rekan wartawan. Semua bermitra dengan saya. Cuma sama akang saya belum kenal” ketusnya.
Anehnya saat diminta hak jawab, klarifikasi atau koreksi atas pemberitaan yang terpublikasi, Mulyani malah mengalihkan topik pembicaraan yang tak relevan.
“Nanti saja kang minggu depan kita ketemu, kebetulan anggaran tahap 3vbelum cair. Saya faham maksud akang”imbuh Mulyani bernada sinis
Alih alih hendak lakukan klarifikasi dan hak jawab pemberitaan, pernyataan yang dilontarkan Mulyani terkesan ngawur dan merasa jumawa. Kenal dengan banyak wartawan dan akan terima banyak uang pencairan Bantuan Operasional PKBM yang rutin diraupnya
****jaelani/red
