Sumedang, idisionline.com– Penyertaan modal yang dikucurkan Pemerintahan Desa (Pemdes) Pawenang, Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang untuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sejak Tahun 2019, terbilang cukup besar.
Tercatat dalam data senilai Rp. 627.150.000, penyertaan modal usaha Bumdes dirogoh dari Dana Desa (DD) Pawenang hingga tahun 2025. Namun dalam realisasinya usaha yang dijalankan Bumdes dinilai belum buahkan hasil.
Penelusuran awak media dilingkup Desa Pawenang, Rabu (16/09/2026), Kepala Desa serta Sekretarisnya tidak dapat ditemui.

Menurut Staf pelayanan, Kades dan Sekdes sedang tidak ada.
“Pak Kumu (Kades) tidak ada begitu juga pak Sekdes sedang ke luar. Kalau direktur Bumdes pak Muchtar biasanya ada di kandang ngurus ayam. Lokasi kandangnya ada di Kampung Cipondoh” kata staf.
Berhasil ditemui dilokasi kandang peternakan Ayam petelur milik Bumdes, Muchtar mengaku baru beberapa Bulan menjabat Direktur Bumdes.
“Saya baru beberapa Bulan menjabat sebagai Direktur Bumdes belum ada sertijab. Hanya menjalankan usaha ternak ayam, sayang jika tidak ada yang urus angka kematiannya terus meningkat”tuturnya.
Disingung perihal nilai penyertaan modal ketahanan pangan dan modal sebelumnya, Muhtar tidak bisa menjelaskan secara rinci.
“Untuk modal usaha ayam petelur, perkiraan modal lebih dari 200 juta, untuk unit usaha lainnya yang saya tahu ada usaha internet. Saya tidak tahu sama sekali nilai penyertaan modal tiap tahunnya. Lebih jelas harus ke pak Kuwu”imbuh Muhtar.
Lebih lanjut Muhtar berjanji akan menyampaikan dan meminta penjelasan Kepala Desa (Kuwu).
“Nanti saya sampaikan ke pak Kuwu ada rekan wartawan yang ingin konfirmasi. Mudah mudahan pak Kuwu bisa memberi penjelasan”ujar Muhtar.
Sejauh ini hingga berita dilansir, Kepala Desa Pawenang belum dapat terkonfirmasi.
***Her
