Kab.Bandung Idisionline.com- Program Ketahanan pangan yang di Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sukmajaya Sukawening Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung, terbilang cukup berhasil.
Dengan penyertaan modal dari Dana Desa, pada Tahun 2025, BUMDES itu alokasikan untuk usaha budidaya ayam petelur.
Dibawah kepengurusan BUMDES yang digawangi Pria yang akrab disapa Ustadz Ade sebagai Direktur, dikenal cukup mahir dalam tata kelola Usaha Ayam petelur.
Pantauan awak media dilokasi kandang ayam BUMDES Sukmajaya,Kamis (21/05/2026) tampak terlihat kesibukan produksi ayam petelur dengan ribuan ekor ayam yang terbagi dalam sejumlah kandang cukup besar.
Berhasil ditemui dilokasi Kandang, Direktur BUMDES Sukmajaya,Ustadz Ade memaparkan proses tata kelola Usaha yang sudah digeluti cukup lama.
“Sebelum pengelolaan BUMDES, usaha ayam petelor sudah saya jalankan cukup lama. Pengelolaan usaha BUMDES baru di tahun 2025 penyertaan modal sebesar kurang lebih 300 juta untuk ketahanan pangan”paparnya.
Lebih lanjut Ustadz Ade menjelaskan kapasitas kandang dan hasil produksi ayam yang dikelola BUMDES.
“Untuk kandangnya karena ini lahan dan kandang milik pribadi, dengan cara sewa periode 2 Tahu. Yang sudah berproduksi,sekitar 1200 ekor ayam dengan hasil panen sekitar 65 Kg tiap hari. Hasil produksi bisa mencapai 1 Kwintal, karena ada penambahan bibit baru” jelasnya.
Perihal kontribusi yang disumbangkan BUMDES melalui PADes, Ustadz Ade mengungkapkan hasil Musdes.
“Berdasarkan hasil Musyarawah Desa yang telah dilaksanakan. PADes yang disumbang dari hasil usaha ini senilai 50 juta rupiah per tahun, bulan Desember ini disetor ke Kas Desa”Ungkapnya.
Diakhir perbincangan, Direktur BUMDES Sukawening yang sudah menjabat sejak tahun 2021 mengaku akan mengakhiri masa jabatannya.
“Saya sudah ajukan pengunduran dari jabatan direktur BUMDES karena sudah waktunya berganti, namun sejauh ini masih dipertahankan. Saya yakin usaha ayam petelor akan berhasil, asal jangan di ganggu”pungkasnya.
*** Her
Usaha Ayam Petelur BUMDES Sukmajaya Desa Sukawening Mulai Menggeliat, Sumbang PADes Capai 50 Juta







