Idisi Online – Sukabumi
Sukabumi – Puluhan orang tua pelajar SMP Negeri 1 Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melepas keberangkatan sang buah hati untuk melakukan kegiatan wisata budaya study tour ke Yogyakarta, pada Rabu (08/02/2023) Malam.
Keberangkatan ratusan para pelajar tersebut, langsung diantar oleh orang tua masing-masing. Mereka antusias melepas perjuangan anaknya untuk mendapatkan ilmu secara langsung dilokasi yang akan menjadi tujuan wisata budaya study tour.
Dari pantauan awak media, empat armada angkutan pariwisata terlihat terparkir di seberang sekolah, dipenuhi oleh ratusan pelajar dan beberapa guru pembimbing dari SMP Negeri 1 Cibadak yang mengikuti kegiatan tersebut.
Suyandi (39) salah satu dari orang tua pelajar yang hadir pada saat itu mengatakan, kegiatan wisata budaya study tour ini memang sudah lama direncanakan melalui musyawarah antar orang tua, komite dan pihak sekolah, kami semua sepakat dan merestui kegiatan ini pada tahun sebelumnya. Namun, karena Pandemi Covid-19 kegiatan study tour sempat tertunda, dan Alhamdulillah, kegiatan yang sudah lama direncanakan sebelumnya bisa dilaksanakan hari ini.

“Alhamdulillah, kegiatan yang tertunda ahkirnya bisa dilaksanakan hari ini. Kami sebagai orang tua mendukung penuh kegiatan ini demi kemajuan pendidikan anak,” ungkapnya, kepada awak media, Rabu (08/02).
Senada juga diucapkan oleh Neneng (42) yang mengantarkan sang buah hatinya untuk ikut kegiatan tersebut. Menurutnya, anak juga harus mendapatkan ilmu langsung dari alam bebas dan lokasi yang dianggap penting untuk dikunjungi, seperti lokasi tujuan wisata budaya di daerah Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Intinya, mereka (pelajar) akan mendapatkan ilmu secara langsung di lokasi nanti, untuk melihat tempat-tempat yang mengandung sejarah masa lampau. Kami selaku orang tua mempercayakan ini semuanya kepada guru pembimbing mereka, dan berharap semua peserta kegiatan study tour selamat kembali ke Sukabumi,” harapnya.
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Cibadak, Iyus Andi Nugraha saat dikonfirmasi awak media mengatakan, untuk kegiatan program study tour ini melibatkan 179 pelajar dari kelas 8. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari kedepan dengan membahas materi pelajaran IPS, IPA dan Matematika saat berada dilokasi tujuan.
“Jadi begini program stady tour itu, bagaimana anak dapat beraktivitas belajar di alam bebas, bukan hanya sekedar mendengar keterangan atau penjelasan dari guru saja. Namun, mereka juga akan terjun langsung mengamati dan mempelajari di alam bebas dengan membawa buku catatan atau lembar kegiatan yang akan mereka tulis saat berada dilokasi dan nantinya akan diperiksa oleh para guru pembimbing,” jelasnya.
Lanjutnya, kegiatan wisata budaya study tour ini, akan menyasar beberapa tempat penting seperti pasar tradisional, keraton Yogyakarta, candi dan gunung yang sudah menjadi program lokasi tujuan.
“Diharapkan kegiatan tambahan ini, besar manfaatnya bagi perkembangan anak didik kami. Dengan demikian, kami selaku para pendidik memohon do’a restu dari semua pihak untuk kelancaran kegiatan wisata budaya study tour ini,” pungkasnya.
Terpantau sebelum menaiki armada angkutan pariwisata, ratusan pelajar terlebih dahulu menjalankan ibadah sholat secara berjema’ah di dalam gedung sekolah.








