Kab Bandung, Idisi Online – Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk SDN Pameungpeuk 02 Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung dijalankan secara swakelola dan melibatkan unsur masyarakat.
Pembangunan yang dilaksanakan mulai Hari Jum’at tanggal 28 Agustus 2026 hingga berita ini dimuat baru sekitar dua mingguan, namun terlihat pelaksanaan dapat dijalankan dengan lancar. Selasa (8/9/2026).

Pihak pelaksana pun secara intensif diawasi oleh unsur Pengawas dan dipantau terus oleh Panitia Pelaksanaan Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Kepala Sekolah SDN Pameungpeuk 02, Ibu Iin Rustini, S.Pd.
Dengan adanya bantuan revitalisasi ini, menurut Ibu Iin selaku kepala sekolah mengharapkan pembangunan dapat dilaksanakan secara maksimal dan memperhatikan tekhnis pelaksanaan sesuai Juklak dan Juknis yang telah disosialisasikan sebelumnya, berikut tekhnis pelaporan setiap hari sesuai progres dari pembangunan yang berjalan.
Adapun untuk tenaga ahli pembangunan ini mengikuti arahan langsung dari Dinas Pendidikan Sesuai juklak dan juknis, dan jumlah pekerja yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan melibatkan 24 pekerja termasuk tukang dan laden.
Kepsek SDN Pameungpeuk 02 harapkan dalam pengadaan barang dan jasa untuk kebutuhan bahan material ditegaskan harus sesuai kwalitas yang ada dalam besaran tekhnis yang telah ditetapkan oleh tenaga ahli dari pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai penberi bantuan.

Hal itu ditegaskan lagi oleh Ketua P2SP Bapak Iman Hamdani yang ditunjuk oleh Kepala Sekolah dari unsur tokoh masyarakat.
Menurutnya, “kami pun dalam hal pelaksanaan tekhnis pembangunan para pekerja telah dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri untuk memenuhi pelaksanaan kewajiban K3 dalam proses pembangunan”, imbuhnya.
Kondisi ini menurutnya untuk menjaga dan lebih mengutamakan keselamatan kerja dan terus menjaga kwalitas bahan material yang dipakai sebagai bahan pembangunan.
Pada kesempatan yang sama selaku pengawas yang ditunjuk dilimpahkan kepada Ketua Komite Sekolah, Bapak Yayat yang turut mensuport dalam mengevaluasi seluruh progres pembangunan.
Yayat menilai bahwa dari hasil pengawasan terhadap bahan material digunakan lebih kepada menguatkan kepada kwalitas dan sesuai pada bestek, juga skema pelaksanaan pembangunan berdasarkan tahapannya dari mulai pemasangan pondasi dan lain sebagainya dengan memperhatikan jenjang waktu yang disediakan.
“Kami pun berharap sebagai penerima manfaat sangat mengharapkan hasil yang baik untuk lebih meningkatkan lagi sarana prasarana yang semakin baik dan dapat memenuhi semua pelayanan pendidikan untuk meningkatkan prestasi anak anak didik di SDN Pameungpeuk 02.” Harapannya.
Kepala Sekolah Ibu Iin menerangkan selama proses pelaksanaan pembangunan swakelola revitalisasi ini, tidak mengganggu terhadap kegiatan belajar mengajar (KBM) karena selain sebagai PLT Kepala Sekolah SDN Pameungpeuk 02, ia pun menjabat Kepala Sekolah secara definitif di SDN Langonsari.
Adapun menurut Ibu Iin secara keseluruhan jumlah siswa dan siswi di SDN Pameungpeuk 02 berjumlah 299. Dan pihak sekolah menerima bantuan revitalisasi ini dari data Dapodik yang di olah dari Pusat.
Ibu Iin Rustini, S.Pd., mengharapkan dengan adanya bantuan pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Pemerintah Pusat dapat lebih meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar lebih baik dengan sarana dan prasarana yang lebih memadai.
Bantuan tersebut lebih diproyeksikan kepada pembangunan untuk rehabilitasi ruang kelas sebanyak empat kelas, gedung adminsitrasi dan perpustakaan.
Dengan nilai Rp. 1.168.835.767,- bantuan tersebut dibagi dua tahap yaitu tahap pertama sebesar 70% dan untuk tahap dua sebesar 30%.
Untuk Tahap Pertama ini baru 70% dan sedang dalam progres pembangunan, dengan harapan dapat dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya, dan mematuhi ketentuan yang semestinya.
Rep. Iwan Mulyana
